www.riaukontras.com
| Luhut Binsar Pandjaitan Kunjungi di Techno Park Kab. Pelalawan Provinsi Riau | | DPRD Syafrizal.SE: Kalau Tidak Paham Aturan yang Mendidik, Bisa Koordinasi ke Dinas Pendidikan | | Ungkap Kasus Pencurian di PT China, Kapolsek dan 8 Personil Polsek Meral Dapat Piagam Penghargaan | | Panglima TNI Tegaskan Netralitas TNI Pada Pelaksanaan Pemilu 2019 | | Kodim 0703/Cilacap dan Jajaran Menandatangani Pakta Integritas Menuju WBK dan WBBM | | Kisah Pilu Kembali Melanda Andini, Muhammadiyah Riau Siap Membantu Sepenuh Hati
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 19 Januari 2019
 
Dana BOS/BOSDA SDN 05 Desa Bagan Lubuk Kab. Pelalawan Diduga di Marp Up
Editor: | Minggu, 02-09-2018 - 22:07:27 WIB

TERKAIT:
 
  • Dana BOS/BOSDA SDN 05 Desa Bagan Lubuk Kab. Pelalawan Diduga di Marp Up
  •  

    PELALAWAN, RIAUKontraS.com  - Kepala SD Negeri 05 Desa Bagan Laguh, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Riau, Eri Muryati S.Pd mengaku transparan pengelolaan dana BOS dan BOSDA.

    Hal itu ia sampaikan untuk menepis informasi dugaan penyelewengan dana BOS (bantuan operasional sekolah) dan BOSDA (bantuan operasional sekolah daerah) angggaran tahun 2015 dan 2016. Menurutnya penggunaan dana BOS/BOSDA sudah transparan, ujarnya kepada media ini pada Kamis (30/8/18) saat ditemui dikantornya.

    Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun media ini dari sumber yang minta namanya dirahasiakan, pengelolaan dana BOS dan BOSDA di SD Negeri 005 Bagan Laguh terindikasi mark up. Namun kecurangan yang dilakukan oleh pihak sekolah begitu mulus karena sekolah begitu cerdik membuat SPJ (surat pertanggung jawaban) laporan penggunaan dana BOS dan BOSDA tersebut.

    Eri Muryati dalam wawancara kepada media ini mengaku tidak dapat menjelaskan penggunaan dana BOS dan BOSDA anggaran tahun 2015 dan tahun 2016 karena tidak bawa data, tukasnya. Pokoknya seluruh dana BOS dan BOSDA yang diterimanya setiap tahun, telah dibuat RKA dan sudah dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, tukasnya.

    Dijelaskannya, setiap barang yang telah dibelanjakan dari dana BOS, tidak akan dibelanjakan lagi menggunakan dana BOSDA, supaya jangan terjadi tumpang tindih. Namun ketika ditanya berapa jumlah dana BOS dan BOSDA tahun 2015 dan 2016, Eri mengaku sudah tidak ingat lagi. Anehnya lagi pengakuanya bahwa tidak mau menjelaskan aitem kegiatan yang telah dilaksanakan dari dana BOS dan BOSDA tersebut karena tidak membawa data.

    Kalau mau mempertanyakan penggunaan dana BOS dan BOSDA, mengapa tidak ditelefon saya lebih dulu, supaya datanya dipersiapkan. Data penggunaan dana BOS dan BOSDA ada, tapi arsipnya belum bawa karena tinggal di rumah. Saya tidak bisa menjelaskan penggunaan dana tersebut karena belum bawa datanya, takut nanti salah-salah pula. Dan saya tidak ikhlas jika media membuat berita di media tanpa saya lihat datanya, ujarnya menegaskan.


    (roc/rkc)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Dana BOS/BOSDA SDN 05 Desa Bagan Lubuk Kab. Pelalawan Diduga di Marp Up
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    6 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    7 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    8 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved