www.riaukontras.com
| Polisi Sergap Empat Penyalahguna Narkotika Jenis Pil Ekstasi di Pakiran Hiburan Malam | | Polsek Lima Puluh Tangkap 3 Kurir dan 1 Bandar Narkotika Pil Ekstasi dari Tempat Hiburan Malam | | DPRD Kota Tanjungpinang Sahkan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2020 | | 7 Hari Jelang Pencoblosan, Bawaslu dan Polisi se Riau akan Patroli Money Politik | | Pandemi Covid-19, Polsek Bangko Bagi-bagi Nasi Kotak ke Masyarakat | | Sat Resrkim Polres Inhil, Sedang Mendalami Dugaan Penyimpangan Dana Hibah Koni
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 01 Desember 2020
 
Laporanya Resmi di Terima, Repdem Minta Kasus Ibrahim Ali Segera di Proses Hukum
Editor: | Selasa, 15-09-2020 - 17:33:47 WIB

TERKAIT:
 
  • Laporanya Resmi di Terima, Repdem Minta Kasus Ibrahim Ali Segera di Proses Hukum
  •  

    PEKANBARU, RIAUKontraS.com - Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Organisasi sayap PDI Perjuangan, resmi memasukan laporan ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau, di Jalan Gajah Mada Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Selasa, (15/09/2020).

    Laporan tersebut terkait perkara ujaran kebencian yang diduga disampaikan oleh Ibrahim Ali, mantan Wakil Bupati Kabupaten Kampar, Provinsi Riau didalam grup Whatsapp bernama "Majelis Rakyat Riau".

    Laporan diterima langsung oleh Kasubdit V Ditreskrimsus Polda Riau, Kompol Darul Qotni di ruangannya. Laporan Repdem itu diwakili oleh Boyke Hutasoit, Wakil Ketua DPD Repdem Riau, dan Neldi Saputra, Ketua DPC Repdem Kota Pekanbaru.

    "Alhamdulillah laporan kita diterima dengan baik oleh Kasubdit V Ditreskrimsus Polda Riau, bapak Kompol Darul diruangannya, dan kita berharap agar laporan ini segera diproses hukum, untuk dimintai pertanggungjawabanya " kata Neldi Saputra, didampingi seluruh kader Repdem usai memasukan laporannya, Selasa siang (15/9).

    Repdem kata Neldi, akan mengawal laporan kasus Ibrahim Ali ini sampai tuntas. Repdem juga tambah Neldi terus berkoordinasi dengan induk organisasinya DPD PDI Perjuangan Provinsi Riau. Selain itu juga kepada kader DPP PDI Perjuangan, Arteria Dahlan yang juga Komisi IIIDPR RI.

    "Perbuatan Ibrahim Ali, menurut kajian hukum kami jelas-jelas telah melanggar undang-undang ITE Pasal 27 dengan ancaman 4 tahun penjara, " tegas Neldi.

    Untuk itu, kata Neldi, Repdem berharap agar kasus Ibrahim Ali ini diproses hukum segera. Kasus Ibrahim Ali ini juga terang Neldi harus menjadi pelajaran kepada semua, untuk bijak dalam menggunakan media sosial.

    Repdem sendiri kata Neldi, menyayangkan perbuatan Ibrahim Ali itu, karena lanjutnya mantan Bupati Kampar tersebut semestinya jadi tauladan masyarakat lantaran bekas pejabat daerah. "Tapi justru membuat kata-kata yang tak pantas di ruang publik " tegas Neldi.
     
    Sebagaimana data yang diterima dalam tangkapan layar grup Majelis Rakyat Riau (MRR), Ibrahim Ali menanggapi berita klarifikasi bantahan Arteria Dahlan, dikirim oleh anggota grup tersebut.
     
    Tampak Ibrahim melayangkan kata-kata kotor dalam grup tersebut.  "Kakek pendiri PKI cucu jadi anjing PKI," demikian bunyi pesan yang dikirimkan oleh Ibrahim Ali dengan nomor ponsel 0812-70-****.

    Jurnalis : KEND ZAI


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Laporanya Resmi di Terima, Repdem Minta Kasus Ibrahim Ali Segera di Proses Hukum
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved