www.riaukontras.com
| FORGAN Audiensi Kepada Diskominfo Dumai | | Wabup Inhil:Nuzulul Qur'an Momentum Meningkatkan Kesadaran Mengamalkan Ajaran Al Qur'an | | Ada Apa dengan DAK 2019 di Talang Muandau?, Proyek Jalan Tanpa Volume yang Jelas dan Salah Alamat | | Komisi IV DPRD Riau Hearing dengan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Riau | | 7 Negara Hadiri Dragon Boat Internasional,Yang diselenggarakan Di Kampar,Ini Kata Panitia | | Bupati Pelalawan,H.M.Harris Pimpin Tim Safari Ramadhan Pemkab Pelalawan di Desa Air Hitam Ukui
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Kamis, 23 Mei 2019
 
Kasus Lakalantas, Mahasiswi Akbit Elia Indrani Harefa di Vonis 2 Tahun Penjara
Editor: EMOS | Rabu, 20-02-2019 - 22:23:10 WIB
ILUSTRASI
TERKAIT:
 
  • Kasus Lakalantas, Mahasiswi Akbit Elia Indrani Harefa di Vonis 2 Tahun Penjara
  •  

    PELALAWAN, RIAUKontraS.com - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan memberikan  vonis 2 tahun penjara terhadap terdakwa mahasiswi  Kebidanan, Elia Indriani Harefa, atas kasus kecelakan lalulintas yang menewaskan dua orang dan dua luka-luka.

    Putusan terhadap terdakwa  di bacakan oleh majelis hakim yang dipimpin Ketua PN Pelalawan, Nelson Angkat SH MH didampingi dua hakim anggota Nurrahmi SH dan Ria Ayu Rosalin SH MH.

    Vonis terhadap terdakwa Elia Indrani Harefa, lebih ringan 2 tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan, Abu Abdurrachman SH, 4 tahun penjara. Sesuai dengan  pasal 310 ayat 4, Undang Undang LLAJ nomorr 22 tahun 2009.t

    Dalam persidangan terdakwa terbukti telah menabrak para korban satu keluarga Nur Amimah (38) mengalami luka-luka dan dua korban meninggal dunia.

    Kasus kecelakaan itu terjadi di jalan Poros RAPP, Km 50, Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Senin 21 Agustus 2018 lalu. Ketika itu terdakwa mengemudikan mobil Triton Pick UP bernopol BM 9104 SE dengan kecepatan tinggi menabrak korban dari belakang yang saat itu mengendarai sepeda motor.

    Pihak keluarga terdakwa telah berupaya menempuh jalur perdamaian namun pihak korban menolak dan meminta kasus ini tetap lanjut sampai ke meja hijau,dikarenakan korban lainnya mengalami cacat seumur hidup.

    Saat mendengar vonis dari majelis hakim, terdakwa menangis dan menerima vonis hukuman dua tahun  penjara.

    Sementara jaksa penuntut umum saat ditanya tanggapan  oleh majelis hakim menyatakan pikir-pikir dulu atas putusan separuh yang dijatuhkan yaitu 2 tahun penjara dan dipotong masa tahanan yang telah di jalaninya.(DAV)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Kasus Lakalantas, Mahasiswi Akbit Elia Indrani Harefa di Vonis 2 Tahun Penjara
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    4 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    5 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved