www.riaukontras.com
| Sekda Arfan Harapkan Perekonomian akan Terus Berkembang | | Pengabdian Babinsa di Desa Binaan | | HUT TNI, Rehab RTLH Fatimah Hampir Rampung | | Presiden Jokowi Resmikan Tol Pekanbaru-Dumai Sepanjang 131,5 Km | | Pasca Penandatanganan Kuasa, Tim Segera Laporkan Mely | | DPRD Kepri Melaksanakan Paripurna HUT Ke -18 provinsi Kepri
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 26 09 2020
 
Aktifis Hukum Minta Kejati Ungkap Korupsi Humas DPRD Riau
Editor: Made Waruwu | Senin, 17-08-2020 - 14:38:26 WIB

TERKAIT:
 
  • Aktifis Hukum Minta Kejati Ungkap Korupsi Humas DPRD Riau
  •  

    PEKANU, RIAUKontraS.com - Kasus korupsi dana humas DPRD Riau yang sedang di usut oleh kejati Riau mendapat tanggapan dari masyarakat Riau.

    Sebagaimana di beritakan oleh beberapa media online bahwa Korupsi dana media DPRD Riau 2017-2019  sedang dalam penyelidikan oleh team aspidsus kejaksaan tinggi Riau.

    Aspidsus Hilman Azazi kepada media mengatakan bahwa sudah memeriksa pejabat di kehumasan DPRD Riau dan juga media-media yang diduga bekerjasama melakukan tindak pidana korupsi anggaran humas DPRD Riau. Senin 11/08/2020.

    Salah satu aktifis penggiat hukum dan korupsi, Sefianus Zai,SH direktur LBH Bela Rakyat Nusantara ( BERNAS ), berharap kasus ini di bongkar habis oleh penegak hukum.
    Dan meminta kejaksaan tidak ragu menaikkan kepenyidikan karena indikasi pidananya sudah nyata.

    " Kami dari LBH Bernas meminta agar kejaksaan jangan ragu-ragu, tetapkan tersangka, pemilik media yang bekerja sama dengan pejabat melakukan tindak pidana korupsi juga harus di proses, agar masyarakat percaya atas kredibilitas kejaksaan," tegas Zai.

     Sefianus Zai yang merupakan pemilik media online zonariau.com ini juga meminta agar kejaksaan transparan dan mengumumkan media-media mana saja yang terindikasi melakukan kerjasama nakal dengan pejabat tersebut.


    "Sudah saat nya Kejaksaan transparan dan berani agar masyarakat yakin bahwa kejaksaan prifesional dan tidak ikut kecipratan, karena selama ini stigma ditengah-tengah masyarakat bahwa penegak hukum tidak tegas dan terkesan ragu-ragu karena ada sesuatu di balik itu," ucap nya.

    Kita selaku masyarakat Riau yang ingin tegaknya supremasi hukum mendukung Kejaksaan Ungkap tuntas kasus ini.

    " Kami juga selaku pemilik media ternyata selama ini di kibulin, katanya tidak ada anggaran, eh ternyata seperti itu kelakuan mereka," pungkas Zai yang merupakan Ketua DPD Lembaga Anti Narkotika Riau ini mengakhiri. ( team)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Aktifis Hukum Minta Kejati Ungkap Korupsi Humas DPRD Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    6 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved