www.riaukontras.com
| TNI Akan Ambil Tindakan Tegas Bagi Perusak Kedamaian Jelang Milad GAM | | Ini Kata Dandim dan Kapolres Jelang Milad GAM | | Sambut HUT HJK ke 75 Kodim 0104 Kumpulkan 103 Kantong Darah | | Di Back Up TNI dan Tim Terbaik Polri, Kapolda Sulteng Berkantor di Poso Buru Kelompok MIT | | Jual Buku LKS di Sekolah, Lsm Gerak Minta Kepala Sekolah SDN 035 Dicopot | |
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Jum'at, 04 Desember 2020
 
Diduga SDN 182 Jual Buku LKS Melalui Koperasi Sekolah, Lsm Gerak Minta Walikota Copot Kepseknya
Editor: | Sabtu, 07-11-2020 - 13:39:15 WIB

TERKAIT:
 
  • Diduga SDN 182 Jual Buku LKS Melalui Koperasi Sekolah, Lsm Gerak Minta Walikota Copot Kepseknya
  •  

    Pekanbaru, Riaukontras.com - Jika pihak sekolah atau guru secara pribadi menjual atau menyuruh membeli buku atau Lembar Kerja Siswa (LKS) mata pelajaran maka para orang tua siswa atau siswa itu sendiri baik di tingkat SD maupun SMP harus berani menolaknya.

    Karena sudah jelas steatmen Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru melarang seluruh sekolah negeri mulai SD hingga SMP yang ada di Ibu Kota Provinsi Riau ini tidak memperjualbelikan Lembar Kerja Siswa (LKS) kepada siswa karena itu gratis dan disediakan oleh pemerintah di perpustakaan.

    "Jika ada sekolah yang menjual LKS silahkan lapor ke Disdik,, kita akan sanksi sesuai aturan yang ada," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Prndidilan Kota Pekanbaru Ismardi Ilyas di Pekanbaru.

    Hal ini terbukti praktek jual beli buku LKS di koperasi Sekolah Dasar Negeri 182 Jl. Raya Pasir Putih No.10, Simpang Tiga, Kec. Bukit Raya, Kota Pekanbaru.

    Menurut keterangan informasi orang tua wali murid pihaknya membeli buku LKS diarahkan pada koperasi Sekolah Dasar 182 dengan sesuai kebutuhan nya.

    Awak media riaukontras.com mencoba konfirmasi atas informasi dari orang tua wali murid Terkait buku LKS  diperjual belikan di koperasi SDN 182 kepada kepala sekolah, Hj.Jarinis S.pd mengatakan,"akhirnya saya kena juga, berarti ada orang yang tidak suka sama saya, kami tidak ada menjual buku LKS  disekolah, tetapi buku LKS itu hanya dititip orang jadi tak apa-apa, ungkap nya

    Untuk disekolah kami beli buku dari dana BOS kita kasih ke anak minjam dari tema satu ke tema dua hingga sampai ke semester satu dan semester dua.

    Dalam hasil konfirmasi tersebut pihak sekolah SDN 182 terbukti telah melanggar Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 75/2016 tentang Komite Sekolah Pasal 12 ayat 1. Dalam permen tersebut ditegaskan, Komite Sekolah baik perseorangan maupun kolektif dilarang menjual buku pelajaran, bahan ajar, perlengkapan bahan ajar, pakaian seragam atau bahan pakaian seragam di sekolah.

    Dengan hasil temuan tersebut tim awak media riaukontras.com akan melanjutkan informasi tersebut kepada pihak Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru serta Dinas Pendidikan Provinsi Riau.

    Terkait hal diatas, wartawan ini meminta tanggapan Ketua Lsm Gerak Riau Emos Gea mengatakan, kalau pihak sekolah SDN 182 menjual buku LKS melalui koperasi sekolah itu sudah termasuk pelanggaran hukum, meminta penegak hukum yang ada di provinsi Riau agar segera memanggil paha pihak yang terlibat mulai dari kepala sekolahnya. Tegasnya

    Bukan hanya itu, kita juga meminta kepada Walikota pekanbaru agar Kepala sekolah yang masih menjual buku LKS disekolah maupun dikoperasi sekolah di copot dari jabatanya, mintanya.

    (Tim)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Diduga SDN 182 Jual Buku LKS Melalui Koperasi Sekolah, Lsm Gerak Minta Walikota Copot Kepseknya
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved