www.riaukontras.com
| Tidak Gunakan Masker, 8 Warga Bangko Pusako Dikenakan Sanksi Tertulis | | Langgar Prokes, 10 Orang di Sanksi | | Gerakan S3 (Sedekah Seribu Sehari) | | Polres Kuansing Kedepankan Tindakan Simpatik serta Himbauan Prokes dalam Operasi Zebra | | Ketua DPRD Inhil Hadiri Perayaan Maulid Nabi di Mandah | | Taruna Akpol Riau Gelar Peringati Hari Sumpah Pemuda
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 31 Oktober 2020
 
Drs. Wahyudi El.Panggabean, MH:
Profesionalisme Wartawan Diperoleh dari Belajar dan Berlatih Disiplin
Editor: Indra | Minggu, 18-10-2020 - 18:21:57 WIB

TERKAIT:
 
  • Profesionalisme Wartawan Diperoleh dari Belajar dan Berlatih Disiplin
  •  

    Pekanbaru, RIAUkontraS.com - "Profesionalisme wartawan diperoleh dari  belajar dan latihan yang kontinu serta disiplin. Skill menulis berita jurnalis, sebagai tugas utama wartawan, tidak datang seperti turunnya hujan di Bulan Oktober," kata Direktur Utama Lembaga Pendidikan Wartawan, Pekanbaru Journalist Center (PJC), Drs. Wahyudi El Panggabean, M.H.. 

    Wahyudi El Panggabean, yang juga Tokoh Pers Riau itu, mengemukan itu dihadapan 50-an wartawan dan pemimpin media ketika tampil sebagai Pembicara Utama dalam acara Seminar & Pelatihan Jurnalistik  di Gedung Wanita Provinsi Riau, Pekanbaru Sabtu (17/10).

    Seminar dan Pelatihan Jurnalistik ber- Tema: "Meningkatkan Profesionalime Wartawan" itu, diselengarakan bersempena HUT ke-5 Media On-Line, www.riaubangkit.com dengan penampilkan tiga Pembicara. 

    Dua pembicara lainnya: Uparlin Maharaja, Anggota Penguji Kompetensi Wartawan dari Lembaga Pers Doktor Soetomo (LPDS) Jakarta & Apul Sihombing, S.H.,MH (Praktisi Hukum).

    Menurut Wahyudi, Wartawan adalah satu-satunya profesi yang disebut dalam Al Qur'an. 

    "Jadi, profesi yang sangat mulya ini mesti dijaga dan dihormati dengan cara terus menerus mempelajari ilmunya," kata Penulis Buku-Buku Jurnalistik itu.

    Kode Ethik Jurnalistik, demikian Wahyudi merupakan pengawal moral sekaligus bertindak sebagai buku petunjuk dalam menjalankan profesi wartawan.

    "Dengan memahami dan menaati Kode Ethik Jurnalistik, diharapkan wartawan tidak menyalahgunakan wewenangnya sebagai pemburu berita kebenaran," kata Wahyudi.

    Namun, lanjutnya tugas mulya wartawan yang diamanahi Al Quran itu hanya bisa terlaksana jika wartawan memiliki profesionalisme.

    "Profesional, berarti ahli dan memiliki skill jurnalistik. Atas dasar keahlian itulah seorang wartawan menerima imbal jasa berupa honorarium dari institusi pers tempat dia bekerja," tegas Wahyudi.

    "Wartawan profesional adalah wartawan yang menerima gaji berupa honor yang layak dari media tempatnya mendidikasikan profesinya," ungkap Wahyudi.

    Tanpa profesionalisme, jelasnya seorang wartawan akan menjadi Wartawan Abal-Abal, Wartawan Pengemis, Wartawan Pemeras, yang senantiasa mengotori profesi mulya ini," tegas Wahyudi yang juga Hakim Ethik Dewan Kehormatan Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Pekanbaru itu.

    Untuk itu, Wahyudi meminta agar siapapun yang mengklaim dirinya sebagai wartawan harus memiliki profesionalisme.

    "Caranya: yah.., belajar ilmu jurnalistik dan terus berlatih," kata Wahyudi, tegas.

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Profesionalisme Wartawan Diperoleh dari Belajar dan Berlatih Disiplin
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved