www.riaukontras.com
| Kuasa Hukum Nasabah Bank Bukopin Pertanyakan Kepastian Pencairan Dana | | BOB PT BSP Pertamina Hulu Salurkan 100 Paket Sembako Kepada Pemkab Siak untuk Warga Terdampak Covid- | | Masa Pandemi Covid-19, Babinsa Koramil 03 Siak Imbau Warga Gunakan Masker | | Kabar Gembira, 6 Pasien Positif Covid-19 Inhil Sembuh | | Beri Bantuan Perlengkapan Bagi MPA, Bupati Inhil Apresiasi 2 Grup Perusahaan | | Plh Bupati Bengkalis Pastikan Kesiapan Perpustakaan Encik Nurlela Desa Balai Pungut
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 04 Juli 2020
 
Label Keluarga Miskin Dinilai Aksi Kamisan Pekanbaru: Tindakan Kemanusiaan yang Tak Manusiawi
Editor: | Sabtu, 09-05-2020 - 08:54:15 WIB

TERKAIT:
 
  • Label Keluarga Miskin Dinilai Aksi Kamisan Pekanbaru: Tindakan Kemanusiaan yang Tak Manusiawi
  •  

    PEKANBARU, RIAUKontraS.com - Untuk membantu masyarakat Pekanbaru yang tidak mampu dan terdampak outbreak covid-19 Pemerintah Kota Pekanbaru melakukan bagi-bagi sembako.

    Namun disayangkan yang dilakukan sangasangat tidak elegan  Karena semua rumah warga yang dibantu dilabeli dengan cap "Keluarga Miskin Penerima Bantuan"

    Pernyataan ini disampaikan Cici Rifmayanti salah seorang Founder Aksi Kamisan Pekanbaru kepada wartawan Jumat (8/5/2020).

    Cici sangat menyayangkan, ada  label tersebut. Cara tersebut dinikai tidak mengindahkan estetika.

    "Rumah warga yang menerima bantuan ini dilabeli dengan tulisan cat permanen, sehingga mengganggu estetika dan rasa kemanusiaan, " ujarnya.

    Bagaimana tidak, kata dia, cat itu mengotori dan mengganggu keindahan rumah yang rata-rata memang sudah tidak terlalu indah.

    Selain itu, sambungnya, label itu juga dapat melukai hati penghuninya. Bahkan juga mempermalukan penghuni yang memang sudah tidak mampu.

    "Mungkin tujuannya bagus untuk menandai bantuan, agar tepat sasaran dan menghindari bantuan ganda," ucapnya.

    Namun lanjut wanita yang akrab dipanggil Cici ini, menilai banyak cara yang efektif dengan tetap menjunjung nilai estetika dan kemanusiaan.

    "Penempelan sticker ini sangat umum dilakukan seperti sensus dan lainnya. Entah apa yang ada di kepala mereka, sehingga tidak sensitif terhadap kondisi saat ini, " jelasnya

    Cici menghimbau agar Pemko Pekanbaru mereview da (n merevisi cara vulgar dan tidak benar ini. *** ( rilis indra )

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Label Keluarga Miskin Dinilai Aksi Kamisan Pekanbaru: Tindakan Kemanusiaan yang Tak Manusiawi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    7 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    8 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    9 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
    10 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved