www.riaukontras.com
| Atasi 2.627 Nasib Guru Honor di Kepri, Pemprov dan DPRD Bentuk Tim Kecil | | Gubernur H Nurdin Basirun Minta Tingkatkan Kompetensi, Beri Layanan Terbaik | | Permasalahan Guru SLTA di Kepri, Wagub Yakin Segera Selesai | | Sinkronisasi dan Sinergitas Kunci Keberhasilan Pembangunan | | Seminar Nasional, Bupati Inhil Hadirkan Pelaku Industri Kelapa Sebagai Peserta | | Nurdin Lepas Produk Pertanian ke Delapan Negara
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Senin, 25 Maret 2019
 
Proyek Fly Over SKA Terancam Gagal, Noviwaldy: Progres Mereka Jauh Dibawah Minus
Editor: | Jumat, 20-07-2018 - 12:09:08 WIB

TERKAIT:
 
  • Proyek Fly Over SKA Terancam Gagal, Noviwaldy: Progres Mereka Jauh Dibawah Minus
  •  

    PEKANBARU,  RIAUKontraS.com -Proyek yang dinanti-nantikan masyarakat Kota Pekanbaru dikhawatirkan terancam gagal. Penulusuran media inipun mengarah ketidak mampuan rekanan (PT. Sumbersari Ciptamarga). Apa sesungguhnya terjadi?. Menyikapi ini, DPRD Provinsi Riau angkat bicara.

    Menindaklanjuti berita media ini sebelumnya, terkait banyaknya persoalan dalam pelaksanaan Proyek Fly Over SKA, Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman, memberikan tanggapan.

    "Bukan hanya masalah itu. Masih banyak masalah lain. Untuk Proyek Fly Over SKA, progres mereka jauh dibawah minus, dll," kata Noviwaldy Jusman kepada wartawan diujung telepon, Rabu (18/7/2018) siang.

    Saat disinggung, dari kondisi itu, Proyek Fly Over SKA apa bisa selesai tepat waktu atau terancam gagal, Noviwaldy Jusman, meminta dinas terkait tegas.

    "Kita kembalikan ke SKPD-nya ya (Dinas PUPR Riau). Kalau pengawasannya lemah, bukan tidak mungkin gagal. Harapan kita agar diawasi ketat dan transparan. Kita tidak menginginkan gagal, karena masyarakat kita sudah menanti-nantikan," katanya.

    Progresnya (rekanan) dibawah minus, sejumlah kalangan menilai faktor lemahnya pengawasan dari dinas PUPR Riau, Noviwaldy minta dinas tegas.

    "Dinas jangan diam. Cek, progresnya sesuai tidak. Jika tidak sesuai tentu pihak dinas tahu langkah apa yang akan diambil, semua ada aturannya," katanya.

    Saat disinggung soal papan plang perusahaan tidak terpasang, pria yang akrab disapa Dedet ini mengaku pelanggaran. "Ya, itu pelanggaran," katanya menutup telepon.

    Yunan Naris, ST. MT. (Kabid.) yang juga selaku PPK paket proyek Pembangunan Fly OVer Jalan Tuanku Tambusai - Jalan Soekarno Hatta/Sp. SKA, saat dikonfirmasikan media ini melalui telepon genggamnya terkait sejumlah kejanggalan diatas, selalu memilih bungkam, alias tidak dijawab.

    Demikian halnya kepada Kepala Dinas PUPR Riau, Dadang Eko Purwanto, berulang kali upaya konfirmaisi media ini selalu sulit untuk dijumpai dikantornya. Bahkan Dadang Eko Purwanto setiap masuk kantor, sudah disambut sejumlah pengawal ekstra ketat "Bodyguard", hingga dipintu ruangan kerja beliaupun dijaga ketat, kondisi ini menyulitkan media untuk mendapatkan konfirmasi.

    Lsm: Rekanan Tidak Patuhi Aturan
    Tidak adanya papan proyek dilokasi proyek Pembangunan Fly Over SKA, Lsm menyebutkan sebagai tanda perlawanan pihak rekanan akan aturan.

    "Rekanan ini tidak profesional dan mempertontonkan sikap tidak baik dengan melanggar aturan," tegas Tommy FM, SH, sebagai Ketua Harian DPN LSM GERHANA (Gerakan Himpunan Anak Nusantara), Rabu (18/7/2018) siang di Pekanbaru.

    Dikatakannya, ini tidak akan terjadi jika pihak dinas ketat mengawasinya. "Ironisnya, terkesan dianulir pihak Dinas. Ratusan paket proyek di riau ini mulai dari Rp50 juta hingga ratusan milyar, pihak rekanannya selalu memasang papan plang mereka, apa didalam Kepres itu ada pengecualian,?" tanya Tommy.

    Lanjut Tommy, wajar jika sejak awal publik mencurigai perusahaan itu tidak beres dan tengah menyiapan surat laporan. "Kita akan pantau terus. Saat ini kita tengah menyusun surat, rujukannya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), tembusan KPK dan BPK RI. Tujuan kita untuk menghindari persoalan semakin besar," tutupnya.

    Sebagaimana data yang dihimpun wartawan, proyek yang membelah dua Mall terbesar di Pekanbaru itu, Mall SKA dan Living Morld, nama paketnya adalah Pembangunan Fly OVer Jalan Tuanku Tambusai - Jalan Soekarno Hatta/Sp. SKA, dimenangkan perusahaan beralamat Jakarta Selatan yakni PT. Sumbersari Ciptamarga dengan nilai kontrak Rp149.673.665.000,- bersumber dari dana APBD Riau 2018, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Riau.


    Sumber: riausidik.com



    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Proyek Fly Over SKA Terancam Gagal, Noviwaldy: Progres Mereka Jauh Dibawah Minus
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    6 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    7 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved