www.riaukontras.com
| Pemkab Siak Rencanakan Skema Kelas Pagi-Sore di Sekolah | | Camat Tualang Minta Masyarakat Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan | | Pemkab Siak Bahas Penerapan “New Normal” di Siak | | PB-GNP COVID 19 Memberi Bantuan Kepada Gharim Mesjid Dan Guru Madrasah | | Berawal dari Sebuah Majelis, Ãl Burdah Baa Khaalish 2002 Kini Telah Berstatus Yayasan | | Tanggapi Aksi Demo Warga, Ini Jawaban Geuchik Gampong Kuala Langsa
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 03 Juni 2020
 
Pernyataan Anggota DPRD Riau Soniwati Tuai Protes
Editor: | Sabtu, 11-11-2017 - 22:37:36 WIB
Pemkab Nisbar, Dinas Kependudukan Riau dan Warga Riau Asal Nias
TERKAIT:
 
  • Pernyataan Anggota DPRD Riau Soniwati Tuai Protes
  •  

    PEKANBARU, RIAUKontraS.com - Pernyataan anggota DPRD Riau, Soniwati Wau perihal menjamurnya organisasi Nias di Riau dan terkesan terjadi mengkotak-kotakan menuai kritik dari warga Riau asal kepulauan Nias.

    Pernyataan yang disampaikan Soniwati Wau dihadapan warga Bengkalis asal kepulauan Nias di kantor DPRD Riau sebagaimana dilansir mediatransews.com (9/11) ditanggapi serius warga Riau asal kepulauan Nias, adalah Ketua Dewan Pimpinan Daerah Himpunan masyarakat Nias Indonesia (DPD HIMNI) Riau, Sozifao Hia .

    Menurut ketua HIMNI, sangat menyayangkan pernyataan anggota DPRD Riau asal daerah pemilihan Pelalawan tersebut, karena apa yang dilakukan oleh ormas Riau asal Nias seperti DPD HIMNI Riau bertujuan memperjuangkan hak warga sebagai warga Negara.

    Langkah yang dilakukan HIMNI Riau merupakan respon dari keluhan warga yang disampaikan kepada ormas Nias yang ada di Riau bukan untuk mencari sensasi supaya ingin terkenal seperti  yang disampaikannya (Soniwati-red) dihadapan warga Bengkalis asal kepulauan Nias di kantor DPRD Riau.

    Kehadiran Pemerintah daerah Kepulauan Nias, Pemkab Nias Barat melakukan pertemuan dengan dinas kependudukan Provinsi Riau (7/11) di Pekanbaru, itu merupakan tindak lanjut dari surat kementrian dalam negeri Republik Indonesia atas jawaban surat DPD HIMNI Riau perihal pendataan warga Riau asal kepulauan Nias yang belum memiliki identitas kependudukan berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP).

    HIMNI Riau juga telah menyurati seluruh kepala daerah Kabupaten/ Kota sekepulauan Nias, dan pada saat itu Pemkab Nias Barat yang merespon pertama kali untuk melakukan koordinasi kepihak Pemprov Riau melalui dinas ke pendudukan Riau, rangkaian kordinasi sudah berjalan dengan baik, bahkan pendataan sudah dilakukan kepada seluruh warga Riau asal kepulauan Nias.

    Pertemuan yang dilaksanakan dikantor dinas ke pendudukan Riau di Jalan Pepaya tersebut dihadir puluhan warga Riau asal Nias, Drs. Sozifao Hia, Anotona Nazara, SE, Jeremias Duha, S.Kom, Yason Giawa, Kasieli Telaumbanua, Alimurdin Zega, Sumardin Gea, Amponiman Batee.

    Sementara Wakil Bupati Nias Barat Barat Khenoki Gulo, yang didampingi Sabahati Gulo dan Yamotuho Gulo dan empat orang staf sangat respon dalam menanggapi keluhan warga Riau asal kepulauan Nias, pihaknya pasti membantu untuk proses pendataan warga kepulauan Nias yang hingga kini tidak memiliki identitas kependudukan, pihaknya akan melakukan kordinasi lewat forum pimpinan daerah se kepulauan Nias untuk menanggapi keluhan warga Riau asal Nias.

    Dinas kependudukan Provinsi Riau, Andra Safril sangat terbuka dalam menindak lanjuti surat mendagri RI sebagaimana usulan ormas HIMNI Riau dalam pendataan penduduk Riau asal Kepualaun Nias, kita sangat mendukung pendataan ini, dan telah menyurati pihak dinas kependudukan di seluruh kabupaten / kota se profinsi Riau untuk memberi dukungan sesui aturan yang berlaku.

    Warga Kampar asal Kepulauan Nias yang ditemui wartawan di Furaya Hotel, Jumaat (10/11) merasa terkejut membaca pernyataan anggota DPRD Riau, Soniwati dihadapan sejumlah warga Bengkalis dan wartawan di kantornya terlebih pernyataan atas munculnya beberapa ormas Riau dari Kepulauan Nias.

    Karena menurut Nazara, kehadiran sejumlah ormas itu tidak ada terdapat pengkotak-kotakan, malah dengan kehadiran ormas itu bisa menjangkau keseluruh lapisan warga untuk melihat, memantau bahkan memberi solusi keluhan warga seperti yang dilakukan HIMNI dalam menitori pengurusan identitas kependudukan,  kita sarankan kalau memberi saran itu lihat situasi dan tempatnya, agar pernyataan yang disampaikan tidak menyinggung perasaan orang yang membacanya, hasilnya kurang baik. Terlebih dalam kegiatan pengurusan KTP yang di motori HIMNI mari kita dukung bersama, toh yang dilakukan untuk kepentingan masyarakat kita sendiri.

    Saya (Nazara-red) ikut hadir pada pertemuan Pemkab Nias Barat bersama dinas kependudukan Riau beberapa waktu lalu, saya tidak mendengar adanya pengkotak kotakan dan hanya ingin terkenal seperti pernyataan anggota DPRD Riau Soniwati Wau, sebaiknya tanya dulu persoalannya seperti apa baru dikomentari, kata Nazara.

    Sementara, menurut ketua DPC HIMNI Siak Sumardin Gea pada pertemuan yang dilaksanakan dikantor dinas kependudukan Riau, menyampaikan data warga Siak asal kepulauan Nias sudah pernah disampaikan sekitar 3000 jiwa untuk memfasilitas pengurusan KTP kepada Ibu Soniwati, namun hingga saat ini data yang kami sampaikan kabuar dan tidak terealisasi, setiap kami telepon Ibu Soniwawti selalu menjawab sibuk dan sedang  diluar Negeri, katanya. (mkc/rkc)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Pernyataan Anggota DPRD Riau Soniwati Tuai Protes
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    7 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    8 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
    9 Hanya Karna Rupiah, Kepala Sekolah SMK 3 Lahewa Larang Siswi Ikut Ujian
    10 Polemik Pembangunan Jalan TOL di Riau Menggurita, Dana APBN Diduga Menjadi Dana Talangan
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved