www.riaukontras.com
| Modus Iming-Iming Proyek, Dua Pria Diduga Lakukan Penipuan, Akhirnya Keduanya Dipolisikan | | Polsek Kempas Mengamankan Seorang Terduga Tindak Pidana Perjudian Jenis Togel | | Pemkab Inhil Akan MoU dengan PA Tembilahan dan Kemenag Terkait Nikah Itsbat Terpadu | | Dukung Program APPI, Perkumpulan SUN Serahkan Mesin Pembuat Pakan Ikan | | Pelantikan BEM STIE Dharma Putra Pekanbaru dan Penanaman Pohon | | Mantan Menantu Anas Makmun di Tangkap Polisi, Karena Jual satwa Dilindungi
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 24 Januari 2021
 
Ketum APPI Buka Pelatihan PJC,
Alexander Pranoto: Wartawan Profesional Dapat Menggugah dan Memotivasi Petani
Editor: Indra | Rabu, 16-12-2020 - 11:15:34 WIB

TERKAIT:
 
  • Alexander Pranoto: Wartawan Profesional Dapat Menggugah dan Memotivasi Petani
  •  

    Pekanbaru, RIAUkontraS.com - Ketua Umum Aliansi Perwarta Pertanian Indonesia (APPI), Alexander Pranoto membuka pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Wartawan Pekanbaru Journalis Center (PJC) di Hotel Pesona Pekanbaru, Rabu (16/12/20).

    Dalam sambutannya, Ketua Umum APPI menyampaikan pelatihan journalis merupakan hal yang sangat mendesak untuk meningkatkan kompetensi profesionalisme wartawan.

    "Pelatihan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme wartawan merupakan hal yang sangat mendesak saat ini," tegas Alex dalam sambutannya.

    Alexander Pranoto menilai pelatihan journalis yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Wartawan Pekanbaru Journalist Center (PJC) sangat penting untuk diselenggarakan. 

    Dengan meningkatnya jumlah media dan wartawan jelasnya, menjadi tantangan baru, peningkatan jumlah kuantitas wartawan yang tidak di imbangi dengan peningkatan kompetensi dan profesionalisme jurnalis, dapat terjadinya konflik antara pers dengan masyarakat akibat ulah oknum wartawan yang tidak profesional.

    "Eskalasi jumlah media dan jumlah wartawan yang terus meningkat, merupakan tantangan
    baru bagi kita semua".

    "Malah akan menjadi persoalan manakala peningkatan secara kuantitas itu tidak diimbangi oleh profesionalisme serta kompetensi wartawan itu sendiri," ungkaopnya.

    "Malah, saat ini, ada kesan, peningkatan kuantitas wartawan, tidak diimbangi profesionalisme para jurnalisnya," katanya tegas.

    Akibatnya, kata Alex konflik Pers dan masyarakat makin kerap terjadi. Implikasinya, publik yang
    seyogianya menikmati informasi yang disuguhi media, justru jadi korban pemberitaan wartawan yang tidak profesional".

    "Atas dasar itulah saya melihat pentinya pelatihan yang diselenggarakan Lembaga
    Pendidikan Wartawan Pekanbaru Journalist Center (PJC), sangat penting sekali. Wartawan profesional yang memiliki komptensi tinggi, saat ini sangat didambakan oleh publik Riau," katanya.

    Selaku Ketua Umum ALiansi Pewarta Pertanian Indonesia (APPI) yang memiliki cocern terhadap dunia jurnalistik dan pertanian, Alexander Pranoto mengatakan bahwa pers memiliki peranan penting dalam meningkatkan pertanian di Indonesia. 

    "Dengan adanya wartawan yang profesional diharapkan mampu menggugah petani dari segi motivasi dan potensi bertani," katanya.

    "Khusus di sektor pertanian kehadiran wartawan profesional guna meliput dan menggugah petani dari segi motivasi dan potensi bertani, sangat ditunggu," kata Alex Pranoto.

    "Potensi spektakuler yang dimiliki Riau khususnya dari perkebunan kelapa sawit misalnya, sesungguhnya mendambakan kiprah para jurnalis handal dalam mendukung program
    pemerintah demi kesejahteraan para petani kita, "terang Alexander. 

    "Untuk itulah, saya menilai segala program peningkatan sumber daya wartawan harus
    masuk dalam skala prioritas," jelasnya.

    Dipenutup sambutannya, Alexander Pranoto mengamanatkan kepada peserta pelatihan untuk menjadi wartawan profesional dan berkompeten dengan mengikuti pelatihan jurnalistik dengan serius dan saksama yang akan disampaikan oleh tokoh Pers Riau Drs. Wahyudi El Panggabean.

    "Bagi para peserta pelatihan ini, saya berpesan ikutilah pelatihan ini dengan serius dan saksama. Jadilah wartawan profesional dan berkompeten," imbau Alex.

    "Ilmu jurnalistik yang akan ditransfer oleh Bung Wahyudi El Panggabean sebagai seorang Tokoh Pers dan Instruktur Jurnalis yang handal akan sangat bermanfaat bagi saudara saudara semua," tegasnya.

    "Karena ilmu beliau tidak sekadar teori tapi berdasarkan Emprisme dan pengalaman yang luar biasa selama beliau jadi wartawan sekitar 35 tahun," tutup ketum APPI Alexander Pranoto.(Indra)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Alexander Pranoto: Wartawan Profesional Dapat Menggugah dan Memotivasi Petani
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2020 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved