www.riaukontras.com
| Pelantikan Komando Inti Mahatidana dan Infokom Koti Dumai Oleh Ketua MPC PP Dumai | | Pjs Bupati Rudyanto Minta Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan | | Masyarakat Tidak Gunakan Masker Diberikan Sanksi Sosial | | Peduli Ditengah Pandemi Covid19 "Karena Setiap Tetes Darah Mampu Selamatkan Nyawa.." | | Dikonfirmasi Kualitas Proyek, Rekanan Janjikan Amplop ke Wartawan | | Dugaan Praktek Pungli, PJI-Demokrasi Minta Kadisdik Non-Aktifkan Hanafi,S.Pd Dari Kepala Sekolah
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 01 November 2020
 
Bendera Sobek Berkibar di Depan Kantor Lurah Industritenayan, Setya Candra; Maaf, Itu Kelalaian Staf
Editor: | Jumat, 25-09-2020 - 16:20:53 WIB

TERKAIT:
 
  • Bendera Sobek Berkibar di Depan Kantor Lurah Industritenayan, Setya Candra; Maaf, Itu Kelalaian Staf
  •  

    PEKANBARU, RIAUKontraS.com - Pemandangan menyedihkan terlihat di halaman Kantor Kelurahan Industritenayan, Kecamatan Tenayan Raya. Tampak bendera Merah Putih dibiarkan berkibar begitu saja dengan kondisi sangat memprihatinkan. Jumat (25/09/2020).

    Bendera Merah Putih sepatutnya menjadi lambang negara Indonesia yang patut dihormati. Namun, hal ini berbanding terbalik dengan yang ada di Kantor Kelurahan Industritenayan, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru Provinsi Riau. Di Kantor tersebut tampak bendera  terkibar yang sangat memprihatinkan yang dimana ujung bendera tersebut terlihat sobek dan tidak layak di kibarkan yang di duga akibat kurangnya perhatian perawatan oleh pegawai Kantor tersebut.

    Hal ini terpantau oleh  Pimpinan Umum media Garda45.com dan Jurnalis Media RIAUKontras.com, Rabu, (23/09/2020) saat akan melakukan tugas liputan ke Kecamatan Tenayan Raya, tanpa sengaja melihat bendera merah putih berkibar ditiang bendera Kantor Kelurahan Industritenayan, Kecamatan Tenayan Raya yang berkibar dalam keadaan sobek dan tidak layak untuk digunakan atau dikibarkan.

    Sungguh miris masih ada pejabat publik di Kelurahan Industritenayan yang menyepelekan hal ini, padahal para pendahulu bangsa atau pahlawan kita mengorbankan nyawa hanya sekedar untuk mengibarkan sang saka merah putih.

    Kondisi ini sempat menjadi buah bibir warga. “Kenapa bendera merah putih yang sudah robek masih dipasang. Sungguh sangat memalukan, tidak menghormati bendera milik rakyat Indonesia,” ujar salah seorang warga.

    Salah seorang sumber yang enggan mau di muat namanya di pemberitaan ini mengatakan bahwa bendera yang berkibar dalam posisi sobek tersbut terlihat sudah beberapa bulan yang lalu, tapi ia menilai tidak ada inisiatif untuk mengganti bendera baru oleh pihak Kantor lurah tersebut.

    "Saya bertempat tinggal sini bang, terlihat sudah lama juga. kalau tidak salah sudah berbulan bulan bendera itu di biarkan begitu saja oleh staft Kantor lurah, saya tidak tahu apakah mereka sengaja membiarkanya atau seperti apa bang,"Sebut sumber

    "Kita sebagai anak bangsa, lanjut sumber, sangat menyesali kejadian ini. Bendera merah putih adalah lambang bendera negara. Pahlawan kita banyak yang gugur demi meraih kemerdekaan bang. Harusnya kita menghargai jasa jasa para pahlawan kita,"Ujar sumber yang selalu minta namanya di privasikan di pemberitaan ini.

    Terpisah, ketika awak media ini konfirmasi Lurah Industritenayan, Kecamatan Tenayan Raya, Setya Candra mengaku bahwa itu kelalain Stafnya dan akan segera di ganti.

    "Maaf....pak...segera kami ganti benderanya....
    "Mungkin ada kelalaian staff saya.
     "Segera kita ganti Pak.
    "Musim hujan dan angin kemarin mungkin.
    "Terimakasih sdh mengingatkan,"Jawab Konfirmasi awak media ini lewat Via Chat WhatshApp Pribadinya yang terkesan mengelak, Jumat (25/09/2020)

    Wartawan ini kembali melontarkan pertanyaan kepada Lurah, Setya,"Sudah berapa lama pak bendera itu di biarkan berkibar dalam keadaan sobek?.
    Dan apa selama ini bapak belum ketahui bahwa bendera tersebut sudah sobek dan tidak layak di gunakan..?. Hingga berita ini di publis, Lurah Industritenayan, Kecamatan Tenayan Raya, Enggan menjawab pertanyaan yang di lontrakan oleh wartawan ini.

    Diketahui bahwa Dalam UU No. 24/2009 Pasal 24 C, dijelaskan dengan tegas bahwa “Setiap orang dilarang mengibarkan Bendera Negara (Merah Putih) yang rusak, robek, luntur, kusut atau kusam. Yang melanggar dapat dipidanakan dengan pidana penjara paling lama 1 tahun dan denda paling banyak Rp100.000.000

    Jurnalis : KEND' ZAI

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Bendera Sobek Berkibar di Depan Kantor Lurah Industritenayan, Setya Candra; Maaf, Itu Kelalaian Staf
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved