www.riaukontras.com
| Tiga Partai Mahasiswa Beraliansi, Optimis untuk Meraih Kemenangan BEM UNIKS Pada PEMIRA 2021 | | Komjen Listyo Sigit Prabowo Menjadi Kapolri Mendapat Apresiasi dari Tokoh Agama Kab Kuansing | | Jabat Kapolsek Karang Baru, AKBP Yozana Serahkan Jabatan Danki 2 B Pelopor Kepada IPTU Rizki Juliand | | Dari Pekanbaru, SantanNU dan Anak Yatim Berdoa untuk Kesembuhan Ibunda Irjen Pol M Fadli Imron | | Riki Dermawan Nahkodai PMII Rohil | | Calon Kapolri dapat Dukungan dari Pejabat Pemerintahan dan Partai Politik Kota Dumai
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 16 Januari 2021
 
Melalui Rapat Paripurna DPRD Riau, APBD 2018 Disahkan, Rp10,091 Triliun
Editor: | Kamis, 30-11-2017 - 15:56:18 WIB

TERKAIT:
 
  • Melalui Rapat Paripurna DPRD Riau, APBD 2018 Disahkan, Rp10,091 Triliun
  •  

    PEKANBARU, RIAUKontraS.com - Melalui rapat paripurna DPRD Riau mengesahkan APBD Riau Tahun 2018 dengan total mencapai Rp10,091 triliun lebih, Rabu (29/11/2017) malam.

    Rapat paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Riau Sunaryo,tersebut, sempat diwarnai hujan interupsi dari wakil rakyat yang hadir.

    Mereka menyoroti ketidakhadiran Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman serta minimnya kehadiran organisasi perangkat daerah.
      
    Anggota Badan Anggaran DPRD Riau, Sugeng Pranoto dalam laporannya mengatakan, dibandingkan dengan total APBD Riau 2017 (setelah perubahan) sebesar Rp10,379 triliun lebih dengan Anggaran Belanja setelah penandatanganan nota kesepakatan dan dalam Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Riau tentang APBD Provinsi Riau Tahun 2018 sebesar Rp10,091 triliun lebih, maka terdapat penurunan sebesar Rp306.537.596.971,30 atau 2,95 persen.

    Dalam hal itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau pun berniat untuk menyegerakan proses pelelangan proyek pembangunan tahun depan.

    Asisten II Setdaprov Riau, Masperi mengatakan, bahwa Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman memang menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk mempercepat proses lelang dimulai Desember ini.

    Pelelangan tersebut diutamakan pada proyek-proyek pembangunan yang akan memakan anggaran besar dan waktu pengerjaan yang lama. Sehingga, nantinya bisa segera dilakukan pelelangannya melalui pra-DIPA.

    "Terhadap RAPBD yang sudah disahkan, ada prosedur lagi yang harus dilalui. RAPBD itu akan dikirim dulu ke pusat untuk evaluasi. Setelah itu apa catatan dari Kemendagri, itu diperbaiki dulu. Selanjutnya dibahas lagi di dewan untuk ditetapkan menjadi APBD 2018," urainya di Pekanbaru, Kamis (30/11/2017).

    Setelah tahapan itu dilalui, lanjut Masperi, otomatis Pemprov Riau mendapat nomor induk Dokumen Pelaksanaan Anggaran. Maka, setiap OPD yang mempunyai kegiatan yang memakan anggaran besar dan pekerjaan lama, maka perlu dilakukan percepatan pelelangan, melalui pra-DIPA.

    "Artinya langkah seperti itu sudah bisa dilakukan karena sudah ada angka anggarannya, atau sudah ada dana yang tersedia untuk dilelangkan," urainya.

    ‌Sementara untuk jenis prioritas lelang yang diprioritaskan itu lebih kepada pembangunan yang bersifat fisik. Misalnya fly over, pembangunan gedung, pembangunan Polda, dan kantor Kejaksaan. Berdasarkan ketentuan itu sudah bisa dimulai lebih awal.

    "Yang penting setelah DPA nya turun dinas atau OPD bersangkutan memasukkan dulu kepada Rencana Unit Pelelangan (RUP)," tandasnya.

    Sementara itu, Wakil Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim saat menyampaikan pendapat akhir kepala daerah mengucapkan terima kasih kepada anggota DPRD Riau yang sudah mengesahkan APBD Riau Tahun 2018.
        
    Mantan Bupati Rokan Hilir ini berharap, APBD Riau yang disahkan bisa bermanfaat bagi masyarakat Riau.

    Hadir dalam paripurna tersebut, Sekdaprov Riau, Ahmad Hizaji serta jajaran pejabat Pemprov, Forkompinda dan sejumlah undangan lainnya (Adv)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Melalui Rapat Paripurna DPRD Riau, APBD 2018 Disahkan, Rp10,091 Triliun
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2020 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved