www.riaukontras.com
| DPC AJOI Bengkalis Gandeng Lembaga Pendidikan Wartawan PJC Gelar Pelatihan | | Dugaan Penyimpangan di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Ratusan Juta, Masriah sebut Temuan BPK Sudah | | Polsek Bukit Bestari Gelar Apel Pasukan dalam Rangka Pengamanan Pemilu 2019 | | Ketua DPD Onur Bersama Tokoh Masyarakat Nias Kuansing Bersilahturahmi dengan Wakil Bupati Kuansing | | Apel Gelar Pasukan, Pemkab-TNI-Polri Bintan Bersinergi | | Pemkab Kuansing dapat Peringkat 1 Tingkat Provinsi Riau dari Ombudsman RI
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 24 Maret 2019
 
Direktur PABH Riau Kritisi Pernyataan Menristekdikti Yang Akan Pecat Rektor UNRI
Editor: | Selasa, 05-06-2018 - 02:42:04 WIB

TERKAIT:
 
  • Direktur PABH Riau Kritisi Pernyataan Menristekdikti Yang Akan Pecat Rektor UNRI
  •  

    PEKANBARU- Santernya permasalahan Mahasiswa merakit Bom yang diduga sebagai Teroris, yang mana Mahasiswa ini sedang menimba ilmu di Universitas Riau (UNRI) dan kini ditangkap oleh Densus 88.

    Namun permasalahan ini berimbas kepada Rektor UNRI tersebut, pasalnya Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir seperti dilansir dari Media cnnindonesia.com mengancam akan memecat Rektor Aras Mulyadi dari jabatannya.

    Sebab hal itu dikaitkan dengan adanya mahasiswanya yang melakukan kegiatan perakitan bom di kampus ternama tersebut.

    "Kemungkinan (pemecatan), lihat tingkat kesalahannya. Kalau dia adalah pendukung, lain lagi urusannya," ujar Nasir di Jakarta, Senin (04/06/2018), kepada cnnindonesia.com

    Saat ini, Nasir menyebut pihaknya sedang memeriksa Aras secara intensif untuk memastikan apakah temuan terduga teroris di Unri adalah karena kelalaiannya sebagai rektor atau bukan. 

    "Ini belum kami pelajari. Kami lagi mengumpulkan data dan informasi karena kampus harus betul-betul bebas dari radikalisme. Harus bersih. Tidak boleh lagi," kata Nasir.

    Namun pernyataan Menristekdikti ini dikritisi Direktur Pusat Advokasi & Bantuan Hukum Riau yang juga Ketua LBH KNPI kota Pekanbaru Mayandri Suzarman,SH.

    Mayandri memberikan apresiasinya dan mengucapkan termakasih kepada kepolisian republik indonesia, terutama Densus 88 yang telah berhasil menangkap terduga pelaku radikalisme di kampus UNRI beberapa hari yang lalu dan berharap agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

    Namun disebalik itu, Mayandri mengkritisi dan sangat menyayangkan adanya opini yang dikembangkan oleh pihak-pihak tertentu yang seolah-olah menyudutkan dan menyalahkan Pimpinan Universitas Riau tersebut. Dan ia tidak menyangka bahwa munculnya statement Menristekdikti di media, yang mengatakan akan memecat Rektor UNRI tersebut, tanpa ada pembuktian serta analisa permasalahan terlebih dahulu.

    "Dalam kejadian seperti ini, jangankan universitas, tempat yang dijaga ketat dengan senjata lengkap seperti baru-baru ini di Polda Riau yang di anggap tempat terjamin keamanannya pun berhasil dimasuki oleh teroris. Apa lagi Universitas," Ungkap Mayandri kepada sejumlah awak media, Senin malam (04/06/2018).

    "Nah saya melihat Kapolri tidak berfikir akan memecat Kapolda Riau tu, yang di anggap kelalaian seorang pemimpin. Bahkan malah ada anggota Polri yang tewas akibat insiden tersebut," imbuh Mayandri Suzarman SH.

    Mayandri berharap agar semua pihak melihat kejadian ini secara objektif dan tidak terburu-buru menyimpulkan dan menyalahkan Pimpinan Universitas.

    "Kampus itu adalah tempat publik, bukan tempat privat, jadi semua orang bisa bebas memasuki areal kampus tersebut, tentu kita tidak mungkin menyalahkan begitu saja pimpinan universitas atas kejadian tersebut," beber Mayandri.

    "Yang saya herankan adalah, kok secepat itu Menristekdikti mengeluarkan pernyataan yang terlalu dini dan tidak objektif di media, dan itu menurut saya seolah-olah menyudutkan dan menyalahkan pimpinan universitas tersebut," ungkap Direktur PABH ini.

    Lanjutnya,"Seharusnya, Menristekdikti mencari dulu fakta-fakta atas kejadian tersebut, jangan langsung menyalahkan Pimpinan UNRI tersebut, lakukan dulu investigasi atas kejadian tersebut lalu cari solusinya, jangan main ancam pecat saja." pungkas Mayandri Suzarman SH.





    (Red)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Direktur PABH Riau Kritisi Pernyataan Menristekdikti Yang Akan Pecat Rektor UNRI
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    6 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    7 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved