www.riaukontras.com
| Husni Thamrin Bersedih, Salurkan Bantuan dan Doakan Keluarga Ajisman Tetap Sabar | | Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru Tetap Himbau Patuhi Protokol Kesehatan | | Kunjungan Reses di Teratak Rendah, Jalankan Protokol Kesehatan | | Masyarakat Simandolak Percaya Komperensi Bisa Perjuangkan Aspirasi Masyarakat | | Kunker Kapolres Bengkalis Ke Pembibitan Kayu Gerunggang | | Pemkab Bengkalis Salurkan BLT ODP PMI kepada 4.107 Penerima
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 08 Juli 2020
 
Alfedri Instruksikan, Camat dan Penghulu Harus Lebih Intensif Lakukan Sosialisasi PSBB
Editor: | Senin, 18-05-2020 - 21:47:36 WIB

TERKAIT:
 
  • Alfedri Instruksikan, Camat dan Penghulu Harus Lebih Intensif Lakukan Sosialisasi PSBB
  •  

    SIAK, RIAUKontraS.com - Sehubungan dengan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pencegahan dan memutus mata rantai penularan Covid-19 di Kabupaten Siak, Bupati Siak Alfedri mengingatkan agar Camat dan Penghulu melakukan sosialisasi kepada masyarakat secara intensif.

    Terkait hal itu Camat Sabak Auh Tengku Mukhtasar mengatakan, pihaknya telah melayangkan surat disetiap kampung diwilayahnya. Isi suratnya adalah agar setiap Penghulu mengingatkan warga masyarakatnya untuk membatasi diri untuk keluar rumah.

    “Kami telah mengimbau masyarakat agar membatasi diri untuk tidak bepergian. Apalagi sampai keluar dari wilayah kecamatan Sabak Auh. Kita keliling mulai pagi dan malam hari ke kampung-kampung untuk mengingatkan warga” ujarnya, Sabtu 16/05/2020.

    Apalagi saat ini, lanjut dia, di daerah tetangga sebanyak 34 orang hasil rapid tesnya reaktif dan sebagian puskesmas mereka ditutup atau meliburkan para pegawainya. Sebagai antisipasi masyarakat dilarang untuk bepergian ke daerah tersebut.

    ”Kami juga bersyukur di Kampung Belading ini didirikan pos cek poin atau pos pencegatan sebagai wilayah perbatasan langsung dengan Kabupaten Bengkalis”, sebut dia.

    Masyarakat diimbau tetap mematuhi ketentuan PSBB dan protokol pencegahaan Covid-19. Hal itu dilaksanakan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan demi kepentingan bersama.

    “Kami juga melakukan sosialisasi di tempat-tempat yang dianggap rawan sesuai petunjuk dari Peraturan Gubernur. Artinya segala aktifitas usaha selain yang dikecualikan dalam peraturan tersebut agar tutup pada pukul 20.00 WIB”, jelasnya.

    Pantauan di lapangan tampak petugas dari TNI, Polri dan Perhubungan mengatur lalu lintas kendaraan sekaligus mengecek pengguna kendaraan yang masuk ataupun melintas di wilayah Kabupaten Siak. Bahkan sejumlah kendaraan terlihat di suruh balik arah oleh petugas.

    Kapolpos cek poin Sabak Auh Ipda Musa H Sibarani menuturkan, sejak diberlakukan PSBB di Kabupaten Siak, pihaknya telah melakukan pemeriksaan secara ketat baik yang masuk ataupun yang keluar dari Negeri Istana.

    “Setiap pengguna kendaraan yang akan masuk ke Kabupaten Siak, harus memenuhi syarat-syarat seperti surat kesehatan, surat jalan dari instansi pemerintah, dan membatasi penumpang”, kata Ipda Musa.

    Petugas juga memeriksa pengemudi motor. Untuk pengemudi motor masih diperbolehkan membonceng penumpang. Namun, beberapa pengguna motor diberhentikan karena tidak menggunakan masker.

    “Untuk saat ini sudah lebih dari empat kendaraan roda empat yang kami suruh putar balik karena tidak memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku”, imbuhnya.**Dwi/Adv

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Alfedri Instruksikan, Camat dan Penghulu Harus Lebih Intensif Lakukan Sosialisasi PSBB
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    7 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    8 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    9 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
    10 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved