www.riaukontras.com
| Ratusan Buruh PT PEU Kabupaten Kampar Memilih Tidur Di Kantor Disnaker Riau | | Rayakan HUT-TNI ke 75 Babinsa Kodim 0103 Aceh Utara Donor Darah | | Kasus Covid-19 di Inhil Meningkat, KKSS Tunda Pelaksanaan Musda | | Anggota DPRD Jadi Bandar Sabu Jaringan Bos PO Bus Pelangi | | Polsek Pekanbaru Kota, Amankan Seorang Pemuda Kabur Setelah Pemerasan | | Bawaslu Bengkalis Gelar Rapat Strategis Jelang, Pengundian Nomor Urut Paslon Cabup dan Wabup
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 23 09 2020
 
Tempat Pemakaman Dirubah Menjadi Lahan Perkebunan, Mayat Pun Menjadi Pupuk Sawit PT. Lembah Subur
Editor: | Selasa, 18-08-2020 - 23:57:02 WIB
Ket: Foto Lokasi Tempat Pemakaman yang Sekarang Sudah Dijadikan Dijadikan Lokasi Perkebunan Sawit Oleh Perusahaan
TERKAIT:
 
  • Tempat Pemakaman Dirubah Menjadi Lahan Perkebunan, Mayat Pun Menjadi Pupuk Sawit PT. Lembah Subur
  •  

    Pelalawan, riaukontras.com - Pemakaman leluhur haruslah kita jaga dan kita rawat bersama, tapi ironisnya, bukan itu yang kita jumpai  di  kelurahan krumutan, kecamatan krumutan kabupaten pelalawan, yang dulunya pemakaman ada di Blok 18, tapi sekarang telah dirubah sebagai kebun sawit oleh PT. Lembah Subur dan dijadikan menjadi Blok 7 tepatnya di SP 1 PT. Lembah Subur, ini disampaikan oleh masyarakat ahli waris dari makam tersebut.

    Dulunya Blok 18 itu tempat Pemakaman bagi masyarakat disana, dan sekarang sudah di sulap menjadi perkebunan sawit oleh PT. Lembah Subur dan dijadikan menjadi Blok 7, sehingga Mayat-mayat yang ada di sana menjadi pupuk buat tamaman Sawit bagi perusahan. Padahal setau saya Perusahaan PT.Lembah Subur tersebut sudah mengantongi izin ISPO, masa gak tau aturan. Ungkap masyarakat, yang kuburan kakenya salah satu dari makam tersebut yang sekarang sudah jadi Pohon Sawit.

    Terkait masalah ini, sebelumnya telah diadakan pertemuan/musyawarah, baik di tingkat kelurahan, bahkan di teruskan ke tingkat kecamatan, antara masyarakat dan pihak PT lembah subur itu sendiri, di mana dalam musyawarah tersebut membicarakan perihal makam yang ada diarea perkebunan, namun sangat di sayangkan belum mendapatkan kata mufakat terkait makam tersebut.

    Pada saat itu pihak perusahaan akan menjanjikan pertemuan/musyawarah yang kedua, sampai dengan berita ini di turunkan, belum ada juga terelisasi, dan ironisnya lagi pemakaman tersebut masih terus ditanami kelapa sawit oleh perusahaan.

    Setyo Budi utomo, selaku  humas PT lembah subur saat di konfirmasi mengatakan, informasi yang di dapat oleh awak media Riau kontras tidak benar. Memang benar ada tanaman kelapa sawit ,di sekitar makam, namun pihak PT. Lembah Subur sudah sepakat dengan ahli waris untuk membebaskan lahan tersebut yang nantinya diserahkan kepada ahli waris, dan dikelola oleh ahli waris itu sendiri, kata Humas

    Ketika disinggung lagi oleh awak media, apakah di benarkan menanam kelapa sawit di atas pemakaman, apakah tidak melanggar peraturan pemerintah dan instansi terkait lain nya,,? Humas PT lembah subur  yang akrab di panggil budi, berdalih dan mencoba memutar pembicaraan  lain yang tak jelas.

    Dan awak media ini mencoba konfirmasi masyarakat di sekitar PT lembah subur mengatakan bahwa dengan bahasanya membebaskan lahan di sekitar makam tersebut benar, cuma  sebahagian saja, dalam arti kata sedikit, hanya beberapa batang pohon sawit saja, Jelas masyarakat sekitar Keawak media ini.

    Red-01

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Tempat Pemakaman Dirubah Menjadi Lahan Perkebunan, Mayat Pun Menjadi Pupuk Sawit PT. Lembah Subur
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    6 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved