www.riaukontras.com
| Rayakan HUT-TNI ke 75 Babinsa Kodim 0103 Aceh Utara Donor Darah | | Kasus Covid-19 di Inhil Meningkat, KKSS Tunda Pelaksanaan Musda | | Anggota DPRD Jadi Bandar Sabu Jaringan Bos PO Bus Pelangi | | Polsek Pekanbaru Kota, Amankan Seorang Pemuda Kabur Setelah Pemerasan | | Bawaslu Bengkalis Gelar Rapat Strategis Jelang, Pengundian Nomor Urut Paslon Cabup dan Wabup | | Bupati Alfedri Sebut Bakal Ada Kemudahan Perizinan Bagi Investor KITB
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 23 09 2020
 
FKRB Akan Gelar Aksi Menuntut Dugaan Kelebihan Bayar Proyek RSUD Duri
Editor: | Kamis, 20-08-2020 - 10:22:03 WIB

TERKAIT:
 
  • FKRB Akan Gelar Aksi Menuntut Dugaan Kelebihan Bayar Proyek RSUD Duri
  •  

    Pekanbaru, RIAUkontras.com - Forum Komunikasi Riau Bersatu (FKRB), Melihat adanya Dugaan kelebihan pembayaran pada kegiatan Proyek pembangunan kamar operasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, Pada tahun 2016 yang menelan anggaran sebesar Rp11.606.296.000 mendapat sorotan. Pasalnya proyek itu diduga merugikan keuangan daerah sebesar Rp1,1 Miliar. Ditengarai ada dugaan kelebihan bayar yang dilakukan RSUD Duri sebesar Rp1,1 miliar ke rekanan PT. Sinar Baru Mitra Jaya yang melaksanakan proyek itu.



    Devi Aditya selaku koordinator Lapangan FKRB menyampaikan bahwa pihaknya melihat adanya dugaan kelebihan pembayaran pada kegiatan proyek ini, semua pihak atau oknum - oknum yang diduga terlibat, Secepatnya di periksa oleh penegak hukum, karena telah merugikan keuangan daerah Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.



    Kelebihan bayar proyek pembangunan kamar operasi RSUD Duri kec. Bengkalis tersebut, baru Rp.200 juta yang dikembalikan ke kas daerah Bengkalis tanggal 05 Juni 2018. Sedangkan sisanya Rp 891.216.200,00 diduga belum dikembalikan sejauh ini, "terang Devi Aditya kepada awak media Rabu (19/8/20).



    Forum Komunikasi Riau Bersatu (FKRB) yang dikomandoi oleh Devi Aditya menjelaskan bahwa pihaknya Akan Turun Aksi Pada tanggal 26 Agustus 2020. Di kejaksaan Tinggi Riau," ujarnya.



    Kami ingin aparat penegak hukum khususnya Kejaksaan Tinggi Riau Untuk Segera Mengusut Tuntas Terkait Dugaan Kelebihan Pembayaran Pada Kegiatan Pekerjaaan Pembangunan Kamar Operasi RSUD Duri, Apakah Benar Sudah Di Setorkan Ke Kas Daerah Secara Keseluruhan atau Hanya Senilai Rp.200 Juta Rupiah Pada Tanggal 5 Juni 2018 Itu Saja Yang Baru Di Setorkan? ,"pungkas Koordinator Umum FKRB Shagala Bimma Taryadi.



    Menurut Bima, bukan dugaan permasalahan kelebihan pembayaran pada proyek pembangunan kamar operasi itu saja. pihak ketua Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa Pemerintah Kabupaten Bengkalis beserta Kelompok Kerja (Pokja)  yang saat itu  melelang harus diperiksa Juga, karena diduga terjadi pengaturan dan persaingan usaha tidak sehat,"ucapnya.



    Di tempat terpisah, Ersan Saputra selaku Direktur RSUD Duri saat itu, di Konfirmasi via Whatsapp tidak menjawab sama sekali, dan di datangi ke kantor Belum bisa dijumpai, sudah berulangkali datang kekantor dengan alasan rapat dan bapak belum bisa dijumpai karena sibuk.(Indra)


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • FKRB Akan Gelar Aksi Menuntut Dugaan Kelebihan Bayar Proyek RSUD Duri
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    6 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved