www.riaukontras.com
| Tim Current Audit Itdam IM Lakukan Pengawasan dan Pemeriksaan di Kodim Aceh Utara | | TNI-POLRI Bagikan Masker Untuk Jemaah Jum'at di Aceh Timur | | Brimob Aramiyah Semprot Masjid Taqwa Matang Seulimeng | | Bupati Nias Selatan dan Camat Semambawa salurkan bantuan Sosial Berupa Sembako | | Bantuan kepada Masyarakat Terdampak Covid-19, Polsek Kerinci Kanan Peduli | | Sekretariat DPRD Bengkalis Meneriman Kunker Biro Hukum Setdaprov Riau
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Jum'at, 07 08 2020
 
Diduga Dirikan ATM Drive Thru Diatas Lahan Bersengketa, BNI Pekanbaru di Somasi
Editor: | Jumat, 17-07-2020 - 09:27:09 WIB

TERKAIT:
 
  • Diduga Dirikan ATM Drive Thru Diatas Lahan Bersengketa, BNI Pekanbaru di Somasi
  •  

    PEKANBARU, riaukontras.com - PT Bank Negara Indonesia (BNI) 46 Cabang Pekanbaru mendapat somasi dari tim  kuasa hukum salah seorang pemilik lahan di jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru.

    Somasi dilayangkan tertanggal 02 Juni 2020 bernomor : 02/Somatie/LF-YKP/VI/2020, dengan perihal Somasi/Teguran. Dikarena BNI mendirikan bangunan layanan Drive Thru diatas lahan yang sedang bersengketa.

    Tempat berdirinya Drive Thru oleh BNI 46 tersebut merupakan Lahan milik kliennya dengan dasar kepemilikan sertifkat Hak Guna Usaha (HGU) nomor 26/Tangkerang.ungkap DR Yudhi Krismen,SH.,MH yang juga merupakan Penasehat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perkumpulan Wartawan Online Independen Nusantara (PWOIN) Provinsi Riau.Diruang kerjanya, Kamis (16/07/2020)

    "Berdasarkan kronologis dan history kepemilikan, lahan itu merupakan milik klien kami. Yang sudah di pertanyakan keberadaan drive thru BNI 46 yang berada disamping hotel Royal Asnof ini. Apa dasar mereka berani mendirikan bangunan diatasnya," cetus Yudi Krismen.

    Selaku kuasa hukum pemilik lahan sesungguhnya,  sudah menjalin komunikasi dengan pihak manajemen BNI 46 cabang Pekanbaru  terkait lahan klien kami yang dipakai sebagai bangunan drive thru tersebut. " Dalam pertemuan tersebut mereka meminta waktu satu minggu untuk menyelesaikan, namun hingga sampai saat ini belum ada kejelasan sehingga pihak BNI terkesan dan/atau diduga abaikan somasi yang telah kami layangkan," papar Yudi Krismen dengan nada kecap

    Diduga tidak adanya itikad baik yang dapat ditunjukkan pihak BNI, lantaran klien kami tidak menerima uang sewa selama berdirinya drive thru tersebut, kamipun melayangkan somasi.

    Didalam somasi yang telah dilakukan, kami mendesak agar pihak BNI segera menutup pengoperasian BNI Drive Thru tersebut sebelum ada pembayaran uang sewa kepada pemilik sah lahan tersebut.

    Menurut Yudi, somasi yang dilayangkan tersebut juga sudah ditembuskan kepada Presiden RI, Gubernur Bank Indonesia, Menkeu, OJK RI, Dirut BNI 46, Bank Indonesia Pekanbaru, OJK Pekanbaru, Kepala Cabang BNI 46 Pekanbaru dan Komisi XI DPR RI.

    Dipenguhujung, Yudi Krismen Kepada awak media juga menyampaikan.Dimanana Kuasa hukum ahli waris almarhum Rohani Chalid ini juga meminta BNI menyampaikan permintaan maaf secara terbuka, membayar uang sewa lahan selama berdirinya ATM Drive Thru tersebut.

    Jika dalam waktu 7x24 jam kepada pihak BNI untuk menyelesaikan tuntutan kami, dan somasi ini tidak ditanggapi, maka kami akan menempuh langkah hukum baik pidana ataupun perdata (Team)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Diduga Dirikan ATM Drive Thru Diatas Lahan Bersengketa, BNI Pekanbaru di Somasi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    6 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    7 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved