www.riaukontras.com
| Komisi IV DPRD Bengkalis Kenker Perjuangkan Kualitas Kesehatan dan Pendidikan ke DPRD Provinsi Riau | | Korem 011 Lilawangsa Sosialisasi Vaksinasi Covid-19 dan Swab Antigen | | Diskominfo Kampar Tempat Penampungan THL dan TKS | | Jumlah THL dan TKS Diskominfo Kampar Melebihi dari Jumlah PNS | | Merasa Dirugikan, 8 Calon Anggota BPD Senggoro Secara Resmi Melaporkan Kejari Bengkalis | | Komjen Sigit Dinilai Bisa Imbangi Kinerja Jokowi
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 19 Januari 2021
 
Terkait dugaan Judi berkedok “Gelper” Polresta Pekanbaru diduga bungkam
Editor: | Selasa, 06-03-2018 - 10:38:37 WIB
Rekan media online sambangi Polresta Pekanbaru, Senin (05/03/2018)
TERKAIT:
 
  • Terkait dugaan Judi berkedok “Gelper” Polresta Pekanbaru diduga bungkam
  •  

    PEKANBARU,  RIAUKontraS.com - Dalam memberantas tindak pidana perjudian yang diduga berkedok Gelper (Gelanggan Perjudian) yang marak tumbuh di kota Pekanbaru Kota Madani, sebagaimana yang telah diberitakan beberapa media online yang ada di Riau keseriusan pihak penegak hukum Kepolisian dan Pemerintah setempat patut dipertanyakan.

    Senin (5/03/2018), IMO ( Ikatan Media Online ) Riau bersama rekan-rekan media menyambangi Kombes Pol Susanto,S.I.K.,S.H.,MH Kapolresta dan AKBP Edi Sumardi Wakapolresta di Mapolresta Pekanbaru yang berlokasikan Jl A.Yani untuk menindak lanjuti pemberitaan akan dugaan maraknya pertumbuhan perjudian yang diduga berkedok Gelper (Gelangan Permainan) di kota Pekanbaru yang merupakan Kota Madani

    Sungguh amat disayangkan Kapolresta tidak dapat dijumpai dikarenakan tidak ada ditempat, sementara Edi Sumardi Wakapolresta pada hari yang bersamaan (Senin,5/03/2018 ) melalui Zaki ajudannya menuturkan.. ” Bapak tidak dapat dijumpai,silahkan saja langsung ke Kapolresta jika ingin mempertanyakan perihal judi Gelper itu ” tutur Zaki pada awak media disalah satu ruangan yang tidak jauh dari ruangan Wakapolresta Pekanbaru lantai 2

    Kembali media mempertanyakan,apa alasan beliau tidak dapat dijumpai? dan kapan beliau dapat dijumpai untuk dapat dimintai keterangannya maupun informasi yang dibutuhkan oleh beberapa media melalui IMO Riau?.

    ” Beliau tidak dapat dijumpai pak, langsung aja ke Kapolresta karena beliau akan pergi menuju DPRD Pekanbaru untuk mengawali Aksi Demo yang terjadi pada hari ini.Dan perihal kapan waktu beliau dapat dijumpai,beliau tidak memberitaukan pada saya, ya…jumpakan saja langsung Kapolresta Pekanbaru ” kembali ungkap Zaki sang Ajudan Wakapolresta Pekanbaru pada beberapa media

    Akan pernyataan yang diperoleh dari sang ajudan tersebut diatas,serta sikap pihak penegak hukum sebut saja Polresta Pekanbaru yang terkesan menutupi informasi yang dibutuhkan media melalui IMO dan diduga tutup mata akan dugaan pertumbuhan perjudian yang marak tumbuh di Kota Pekanbaru Madani ini patut dipertanyakan.

    ” Kita amat menyayangkan kedua sikap figur Publik yang ada di Polresta Pekanbaru, sebut saja Kapolres dan Wakapolresta Pekanbaru yang tidak dapat dijumpai. Terutama akan sikap Edi Sumardi Wakapolresta yang berada diruang kerjanya,Senin (05/03/2018).” Ucap Hondro Ketua IMO Riau pada Media

    ” Edi Sumardi dikenal sebagai sosok figur yang dekat dengan media selama ini, dalam melakukan pemberitaan kegiatan yang ada di Polresta Pekanbaru,baik yang dilakukan oleh dirinya sendiri maupun Kapolresta.Namun saat dijumpai untuk dimintai keterangan akan Gelper,dirinya (Edi*) terkesan menutup diri sebagai Figur Publik di Polresta Pekanbaru.Akan sikap tersebut,kita IMO sangat kecewa dan menyayangi sikap Edi Sumardi yang tidak bersedia dijumpai media melalui IMO, akan sikap edi sumardi tersebut menjadi buah bibir pembicaraan media,ada apa dengan edi sumardi dan judi Gelper ?, serta ada apa Gelper dengan Polresta Pekanbaru.” Ucap Hondro Ketua IMO Riau dengan Kesal pada Media.

    ” Kita IMO (Ikatan Media Online) Riau dengan tegas meminta kepada pihak penegak hukum khususnya Polresta Pekanbaru, untuk mengambil tindakkan tegas dalam penegakkan hukum tanpa tebang pilih demi terwujudnya Supremasi Hukum yang jelas di Kota Pekanbaru ini,jangan hanya melakukan pencitraan saja melalui program-program Jum’at barokahnya, sementara terkait dugaan maraknya pertumbuhan judi yang diduga berkedok Gelper sebagaiamana yang telah dipublikasikan beberapa media online yang ada di Riau khususnya Kota Pekanbaru, pihak Polresta terkesan bungkam tak bernyali mengambil tindakkan tegas terhadap pelaku-pelaku dan atau pemiliknya ” Pinta dan pungkas Hondro dengan tegas pada media (Rilis)



    Sumber: riauinvestigasi

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Terkait dugaan Judi berkedok “Gelper” Polresta Pekanbaru diduga bungkam
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2020 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved