www.riaukontras.com
| Seorang Petani Karet Dimangsa Harimau, Beruntung Masih Selamat | | Masa Pandemi, Komoditas Pangan Indonesia Melejit di Pasar Mesir | | KPK Segera Menyidangkan Tersangka Alih Fungsi Hutan Eks Legal Manager Duta Palma Group | | Bupati Pelalawan Serahkan Bantuan Langsung Tunai Kepada Warga di Kecamatan Pangkalan Kuras | | Apresiasi Kapolda Riau dalam Penanganan Perkara Pencurian Tiga Tandan Sawit | | Ahli Hukum Pidana: Dimana Keadilan & Hati Nurani Mu
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Kamis, 04 Juni 2020
 
Ketua DPRD Riau Sayangkan Dumai, Bengkalis, dan Meranti Tak Terapkan PSBB
Editor: | Jumat, 01-05-2020 - 00:26:15 WIB

TERKAIT:
 
  • Ketua DPRD Riau Sayangkan Dumai, Bengkalis, dan Meranti Tak Terapkan PSBB
  •  

    PEKANBARU RIAUKontraS.com - Ketua DPRD RiauH Indra Gunawan Eet Phd menyayangkan kabupaten/kota yang belum menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Padahal, untuk mempercepat pemutusan laju pandemi Covid-19, daerah harus kompak menutup wilayah masing-masing. Terutama daerah pintu masuk provinsi. seperti Kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti dan Kota Dumai.

    "Kami sangat sayangkan. Karena daerah pintu masuk sangat rentan. Saya dapat informasi tidak sedikit yang masuk dari Malaysia ke tiga daerah pintu masuk tersebut," sebut Eet kepada Riaupos.co, Kamis (30/4/2020).

    Ia mencontohkan, penghentian pandemi ini ibarat orang mendorong mobil yang mogok. Apabila hanya satu orang secara bergantian mendorong, maka akan cepat kelelahan. Berbeda bila lima orang langsung ikut mendorong. Maka mobil yang mogok bisa cepat hidup kembali.

    "Begitu juga dengan pandemi ini. Harus semua daerah, terutama daerah penyangga," sambung Politisi Golkar itu.

    Maka dari itu, dirinya meminta agar daerah yang dinilai rawan untuk serius menanggulangi pandemi ini. Bila perlu, daerah mengerahkan seluruh kekuatan termasuk anggaran, sesuai dengan surat keputusan bersama (SKB) dua menteri. Ia khawatir bila dibiarkan berlarut-larut, maka laju penyebaran Covid-19 akan semakin sulit diatasi. Kepada kepala daerah, dia mengingatkan untuk tidak menganggap remeh virus asal Wuhan tersebut.

    Terakhir, Eet tetap meminta seluruh kabupaten/kota di Riau untuk segera menyiapkan data. Baik data masyarakat terdampak, kurang mampu, rentan miskin dan data lain yang di anggap perlu. Termasuk juga kekuatan APBD daerah untuk pelaksanaan PSBB. Sehingga ketika satu kabupaten/kota akan menerapkan PSBB, seluruh data yang di perlukan sudah ada sebelum pelaksanaan.

    Sumber: riaupos.co



    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Ketua DPRD Riau Sayangkan Dumai, Bengkalis, dan Meranti Tak Terapkan PSBB
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    7 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    8 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
    9 Hanya Karna Rupiah, Kepala Sekolah SMK 3 Lahewa Larang Siswi Ikut Ujian
    10 Polemik Pembangunan Jalan TOL di Riau Menggurita, Dana APBN Diduga Menjadi Dana Talangan
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved