www.riaukontras.com
| Polsek Dumai Timur Jajaran Polres Dumai berhasil mengamankan 2 (dua) Pemuda Pelaku Tindak Pidana Pen | | Jual Elpiji Bersubsi Tidak Pada Tempatnya, Pangkalan Pak IDIL di Sanksi | | Saksikan..!!, Turnamen Gabungan Futsal Ono Niha Pekanbaru Berlangsung Pada Malam Hari Ini | | Tingginya Curah Hujan, Sebagian Aceh Dikepung Banjir | | Satgas Anti Begal Polres Inhil, Menggelar Pengamanan Di Jalur Perlintasan Pesepeda | | DPRD Kota Tanjungpinang Paripurna Terkait Penandatanganan Nota Kesepakatan APBD TA-2021
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 05 Desember 2020
 
Di Duga Pelaku Perampasan Kendaraan Keliaran Bebas, Korban Mohon Kapoda Riau Tinjau Kinerja Anggotan
Editor: | Sabtu, 12-09-2020 - 13:46:47 WIB

TERKAIT:
 
  • Di Duga Pelaku Perampasan Kendaraan Keliaran Bebas, Korban Mohon Kapoda Riau Tinjau Kinerja Anggotan
  •  

    Pekanbaru-Media Tim,
    RIAUkontras.com - Sejak tanggal 9 Juni melaporkan kepada kepolisian (Polda Riau) atas perampasan  kendaraannya di ditengah jalan oleh empat orang yang di duga kuat sebagai  debt kolektor leasing MPM di kota Pekanbaru belum juga ada titik terang. Korban perampasan (Zl) meminta  ketegasan hukum yang jelas dari kepolisian khususnya Polda Riau yang menangani kasus ini. Pekanbaru-Media Tim
    -
    Bahkan korban yang berinisial (Z) memohon kepada Kapolda Riau tinjau kerja anggotanya dalam hal ini pihak penyidik yang menangani kasusnya tersebut.
    Hal ini disampaikan korban kepada salah satu pimpinan lembaga sosial kontrol sekaligus salah satu pimpinan relawan pendamping  program Jokowi dari SOLMET, juga pimpinan salah satu  media Nasional Technologi Cyber Group Sabtu,12  September 2020 di Pekanbaru Riau.
    -
    Korban (Z)  menyampaikan kekecewaannya atas laporannya tersebut karena hingga saat ini masih statusnya ngambang dan masih dalam tahap yang pengembangan yang sangat sangat tidak relevan, kita bisa lihat dari SP2HP dari Subdit III yang menangani kasus yang saya alami ini masih berputar putar. Padahal saksi yang dari pihak saya sebagai pihak korban jelas memberikan keterangan. Dan kendaraan saya yang di rampas jelas di bawa dan di simpan di   gudang MPM beberapa menit pasca kejadian perampasan, tuturnya(red)
    -
    Saya meminta bapak  Kapolda Riau Irjen. Pol. Agung Setya Imam Effendi, S.H., S.I.K., M.Si. untuk melirik ke kinerja anggota yang menangani kasus yang saya alami atas  perampasan kendaraan saya sudah 3 bulan, dan jelas kendaraan milik saya tersebut ada di gudang MPM sesaat setelah perampasan. 
    -
    Saya yakin bapak Kapolda dan pak Kapolri berani menegakkan keadilan, dan saya optimis bahwa Polisi pasti berpihak kepada orang lemah dalam menegakkan keadilan.  Banyak kasus kecil dan lainnya yang justru langsung pelakunya di tangkap, tetapi pelaku perampas kendaraan saya keliaran hirup udara segar dan masih keliaran bebas, termasuk leasing MPM yang di duga kuat berperan sebagai dalang perampasan kendaraan milik saya dan transportasi kehidupan keluarga saya tersebut. Ada kekuatan apa di balik leasing dan debt kolektor? "tuturnya heran"
    -
    Perusahaan leasing MPM justru nyaman nyaman saja, ada apa dengan keadilan yang selalu memberikan alasan yang tidak pasti bagi orang yang lemah dan tidak berdaya seperti saya?
    mohon pak Kapolda Irjen. Pol. Agung Setya Imam Effendi, S.H., S.I.K., M.Si dan seluruh penegak hukum di Negeri ini bisa membuka mata,  perasaan atas hak dan kepentingan orang yang tertindas seperti saya. kendaraan saya tersebut satu satunya untuk menafkahi keluarga saya agar tidak kelaparan dan tidak melakukan hal yang melanggar hukum, "tambahnya kecewa"
    -
    Berdasarkan penuturan korban tersebut kepada pimpinan lembaga sosial kontrol dan media group serta relawan Solmet sebagai bagian pendamping program Jokowi yang akrab disapa Rudy Andika tersebut mencoba mengkonfirmasi hal ini kepada Unit 3 Krimum Polda Riau melalui salah satu  penyidik Brigadir Y.Simamora beberapa waktu lalu tentang perkembangan kasus tersebut sebenarnya? bahwa :menurut penyidik kasus tersebut masih dalam proses, dan kita selalu mengirimkan SP2HP kepada korban melalui pengacaranya. 
    -
    Namun ketika di tanya tentang tersangka dalam kasus tersebut penyidik (red) menyampaikan belum di tetapkan dalam kasus tersebut karena masih tahap pengembangan, penyelidikan, pemanggilan saksi dan menunggu gelar perkara. Dan itu juga banyak hal proses  yang harus di jalankan karena dari penyidik, k anit,kasat,Remin,dll baru kembali ke kami, "tuturnya"
    -
    Ketika di tanya kapan kira kira kasus ini bisa di ungkap? penyidik (red) tidak bisa memberikan kepastian karena alasan yang dimaksud, sehingga Rudy Andika sebagai bagian mitra kerja kepolisian, peran sosial kontrol, pendampingan program kerja Pemerintah, dan Pimpinan salah satu sarana informasi dan komunikasi media hanya menyampaikan pesan, saran, apresiasi serta masukan kepada kepolisian, terutama yang menangani kasus ini. Agar bertindak profesional, prioritas SOP dan tidak membedakan warna dalam penanganan hukum, serta benar benar menjadi penegak hukum yang berkeadilan, mengedepankan kepentingan pihak yang benar dan berani bertindak terhadap kekuatan apapun yang tidak sesuai prosedur dan tatanan hukum yang berlaku.
    -
    Rudy Andika juga memastikan bahwa keberadaan lembaga sosial kontrol, pendamping, termasuk keberadaan media yang di pimpinnya adalah mitra kerja kepolisian, dan tidak berlawanan arah tujuan, termasuk kesiapan dalam kerjasama dalam konteks peran legalnya yang telah diberikan oleh Negara.
    -
     Bahkan tidak salah bila kami menyarankan agar bersama sama menjaga citra Kepolisian agar semakin baik dan dipercaya oleh masyarakat sebagai pengayom, pelindung dan pelayanan baik terhadap masyarakat,  terlebih dalam keamanan, ketertiban masyarakat Indonesia (KAMTIBMAS) "tutupnya"(Rls/media-tim)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Di Duga Pelaku Perampasan Kendaraan Keliaran Bebas, Korban Mohon Kapoda Riau Tinjau Kinerja Anggotan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved