www.riaukontras.com
| Tidak Gunakan Masker, 8 Warga Bangko Pusako Dikenakan Sanksi Tertulis | | Langgar Prokes, 10 Orang di Sanksi | | Gerakan S3 (Sedekah Seribu Sehari) | | Polres Kuansing Kedepankan Tindakan Simpatik serta Himbauan Prokes dalam Operasi Zebra | | Ketua DPRD Inhil Hadiri Perayaan Maulid Nabi di Mandah | | Taruna Akpol Riau Gelar Peringati Hari Sumpah Pemuda
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Jum'at, 30 Oktober 2020
 
Diduga Usaha Jagal Potong Hewan Sapi Mardiono Tidak Memiliki Izin
Editor: Indra | Jumat, 16-10-2020 - 12:44:42 WIB

TERKAIT:
 
  • Diduga Usaha Jagal Potong Hewan Sapi Mardiono Tidak Memiliki Izin
  •  

    Pelalawan, RIAUkontraS.com -  Berdasarkan informasi dan aduan salah satu dari pihak masyarakat yang tinggal di daerah pasar baru  ukui desa ukui kecamatan ukui kabupaten pelalawan provinsi riau,
    yang tidak mau di sebutkan namanya insial KL mengatakan bahwa di lingkungan pasar baru ukui telah terdapat salah satu usaha peternakan hewan sapi atau jagal potong sapi milik pak.mardiono yang di duga usaha tersebut tidak memiliki izin pemotongan hewan sapi dari pihak dinas perizinan pemerintah daerah kabupaten pelalawan provinsi riau,"ungkap warga,Jum'at 16/10/2020.

    Menurut keterangan warga insial KL,usaha tersebut milik salah satu dari warga setempat dengan atas nama Mardiono yang telah lama memiliki usaha peternakan hewan sapi tersebut yang di duga tidak memiliki izin pemotongan hewan sapi,"terangnya

    Dan menurut warga setempat insial KL,usaha  tersebut secara tidak langsung telah meresahkan masyarakat khususnya di lingkungan pasar baru ukui pelalawan riau.

    Kemudian dari pihak warga atau masyarakat setempat berharap terhadap pihak dinas terkait dari dinas lingkungan hidup dan dinas perizinan usaha peternakan hewan tersebut agar sekiranya turun ke lokasi,di karenakan menurut keterangan warga setempat lingkungan pasar baru ukui pelalawan provinsi riau telah terjadinya pencemaran lingkungan hidup di sebabkan adanya limbah kotoran sapi yang baunya sangat menyengat dihidung, sangat tidak sedap seperti bau bangkai yang sudah lama membusuk,sebab kandang peternakan hewan sapi tersebut berada dilingkungan masyarakat,"jelas warga.

    Dikarenakan usaha peternakan tersebut juga terlalu dekat sama lokasi mushola dan sekolahan madrasah kurang lebih hanya 20 meter dari mushola dan sekolahan madrasah tersebut,"Ungkap warga.

    Dengan adanya tempat usaha peternakan hewan sapi tersebut disekitar,sangatlah mengganggu kenyamanan lingkungan hidup pihak masyarakat setempat.

    Maka salah satu dari pihak masyarakat setempat telah mengadukan hal tersebut terhadap pihak media/wartawan agar sekiranya nanti bisa membantu melalui proses media dengan pemberitaan,dan dari pihak masyarakat tersebut berharap agar pemerintah daerah setempat bisa turun ke lokasi untuk melakukan sesuatu tindakan yang tegas bilaperlu nantinya akan mengadakan penutupan terhadap pihak usaha tersebut (di segel), dikarenakan menurut warga yang tak mau di sebutkan namanya insial KL mengatakan bahwa usaha tersebut sebenarnya sudah lama sekali meresahkan masyarakat khususnya di daerah lingkungan pasar ukui kabupaten pelalawan provinsi riau.

    Kemudian pihak media/wartawan setelah menerima aduan dan informasi tersebut dari masyarakat, langsung turun ke lokasi dan berusaha mencari tahu siapa pemilik usaha tersebut guna dimintai keterangan lebih lanjut namun tidak ada hasil sampai berita tersebut di terbitkan.(Tim/Red)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Diduga Usaha Jagal Potong Hewan Sapi Mardiono Tidak Memiliki Izin
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved