www.riaukontras.com
| Ketua DPRD Inhil Hadiri Perayaan Maulid Nabi di Mandah | | Taruna Akpol Riau Gelar Peringati Hari Sumpah Pemuda | | AMPG Riau Berkesempatan Membagikan Ratusan Paket Sembako Pada Warga | | Kapolresta Kembali Kunjungi Pusat Perbelanjaan Mall dan Plaza di Kota Pekanbaru | | Ngabalin Dukung IPJI Manfaatkan Uang Negara | | Dalam Sidang Online, KPK Sebut Bupati Bengkalis Nonaktif dan Istri Terima Uang Puluhan Miliar
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Jum'at, 30 Oktober 2020
 
Tim Pemburu Teking Covid-19 Operasi Yustisi Masih Menemukan Masyarakat Yang Tidak Disiplin
Editor: Indra | Jumat, 25-09-2020 - 12:48:54 WIB

TERKAIT:
 
  • Tim Pemburu Teking Covid-19 Operasi Yustisi Masih Menemukan Masyarakat Yang Tidak Disiplin
  •  

    Pekanbaru, RIAUkontraS.com - Masih adanya masyarakat yang tidak disiplin dan tidak  menggunakan masker saat operasi yustisi Polresta dilaksanakan secara gabungan di Jalan Tuanku Tambusai Kota Pekanbaru, Jum'at (25/9/2020).

    Petugas yang tergabung dalam Tim Pemburu Teking Civid-19 Operasi Yustisi Polresta Pekanbaru yang dilaksanakan hari Kamis tanggal 24 September 2020 pukul 10.00 wib di jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru, tim ini dipimpin Iptu Emir MB, Iptu Indra Bakti, Iptu Ade Juli Elvira  dan Ipda Jon Hendri  dan personel gabungan TNI-Polri, Satpol PP, Dishub, BPBD, Satgas pasar dan personel Polsek setempat.

    Tim Pemburu Teking Covid-19 tersebut memburu masyarakat yang masih  tidak patuh atau tidak menerapkan protokol kesehatan Covid-19, Ini merupakan upaya untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam penggunaan masker dan mematuhi protokol kesehatan, sebelumnya sudah laksanakan dalam bentuk operasi yustisi, kemudian saat ini ditingkatkan menjadi operasi untuk memburu teking Covid-19, bertujuan agar semua lapisan masyarakat lebih disiplin lagi  dan patuh terhadap protokol kesehatan Covid-19.

    Bagi masyarakat yang masih melanggar protokol kesehatan Covid-19 saat tim pemburu teking covid-19 melaksanakan kegiatan operasi yustisi akan diberikan sanksi seperti sanksi administratif dan sanksi yang sudah diatur oleh peraturan Walikota dan aturan Gubernur Riau, sedangkan sanksi yang telah diberikan kepada 13 (tiga belas) masyarakat pelanggar hari Kamis kemarin, berupa membuat pernyataan dan kerja sosial (menyapu jalan) kemudian diberikan masker bagi yang tidak ada masker . (humas polresta)

    Sumber : Subbaghumas Polresta Pekanbaru

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Tim Pemburu Teking Covid-19 Operasi Yustisi Masih Menemukan Masyarakat Yang Tidak Disiplin
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved