www.riaukontras.com
| Kementerian Pendidikan BEM Polbeng Gelar Pelatihan PKM 5 Bidang.. | | Diduga Mafia Tanah Bersebar di Wilayah Riau, Dapat Dukungan dari Oknum Mafia Hukum | | Hari Ini Ketum Haris Pertama Akan Membuka Langsung Musda XIV DPD KNPI Riau | | Komunitas Peduli Ikan Air Tawar Rohil Resmi Terbentuk | | Kapolsek Bangko Sasli Rais Hadiri Pembentukan Kopiat | | TNI-POLRI Amankan Kayu Ilegal di Paya Bakong
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 07 Maret 2021
 
Berikut Arahan Presiden RI Terkait Upaya Pencegahan Karhutla Di Indonesia
Editor: Indra | Selasa, 23-02-2021 - 10:22:14 WIB

TERKAIT:
 
  • Berikut Arahan Presiden RI Terkait Upaya Pencegahan Karhutla Di Indonesia
  •  

    Pekanbaru, RIAUkontraS.com - Presiden RI, Joko Widodo menekankan beberapa arahan yang harus dilakukan pemerintah daerah dalam upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Indonesia.

    Ia menerangkan, yang pertama yaitu  prioritaskan upaya pencegahan. Menurutnya, pencegahan harus menjadi prioritas utama jangan sampai terlambat.

    Ia menjelaskan, di negara besar pun ada kejadian kebakaran, bahkan sampai ada kota yang ikut terbakar. hal-hal seperti itu harus dijadikan pelajaran, prioritaskan pencegahan jangan sampai terlambat karena kalau sudah terlambat diguyur dengan water bombing sebanyak apapun belajar dari pengalaman sudah terlanjur sulit dipadamkan.

    "Api boleh keluar kecil tapi segera dipadamkan, pencegahan diprioritaskan," tuturnya dalam Rakornas Karhutla 2021, di Istana Negara yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Negara, Senin (22/2/21).

    Ia mengatakan, manajemen lapangan harus terkonsolidasi dan terorganisasi. Artinya di desa kalau ada api kecil itu sudah harus diberitahukan agar segera bisa tertangani di depan, bukan justru sudah terlanjur besar baru ketahuan maka sulit memadamkannya. 

    "Semua harus digerakkan untuk melakukan deteksi dini. Monitoring di area-area yang rawan hotspot, saya kira sudah tahu semuanya dimana sih yang rawan dimana sih yang harus diwaspadai," katanya.

    Ia juga meminta update informasi setiap hari sehingga kondisi harian bisa terpantau secara harian dan kondisi dilapangan terpantau setiap hari.

    Kemudian Jokowi juga meminta daerah rawan Karhutla untuk manfaatkan teknologi untuk monitoring Karhutla dan pengawasan dengan sistem dashboard.

    "hati-hati ke kebakaran luas itu kerugian tidak hanya juta atau miliar, saya pastikan larinya pasti ke angka triliun. Ini hati-hati, belum kerusakan ekologi ekosistem kita," ucapnya.

    Jokowi juga menginginkan infrastruktur monitoring dan pengawasan harus sampai tingkat bawah dan melibatkan babinsa, bhabinkamtibmas dan kepala desa dalam pencegahan Karhutla.

    Kemudian ia juga meminta daerah untuk memberikan pendidikan edukasi yang terus-menerus kepada masyarakat, kepada perusahaan, kepada korporasi, terutama di daerah dengan kecenderungan peningkatan hotspot.

    Selanjutnya, ia menyarankan untuk mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat untuk ikut menjelaskan kepada masyarakat akan bahaya Karhutla bagi kesehatan dan juga dampak ekonomi yang tidak kecil.

    Menurut Presiden RI ini, pemerintah perlu mencari solusi yang permanen untuk mencegah dan menangani Karhutla untuk tahun mendatang, karena 99% Karhutla itu adalah ulah manusia baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja karena kelalaian dan motif utamanya selalu satu ekonomi.

    "Karena saya tahu bahwa pembersihan lahan lewat pembakaran adakah cara paling murah, tapi ini sudah dimulai edukasi kepada masyarakat perusahaan korporasi harus ditata ulang kembali," tuturnya.

    Ia juga mengharapkan agar pemerintah daerah mencari solusi agar korporasi dan masyarakat tidak membuka lahannya tidak dengan cara membakar.

    Menurutnya, penataan ekosistem gambut dalam kawasan hidrologi gambut harus terus dilanjutkan. Ia juga memerintahkan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove untuk ini menjadi fokus di kawasan hidrologi gambut sehingga bisa memastikan permukaan air tanah tetap terjaga dalam kondisi yang tinggi.

    "Buat banyak embung, buat banyak kanal, buat sumur bor dengan berbagai teknik pembahasan lainnya sehingga lahan gambut tetap basah. Kita sudah ngerti semuanya saya nggak perlu jelaskan mengenai ini," ujarnya.

    Ia melanjutkan, jangan biarkan api membesar jangan terlambat sehingga sulit dikendalikan. Untuk ia meminta gubernur, bupati/wali kota harus tanggap dan respon cepat.

    "Jika diperlukan melakukan pemadaman melalui operasi udara water bombing. Ini sering kita lakukan, masih kecil siram jangan sampai gede karena water bombing ini duit gede anggaran gede," terangnya.

    Terakhir, Presiden RI ini meminta langkah penegakan hukum tanpa kompromi. Penegakan hukum yang tegas, baik konsesi korporasi maupun milik masyarakat, sehingga ada efek jera dalam membakar lahan.

    "Terapkan sanksi yang tegas bagi pembakar lahan baik sanksi administrasi, perdata maupun pidana. Jangan sampai kita malu di pertemuan negara ASEAN, dalam lima tahun ini tidak ada jangan sampai dibuat ada lagi," katanya.

    Sumber : Diskominfotik Riau

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Berikut Arahan Presiden RI Terkait Upaya Pencegahan Karhutla Di Indonesia
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2020 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved