www.riaukontras.com
| Sat Reskrim Polres Inhil berhasil membekuk pria yang menghina Bupati Inhil | | Forkopimda Aceh Tamiang Tinjau Pasar Pagi dan Kesiapan Rekayasa Jalan | | Dorong Penggunaan Dana Desa Lebih Efektif, Pemko Gelar Rakor TIK-PID | | Plt Dinas Kesehatan,Asril,Apresiasikan Kegiatan Bhaksos Kejaksaan | | Sambut HUT Adhyaksa ke 59,Kejari Pelalawan Lakukan Bakti Sosial | | Program KKPA itu Tidak Gratis, Tapi Bayar
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 20 Juli 2019
 
Suwanto.S.sos: PT.Musimas Itulah Sebagai Perusak Lingkungan
Editor: | Kamis, 11-07-2019 - 07:33:39 WIB

TERKAIT:
 
  • Suwanto.S.sos: PT.Musimas Itulah Sebagai Perusak Lingkungan
  •  

    PELALAWAN, RIAUKontraS.Com - Menindaklanjuti persoalan penangkapan 2 warga Tanjung beringin, kecamatan PKL.kuras, yang lagi viral di media sosial akhir-akhir ini,Suswanto.S.sos,selain putra asli Pelalawan,juga menjabat sebagai ketua LSM KPK Nusantara,Kabupaten Pelalawan,Rabu(10/7/2019)sangat menyayangkan seputar penahanan dua warga Tanjung beringin itu.

    "saya selaku putra daerah Pelalawan dan juga ketua LSM KPK Nusantara kabupaten Pelalawan sangat menyayangi kejadian tersebut, dan seharusnya pihak PT.musim mas tidak langsung menindaklanjuti persoalan tersebut sampai ke penegak hukum, banyak cara-cara lain yang bisa ditempuh dalam penyelesaian persoalan tersebut, seperti melakukan pendekatan dengan tokoh adat kepala desa dan stakeholder lainnya.ungkap Siswanto.

    Lanjutnya bahwa Kebijakan perusahaan dengan menindaklanjuti persoalan ini kepenegak hukum jelas-jelas telah menyakiti kami sebagai putra daerah, berarti perusahaan selama ini tidak mengakuinya ada tokoh masyarakat yang hidup dan berdampingan dengan perusahaan.

    Sebelumnya kalau kita mau jujur PT.musim mas itulah sebagai perusak lingkungan, bukan masyarakat yang hanya mengambil kayu beberapa batang untuk kebutuhan sendiri,dibilang sebagai perusak lingkungan,
    Coba kita buka mata lebar-lebar berapa banyak DAS yang telah digunduli oleh PT. Musim mas, seperti sungai nafuh,sinduan,mengkarai,pantan,pelintai dan Empang mahang.dsn dan ini sudah pernah dilaporkan oleh masyarakat PKL lesung, ke DPRD Pelalawan.tegasnya

    Jadi kami juga mengharapkan kepada stakeholder yang ada di kabupaten Pelalawan ini, agar dapat menjadi perhatian terhadap persoalan ini.soalnya ini adalah masalah kemanusiaan, kedepannya bukan hanya masyarakat dipolisikan karena diduga mengambil kayu di areal yang diklaim konservasi nya.tetapi kedepan masyarakat mencari ikan di lokasi HGU nya pun bisa di polisi kan, dengan dalil masuk tanpa izin.

    Kami juga mengharapkan dan juga meminta kepada penegak hukum agar dapat melakukan proses hukum, dengan seadil-adilnya, soalnya ini merupakan persoalan yang sangat krusial, jangan sampai nanti terjadi kekisruhan ditengah masyarakat yang dampaknya bisa meluas.pinta Suswanto

    Disamping itu kami juga sudah melakukan konsultasi dengan DPRD Pelalawan, agar DPRD bisa menengahi persoalan ini dan ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan.
    Dan dalam waktu dekat ini kami akan berkoordinasi dengan lembaga kerapatan adat Melayu (lkam) Pelalawan dan lkam Petalangan, untuk dapat berpartisipasi dalam menyukseskan persoalan ini secara kekeluargaan,akhirnya(DN)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Suwanto.S.sos: PT.Musimas Itulah Sebagai Perusak Lingkungan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved