www.riaukontras.com
| Komisi IV DPRD Bengkalis Kenker Perjuangkan Kualitas Kesehatan dan Pendidikan ke DPRD Provinsi Riau | | Korem 011 Lilawangsa Sosialisasi Vaksinasi Covid-19 dan Swab Antigen | | Diskominfo Kampar Tempat Penampungan THL dan TKS | | Jumlah THL dan TKS Diskominfo Kampar Melebihi dari Jumlah PNS | | Merasa Dirugikan, 8 Calon Anggota BPD Senggoro Secara Resmi Melaporkan Kejari Bengkalis | | Komjen Sigit Dinilai Bisa Imbangi Kinerja Jokowi
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Senin, 18 Januari 2021
 
Kapolresta Ajak Tokoh Lintas Agama Jadi Garda Terdepan
Penyejuk Toleransi Antar Umat di Kota Pekanbaru
Editor: Indra | Rabu, 13-01-2021 - 23:03:50 WIB

TERKAIT:
 
  • Penyejuk Toleransi Antar Umat di Kota Pekanbaru
  •  

    Pekanbaru, RIAUkontraS.com  - Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol H Nandang Mu'min Wijaya, S.I.K., MH, kembali mengajak Tokoh Umat Agama, Adat dan Masyarakat, agar lebih aktif secara bersama-bersama mendukung TNI-Polri, agar saling menjaga kondusifitas Kamtibmas dan Memperkokoh Kerukunan Antar Umat di Kota Pekanbaru.

    Penegasan itu, disampaikan Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol H Nandang Mu'min Wijaya, SIK, MH, saat menjadi nara sumber (FGD) bertemakan "Upaya memperkokoh kerukunan umat beragama di Kota Pekanbaru menuju Kota Smart City Madani", di Gedung Muballigh Center (GMC) IKMI Riau Jalan Todak Gg. Udang Putih Tangkerang Barat Marpoyan Damai Kota Pekanbaru, Rabu (13/1/2021).

    Turut hadir dalam FGD tersebut, Wali Kota Pekanbaru DR. H. Firdaus ST MT, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol H Nandang Mu'min Wijaya, SIK MH, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama FKUB Kota Pekanbaru DR. H. Ismardi Ilyas, Sekretaris FKUB Kota DRS. H Dahlan Jamil MA, para Tokoh-tokoh Lintas Agama Kota Pekanbaru dan tamu undangan lainnya.

    Dikatakan Kapolresta, menjaga kondusifitas sosial ditengah-tengah masyarakat antar kerukunan umat beragama di Kota Pekanbaru, bukan saja tugas atau peranan Pemerintah atau TNI-Polri saja dalam melakukannya. Akan tetapi juga diperlukan peran dari tokoh masyarakat, pemuka agama dan adat yang langsung bisa bersentuhan dengan masyarakat secara intens.

    Lantaran itu, Kapolresta Pekanbaru tidak bosan-bosannya mengajak, para tokoh agama, masyarakat dan adat untuk saling bersinergi melakukan penguatan untuk memperkokoh keberlangsungan umat beragama, agar saling memilihara kebersamaan dan menerima perbedaan yang selama ini sudah terjalin untuk dirajut kembali bersatu dalam rangkaian Bhineka Tunggal Ika.

    "Jika kita sudah terpecah belah, apa untungnya bagi kita dan bangsa negara kita, justru keberlangsungan hidup di Negara kita semakin rumit dan kacau, sehingga konflik sosial yang terjadi tidak berkesudahan yang dapat mengacam keamanan masyarakat dan menghambat pembangunan di negeri kita sendiri," ujar Kapolresta.

    Diakui Kapolresta, dampak perkembangan era globalisasi saat ini, bisa mempengaruhi kehidupan sosial masyarakat yang sudah baik dan terjalin selama ini. Jika pemangku kepentingan termasuk peran tokoh masyarakat, agama dan adat tidak melakukan penyaringan dengan baik, maka dampak negatif yang akan timbul dapat mengancam sistem keamanan bagi masyarakat itu sendiri.

    Menurutnya, melalui diskusi forum yang bertemakan upaya memperkokoh kerukunan umat beragama di Kota Pekanbaru ini, bersama para tokoh lintas agama kota Pekanbaru, untuk bisa mengingatkan kepada masyarakat, untuk lebih memperkokoh lagi agar menjaga toleransi antar umat beragama di kota Pekanbaru.

    "Karena bagaimana pun, kita hidup selalu berdampingan dengan umat agama yang lainnya, serta tetap menghormati perbedaan dan toleransi antar umat beragama yang ada di kota Pekanbaru," ucapnya.

    Selain itu lanjut Kapolresta, para tokoh lintas agama di Kota Pekanbaru, juga diminta agar menolak dan mengecam adanya upaya intoleran dari para oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab, yang dapat memecah belah umat dan mempengaruhi umat untuk melakukan tindakan intoleran di lingkungan umat itu sendiri.

    "Antar umat beragama yang ada saat ini harus saling bekerja sama dan mendukung segala aspek kehidupan masyarakat, termasuk kehidupan sosial, budaya dan ekonomi masyarakat untuk bersatu padu mendukung pembangunan kota Pekanbaru, secara damai, kompak dengan kondusif dan mencegah upaya adanya tindakan radikal dan kelompok intoleran," papar Kapolresta Pekanbaru.

    Terakhir, Kapolresta juga menekankan agar para tokoh umat lintas agama yang ada di Kota Pekanbaru, menjadi garda terdepan untuk menjadi motivator dalam membangun toleransi antar umat bergama dan menolak faham radikalisme serta intoleran bagi umatnya itu sendiri.

    "Sehingga jika terjadi adanya tindak faham radikalisme dan intoleran, para tokoh lintas agama bisa menjadai garda terdepan untuk mempersatukan kerukunan umat beragama tersebut dan menjalin kebersamaan itu lebih baik lagi dari persoalan yang terjadi," pungkas Kapolresta.

    Pantauan, acara FGD tersebut berlangsung lancar, aman, dan tertib serta tetap memperhatikan protokol kesehatan yang dimulai sejak pukul 10.00 WIb hingga selesai.

    Sumber : Humas Polresta Pekanbaru

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Penyejuk Toleransi Antar Umat di Kota Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2020 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved