www.riaukontras.com
| Ketua Komisi II Apresiasi Respon Pj. Bupati Terkait Aset Daerah Bengkalis | | Kelahiran Buah Hati T. Rusli Ahmad, Di Doakan 560 Anak Yatim dan Kyai | | Berikut Isi 4 Ikrar Netralitas Kepala Desa dan Lurah Se-Kabupaten Bengkalis | | MPC PP Kota Pekanbaru : Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Mari Maknai Sejarahnya | | Dewan Pers Indonesia Kecam Tindakan "Kekerasan" Personil Polres Alor Terhadap Wartawan | | Bekas Galian IPAL di Beberapa Titik Kota Pekanbaru Merusak Jalan
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Jum'at, 02 Oktober 2020
 
Diduga Pengacara Amril Perintahkan Copot Karangan Bunga Dukung KPK di PN Pekanbaru
Editor: Indra | Kamis, 27-08-2020 - 14:30:59 WIB

TERKAIT:
 
  • Diduga Pengacara Amril Perintahkan Copot Karangan Bunga Dukung KPK di PN Pekanbaru
  •  

    Pekanbaru, RIAUkontras.com - Papan bunga berisi dukungan kepada jaksa KPK untuk mengusut dugaan gratifikasi di PN Pekanbaru akhirnya diangkat oleh pemiliknya setelah seseorang bernama Fatar memerintahkannya.


    " Fatar ini mengaku orang PN (Pengadilan Negeri) meminta pemilik bunga untuk mengangkat kembali papan bunga yang kami sewa," kata koordinator Forum Mahasiswa Anti Korupsi (Formak) Riau, Arizal Kamis (27/8/20).


    Karena mengaku orang PN lanjut Arizal akhirnya pemilik karangan bunga bertuliskan' Mendukung KPK usut tuntas dugaan gratifikasi Bengkalis yang diduga melibatkan Kasmarni dan dua pemilik PKS. Arizal Forum Mahasiswa Anti Korupsi Riau' mengikuti keinginan sipenelpon.


    Namun setelah ditelusuri di PN Pekanbaru ternyata tidak ada nama Fatar baik sebagai karyawan maupun PNS di lembaga peradilan tersebut, malah diduga pria yang bernama Fatar adalah salah satu pengacara terdakwa Tipikor Amril Mukminin.


    Arizal menjelaskan pemberian papan bunga ini bentuk dukungan dan suport Formak terhadap kinerja KPK dalam hal gratifikasi Bengkalis yang diduga melibatkan istri Bupati non aktif Bengkalis Amril Mukminin, Kasmarni dan dua pengusaha kelapa sawit."


    "Kemarin sempat terjadi pembelaan di beberapa media oleh pengacara istri Bupati non aktif Bengkalis terhadap dakwaan KPK tersebut, makanya kita perlu suport KPK agar mengusut permasalahan ini hingga tuntas sampai ke akar-akarnya," kata Arizal.


    Namun lanjut Arizal ironisnya ada pihak yang kepanasan sehingga pihak tersebut menghubungi pengusaha karangan bunga agar menarik kembali karangan bunga tersebut dengan alasan bahasa di papan bunga provokatif.


    "Mirisnya menurut pengusaha karangan bunga oknum yang menghubunginya mengatas namakan pengadilan,  tentunya ini yang menjadi pertanyaan kami dari Formak, apakah mendukung kinerja KPK itu adalah sebuah bentuk provokatif dan apakah oknum yang mengatas namakan pengadilan tersebut tidak mengetahui bahwa pengadilan itu adalah lemabaga publik ?.  Publik berhak menyampaikan pendapat dalam bentuk lisan maupun tulisan sebagai mana yang telah dijelaskan dalam pasal 28 e ayat 3 UUD 1945.


    Yang menjadi pertanyaan Formak apakah oknum yang melarang itu  adalah benar  dari pengadilan atau hanya oknum  yang mengatas namakan pengadilan?


    "Tentunya pengadilan harus mengusut ini dengan tuntas jangan sampai citra pengadilan menjadi rusak akibat ulah oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab karena melarang masyarakat menyampaikan aspirasi dalam bentuk tulisan di lembaga publik dan seperti di pengadilan ini, dan jika benar kami tidak boleh menyampaikan aspirasi dalam bentuk tulisan tentunya kami kedepanya akan siap memberikan dukungan moral kepada KPK dalam bentuk aksi solidaritas," tutupnya.


    Fatar dimintai konfirmasi melalui pesan Whattshap hingga berita ini dimuat, tidak ada tanggapan.


    Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, Takdir Suhan memberikan apresiasi atas ucapan karangan bunga yang disampaikan mahasiswa,


    " Terimakasih atas dukungannya, ini menjadi penyemangat kami untuk menuntaskan kasus ini," kata Takdir.


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Diduga Pengacara Amril Perintahkan Copot Karangan Bunga Dukung KPK di PN Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    6 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved