www.riaukontras.com
| Satgas Anti Begal Polres Inhil, Menggelar Pengamanan Di Jalur Perlintasan Pesepeda | | DPRD Kota Tanjungpinang Paripurna Terkait Penandatanganan Nota Kesepakatan APBD TA-2021 | | Dandim 0303/Bengkalis, Letkol Inf Lizardo Gumay S.H. M.M.,Ipol Ucapkan Belasungkawa | | Kepala Bulog Kampar-Rohul Diduga Langgar Surat Edaran Kemensos No.01/MS/K/07/2019 Tentang Prinsip 6T | | Logas dan Logas Hilir Ditetapkan sebagai Desa Responsif Gender di Provinsi Riau | | Terkait Pemberitaan Yang Terbit Di Media Revolusi.co.id,Hendri Sandra S.E.Menyikapinya Dengan Legowo
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 05 Desember 2020
 
Gizinya Tinggi, Effendi Sianipar: Kementan Diminta Percepat Penanaman Padi Inpari Zinc
Editor: Indra | Kamis, 12-11-2020 - 21:06:40 WIB

TERKAIT:
 
  • Gizinya Tinggi, Effendi Sianipar: Kementan Diminta Percepat Penanaman Padi Inpari Zinc
  •  

    Pekanbaru, RIAUkontraS.com - Komisi IV DPR RI Effendi Sianipar meminta Kementerian Pertanian (Kementan) bisa memperluas penananam varietas unggul baru padi biofortifikasi Inpari IR Nutri Zinc.

    Karena, menurut Effendi Sianipar, penanggulangan kekurangan gizi zinc (Zn) yang berakibat stunting antara lain dengan suplementasi, fortifikasi, dan biofortifikasi yaitu perakitan varietas yang memiliki kandungan gizi target khususnya Zn yang tinggi, sesuai dengan tingkat yang dibutuhkan.

    Diketahui, Kementan telah menghasilkan varietas unggul baru (VUB) padi biofortifikasi Inpari IR Nutri Zinc sebagai salah satu sumber pangan dengan kandungan gizi zinc 6 persen lebih tinggi daripada varietas padi Ciherang.

    “Semoga penanaman padi biofortifikasi Inpari IR Nutri Zinc ini bisa diperluas. Sehingga masyarakat dimanapun bisa menikmati hasil Inpari IR Nutri Zinc ini,” ujar Effendi Kamis 12 November 2020.

    Effendi berharap, pada dalam waktu dekat semua provinsi di Indonesia bisa menerapkan padi biofortifikasi Inpari IR Nutri Zinc.

    “Sehingga Inpari IR Nutri Zinc yang dapat ikut mengatasi kekurangan gizi Zn banyak terjadi di Indonesia bisa terwujud. Sehingga kesehatan masyarakatpun bisa meningkat,” jelas Effendi.

    Politis PDI Perjuangan ini menjelaskan, kunci swasembada pangan dimanapun adalah ekstensifikasi tanam dan peningkatan produktivitas panen.

    “Jika varietas tanamannya bagus akan menghasilkan hasil panen yang baik. Namun, jangan lupa faktor alam juga sangat berpengaruh dalam sektor pertanian,” pungkas anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Riau I ini.

    Pada tahun ini, Kementan telah menanam seluas 10.000 hektare (ha) yang tersebar di 9 provinsi yaitu Provinsi Riau seluas 212 ha, Lampung seluas 1.600 ha, Jawa Barat seluas 2.500 ha, Jawa Tengah seluas 2.378 ha, Kalimantan Barat seluas 960 ha, Nusa Tenggara Barat seluas 1.300 ha, Gorontalo seluas 400 ha, Maluku seluas 450 ha dan Papua seluas 200 ha.

    Pada 2021, Kementan akan memperluas penanaman padi biofortifikasi ini seluas 50.000 hektare dan meningkat terus tiap tahun hingga 200.000 ha pada tahun 2024.

    Benih varietas Inpari IR Nutri Zinc juga telah tersebar luas ke berbagai daerah di Indonesia, yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Kalimantan Barat, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Gizinya Tinggi, Effendi Sianipar: Kementan Diminta Percepat Penanaman Padi Inpari Zinc
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved