www.riaukontras.com
| Kunjungan Silaturahmi, Program Utama DPW PWOIN Riau | | Bupati Inhil Soroti Ekonomi Seberang Tembilahan dan Akses Transportasi Pasca Longsor | | Dandim 0301 Pekanbaru Bertemu Korwil Seknas BUMP Riau, Permudah Petani dan Jaga Ketahanan Pangan | | Masih Status Zona Kuning Covid-19, Siswa Kota P. Sidimpuan Tetap Belajar Secara Daring | | Anggota DPRD Provsu Dapil Sumut VII Reses ke Daerah Tapanuli Selatan | | DPC Pemuda Batak Bersatu Kabupaten Pelalawan Lebarkan Sayap sampai ke Tingkat Desa
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 11 Juli 2020
 
Ketua PD. IWO Pelalawan
Sangat Sayangkan tentang Kebijakan DPRD Pelalawan yang Meniadakan Anggaran untuk Publikasi Media
Editor: | Kamis, 18-06-2020 - 17:18:35 WIB

TERKAIT:
 
  • Sangat Sayangkan tentang Kebijakan DPRD Pelalawan yang Meniadakan Anggaran untuk Publikasi Media
  •  

    PELALAWAN, RIAUKontraS.com - Kabar adanya pemangkasan anggaran untuk publikasi media di DPRD Pelalawan tahun anggaran 2020, sontak membuat perusahaan media dan wartawan yang bertugas di Pelalawan merasa kecewa.

    Mereka (perusahan pers dan wartawan) menilai kebijakan yang diambil DPRD Pelalawan tidak mencerminkan rasa ketidakpedulian terhadap kelangsungan hidup perusahaan media dan wartawan yang sehari-hari bertugas meliput dan mempublikasikan kegiatan-kegiatan pemerintah daerah maupun DPRD.

    "Kita sangat menyayangkan dan merasa kecewa dengan kebijakan DPRD Pelalawan yang meniadakan anggaran untuk publikasi media apapun alasannya", ujar Ketua Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Kabupaten Pelalawan, Anton Sikumbang, kepada media,Kamis (18/06/2020) bertempat di Kedai Kopi Pergaulan Pangkalan Kerinci.

    Menurut Anton Sikumbang, seharusnya dalam kondisi saat ini (Covid-19), DPRD Pelalawan yang diketuai Adi Sukemi lebih memperhatikan media dan wartawan yang sehari-hari bertugas meliput dan mempublikasikan kondisi Kabupaten Pelalawan dalam hal penyebaran Covid-19.

    "Mereka yang bertugas meliput dan mempublikasikan kondisi covid19 di Kabupaten Pelalawan sangat rentan untuk terpapar. Mereka tidak ada menerima bantuan langsung baik itu dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah akibat dampak dari wabah Covid-19 tersebut", ucapnya dengan mimik kecewa.

    "Kok ini malah anggaran yang sudah ada setiap tahunnya dan bermanfaat langsung bagi kelangsungan hidup media dan wartawan malah ditiadakan. Kebijakan macam apa ini?" Ujarnya lagi dengan sedikit emosional.

    Memang diakui Anton Sikumbang, dalam kondisi saat ini, pemerintah pusat maupun daerah lebih mengutamakan penggunaan anggaran untuk penanganan covid-19, dan akibatnya terjadi pemangkasan anggaran, baik itu anggaran di Pemerintahan maupun lembaga seperti DPRD.

    "Kita akui saat ini terjadi pemangkasan anggaran guna penanganan covid-19. Tapi kan pemangkasan itu harus disesuaikan dengan kebutuhan. Seharusnya yang perlu dipangkas itu anggaran yang tidak berdampak langsung dengan situasi saat ini seperti perjalanan dinas dan kunjungan kerja anggota dewan. Kalau boleh jujur, anggaran tersebut tidak ada manfaatnya langsung bagi masyarakat. Coba cek berapa Milyar anggaran untuk itu setiap tahunnya", ungkapnya.

    Lebih lanjut Anton Sikumbang mengungkapkan keprihatinan nya terhadap nasib dan kelangsungan hidup pelaku media saat ini. Media saat ini dalam kondisi sulit bahkan untuk menghidupkan medianya sendiri.

    Apalagi seiring dengan makin berkurangnya aktivitas bisnis di tanah air karena pengaruh wabah virus corona sehingga menyebabkan media kehilangan sumber pendapatan terutama untuk biaya produksi dan operasional.

    Sebaliknya, media dituntut berperan dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik, terutama dalam menyampaikan informasi yang akurat dan tidak hoak, apaIagi berkaitan dengan pemberitaan positif pencegahan dan penanganan covid -19.

    "Kita berharap pemerintah dan instansi terkait peka terhadap hal ini. Karena media berperan besar dalam hal kelangsungan hidup suatu bangsa. Dan perlu diingat, media atau pers adalah pilar keempat demokrasi", tutupnya.


    Sumber : Release PD IWO Pelalawan

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Sangat Sayangkan tentang Kebijakan DPRD Pelalawan yang Meniadakan Anggaran untuk Publikasi Media
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    7 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    8 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    9 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
    10 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved