www.riaukontras.com
| Sadis !!!, Nurita Dibunuh Oleh Pasutri Polisi Ungkap Motif Pelaku | | Satu Bandar Narkoba beserta Kaki Tangannya Berhasil di bekuk Satres Narkoba Polres Pelalawan | | Pemkab Siak Rencanakan Skema Kelas Pagi-Sore di Sekolah | | Camat Tualang Minta Masyarakat Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan | | Pemkab Siak Bahas Penerapan “New Normal” di Siak | | PB-GNP COVID 19 Memberi Bantuan Kepada Gharim Mesjid Dan Guru Madrasah
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 03 Juni 2020
 
Terkait dugaan Judi berkedok “Gelper” Polresta Pekanbaru diduga bungkam
Editor: | Selasa, 06-03-2018 - 10:38:37 WIB
Rekan media online sambangi Polresta Pekanbaru, Senin (05/03/2018)
TERKAIT:
 
  • Terkait dugaan Judi berkedok “Gelper” Polresta Pekanbaru diduga bungkam
  •  

    PEKANBARU,  RIAUKontraS.com - Dalam memberantas tindak pidana perjudian yang diduga berkedok Gelper (Gelanggan Perjudian) yang marak tumbuh di kota Pekanbaru Kota Madani, sebagaimana yang telah diberitakan beberapa media online yang ada di Riau keseriusan pihak penegak hukum Kepolisian dan Pemerintah setempat patut dipertanyakan.

    Senin (5/03/2018), IMO ( Ikatan Media Online ) Riau bersama rekan-rekan media menyambangi Kombes Pol Susanto,S.I.K.,S.H.,MH Kapolresta dan AKBP Edi Sumardi Wakapolresta di Mapolresta Pekanbaru yang berlokasikan Jl A.Yani untuk menindak lanjuti pemberitaan akan dugaan maraknya pertumbuhan perjudian yang diduga berkedok Gelper (Gelangan Permainan) di kota Pekanbaru yang merupakan Kota Madani

    Sungguh amat disayangkan Kapolresta tidak dapat dijumpai dikarenakan tidak ada ditempat, sementara Edi Sumardi Wakapolresta pada hari yang bersamaan (Senin,5/03/2018 ) melalui Zaki ajudannya menuturkan.. ” Bapak tidak dapat dijumpai,silahkan saja langsung ke Kapolresta jika ingin mempertanyakan perihal judi Gelper itu ” tutur Zaki pada awak media disalah satu ruangan yang tidak jauh dari ruangan Wakapolresta Pekanbaru lantai 2

    Kembali media mempertanyakan,apa alasan beliau tidak dapat dijumpai? dan kapan beliau dapat dijumpai untuk dapat dimintai keterangannya maupun informasi yang dibutuhkan oleh beberapa media melalui IMO Riau?.

    ” Beliau tidak dapat dijumpai pak, langsung aja ke Kapolresta karena beliau akan pergi menuju DPRD Pekanbaru untuk mengawali Aksi Demo yang terjadi pada hari ini.Dan perihal kapan waktu beliau dapat dijumpai,beliau tidak memberitaukan pada saya, ya…jumpakan saja langsung Kapolresta Pekanbaru ” kembali ungkap Zaki sang Ajudan Wakapolresta Pekanbaru pada beberapa media

    Akan pernyataan yang diperoleh dari sang ajudan tersebut diatas,serta sikap pihak penegak hukum sebut saja Polresta Pekanbaru yang terkesan menutupi informasi yang dibutuhkan media melalui IMO dan diduga tutup mata akan dugaan pertumbuhan perjudian yang marak tumbuh di Kota Pekanbaru Madani ini patut dipertanyakan.

    ” Kita amat menyayangkan kedua sikap figur Publik yang ada di Polresta Pekanbaru, sebut saja Kapolres dan Wakapolresta Pekanbaru yang tidak dapat dijumpai. Terutama akan sikap Edi Sumardi Wakapolresta yang berada diruang kerjanya,Senin (05/03/2018).” Ucap Hondro Ketua IMO Riau pada Media

    ” Edi Sumardi dikenal sebagai sosok figur yang dekat dengan media selama ini, dalam melakukan pemberitaan kegiatan yang ada di Polresta Pekanbaru,baik yang dilakukan oleh dirinya sendiri maupun Kapolresta.Namun saat dijumpai untuk dimintai keterangan akan Gelper,dirinya (Edi*) terkesan menutup diri sebagai Figur Publik di Polresta Pekanbaru.Akan sikap tersebut,kita IMO sangat kecewa dan menyayangi sikap Edi Sumardi yang tidak bersedia dijumpai media melalui IMO, akan sikap edi sumardi tersebut menjadi buah bibir pembicaraan media,ada apa dengan edi sumardi dan judi Gelper ?, serta ada apa Gelper dengan Polresta Pekanbaru.” Ucap Hondro Ketua IMO Riau dengan Kesal pada Media.

    ” Kita IMO (Ikatan Media Online) Riau dengan tegas meminta kepada pihak penegak hukum khususnya Polresta Pekanbaru, untuk mengambil tindakkan tegas dalam penegakkan hukum tanpa tebang pilih demi terwujudnya Supremasi Hukum yang jelas di Kota Pekanbaru ini,jangan hanya melakukan pencitraan saja melalui program-program Jum’at barokahnya, sementara terkait dugaan maraknya pertumbuhan judi yang diduga berkedok Gelper sebagaiamana yang telah dipublikasikan beberapa media online yang ada di Riau khususnya Kota Pekanbaru, pihak Polresta terkesan bungkam tak bernyali mengambil tindakkan tegas terhadap pelaku-pelaku dan atau pemiliknya ” Pinta dan pungkas Hondro dengan tegas pada media (Rilis)



    Sumber: riauinvestigasi

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Terkait dugaan Judi berkedok “Gelper” Polresta Pekanbaru diduga bungkam
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    7 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    8 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
    9 Hanya Karna Rupiah, Kepala Sekolah SMK 3 Lahewa Larang Siswi Ikut Ujian
    10 Polemik Pembangunan Jalan TOL di Riau Menggurita, Dana APBN Diduga Menjadi Dana Talangan
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved