www.riaukontras.com
| Husni Thamrin Bersedih, Salurkan Bantuan dan Doakan Keluarga Ajisman Tetap Sabar | | Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru Tetap Himbau Patuhi Protokol Kesehatan | | Kunjungan Reses di Teratak Rendah, Jalankan Protokol Kesehatan | | Masyarakat Simandolak Percaya Komperensi Bisa Perjuangkan Aspirasi Masyarakat | | Kunker Kapolres Bengkalis Ke Pembibitan Kayu Gerunggang | | Pemkab Bengkalis Salurkan BLT ODP PMI kepada 4.107 Penerima
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 08 Juli 2020
 
Musnahkan BB Kapolda Riau Mengajak Semua Elemen Membaratas Narkoba
Editor: | Rabu, 24-06-2020 - 14:49:04 WIB

TERKAIT:
 
  • Musnahkan BB Kapolda Riau Mengajak Semua Elemen Membaratas Narkoba
  •  

    Pekanbaru, RIAUkontraS.com - Letak geografis Provinsi Riau yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia serta Provinsi Aceh yang satu daratan dengan Riau merupakan salah satu ladang Ganja terbesar di Dunia telah menjadikan Riau sebagai pintu masuk, daerah tujuan penyebaran Narkoba dan juga daerah transit untuk menuju Provinsi - Provinsi lainnya yang ada di Indonesia.

    Berdasarkan hasil pengungkapan sejumlah tindak pidana atau kejahatan umum lainnya di wilayah hukum Polda Riau sejak bulan Mei 2020, diketahui ada 291 orang pelaku tindak pidana yang positif mengkonsumsi Narkoba baik itu jenis Ekstasi ataupun Shabu, hal ini dikatahui karena setiap pelaku Kriminal yg ditangkap dan dilakukan pemeriksaan urine, ternyata lebih dari 90% para pelaku kejahatan tsb, positif mengandung amphetamin/mengkomsumsi narkoba.

    Disisi lain, kesadaran masyarakat yang peduli terhadap masalah Narkoba di Riau semakin meningkat, kepedulian tersebut di tunjukkan dengan cara memberikan informasi kepada pihak Kepolisian tentang adanya penyalahgunaan Narkoba di lingkungan tempat tinggal dan tempat kerja.

    Alhasil berkat bantuan dan partisipasi masyarakat sehingga Direktorat Reserse Narkoba bersama jajarannya di satuan kewilayahan, berhasil mengungkap berbagai kasus besar pada beberapa waktu terahir ini.

    Sebagaimana yang digelar ini ada sejumlah Narkoba tangkapan dari Polda Riau yang akan di musnahkan, secara rinci sebagai berikut :
    - Shabu 35,46 Kg
    - Ekstasi 585 butir
    - Ekstasi bentuk serbuk 2385,5 gram
    - Ganja 87,6 Kg

    Dengan berhasilnya jajaran Polda Riau menangkap dan menyita Narkoba di atas, artinya Polri bisa menyelamatkan para pengguna Narkoba berkisar 271.000 orang.

    Kapolda Riu Irjen Pol Agung Setia Imam Efendi SH SIK MSI menyampaikan, Pemusnahan ini dilaksanakan setelah beberapa penangkapan yang kita lakukan.
    Berharap pemusnahan ini agar diketahui seluruh masyarakat riau,"terangnya.

    Seluruh elemen harus bekerja sama untuk memusnahkan narkotika Narkoba sudah menjadi biang penyebab utama kejahatan.
    Tes urine kepada setiap pelaku kejahatan, 98% pelaku positif, menggunakan narkoba, "jelas Kapolda.

    Tambahnya, Saya ingin gelorakan pemberantasan narkoba saat ini adalah tugas kita bersama. Saya mengajak lembaga LAM Riau bersama sama memberantas narkoba. Mari kita bekerja sama untuk memberantas narkoba untuk kemajuan riau. "Mari kita bergandeng tangan untuk memberantas narkoba".

    Wakil Gubernur Riau Brigjen TNI Purn Edy Natar Nasution mengatakan, Terimakasih dan apresiasi kepada Polda Riau, yang begitu gigih memberantas narkoba yang ada di Provinsi Riau
    Perkembangan narkoba tentunya memprihatinkan kita semua.

    Tanggung jawab narkoba bukan hanya polri saja, ini tanggung jawab seluruh elemen Pemprov juga melakuakan upaya, sudah 2000 pegawai kita lakukan cek urine. Kita harapkan riau kedepannya bersih dari narkoba,"ucap Wagubri.

    Terpisah, Sambutan Ketua MKA LAM Riau Datuk H Al Azhar, Kami menyambut baik terselenggaranya pemusnahan barang bukti Narkoba ini di halaman kantor lam. Kita semua ingin terlibat langsung dalam pemberantsan narkoba di bumi melayu ini.

    Kami berterimakaih kepada kapolda riau dan jajaran atas kerja keras nya untuk memberantas narkoba yang ada di bumi melayu ini. Dengan pemusnahan ini semoga generasi bangsa terselamatkan dari bahanya narkoba, "kata Datuk H Al Azhar.

    Para TSK dijerat dengan
    Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) UU RI NO 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan Ancaman Hukuman mati atau penjara paling singkat 5 (lima) tahun, paling lama 20 (dua puluh) tahun.

    Jumlah TSK Narkoba sejak bulan Mei 2020 saja ada 291 org :
     Laki-laki 277orang
    Perempuan 14 orang


    Editor : Indra
    Sumber :Bidhumas Polda Riau.

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Musnahkan BB Kapolda Riau Mengajak Semua Elemen Membaratas Narkoba
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    7 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    8 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    9 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
    10 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved