www.riaukontras.com
| Dumai Masyarakat dan Pemuda Tanjung Penyebal Besok Menolak Mobil PT Surya Dumai Ambil Air | | KNPI Protes PT Surya Dumai Ambil Air Dari Lingkungan Parit Masyarakat Penulis E,Marpaung, | | Apul Sihombing, SH, MH Resmi Ambil Formulir Pendaftaran Calon Dari Partai PDIP | | Babinsa Pulau Burung Laksanakan Pendampingan KB-Kes di UPT Puskesmas Kecamatan Pulau Burung | | Kejuaraan Tinju Amatir Piala Pangdam IM CUP II Memasuki Session Kedua 13 Tim Bertanding | | Sertijab Pangdam XVII Cenderawasih, Dua Kodam di Papua Dipimpin Putra Daerah
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Kamis, 19 09 2019
 
Gubri Beri Penghargaan Kepada Desa Wisata Terbaik di Riau
Editor: | Sabtu, 17-08-2019 - 20:30:18 WIB

TERKAIT:
 
  • Gubri Beri Penghargaan Kepada Desa Wisata Terbaik di Riau
  •  

    PEKANBARU, RIAUKontraS.com - Dinas Pariwisata (Dispar) Riau merilis 3 desa wisata terbaik Bumi Lancang Kuning, yaitu Desa Aliantan Rohul, Desa Koto Mesjid Kampar, dan Kampung Buatan Lestari Kabupaten Siak. Penilaiannya melibatkan 3 orang dewan juri yakni, akademisi, praktisi pariwisata dan unsur pemerintah.

    Adapun metode yang digunakan dewan juri ketika melakukan penilaian, diantaranya, administrasi, tata kelola, jejaring serta pola promosinya. Setelah melakukan serangkaian penilaian, juara pertama diraih Desa Aliantan. Juara terbaik 2 Desa Koto Mesjid, dan juara terbaik 3 Kampung Buatan Lestari Kabupaten Siak. "Iya betul, kami telah melaksanakan lomba desa wisata. Diikuti 12 desa dari 12 kabupaten/kota di Riau," kata Kepala Dinas Pariwisata Riau, Fahmi Usman.

    Ia mengatakan pada pekan lalu, Gubernur Riau Syamsuar telah memberikan penghargaan berupa uang pembinaan kepada kepala desa yang desanya meraih juara. "Juara 1 mendapatkan uang pembinaan 10 juta rupiah, juara 2 mendapat 7 juta rupiah, dan juara 3 mendapat 5 juta rupiah," Fahmi mengungkapkan.

    Sementara, Kepala Bidang Sumber Daya Pariwisata, Dispar Riau Yul Achyar menambahkan, kegiatan lomba wisata dilaksanakan bertujuan untuk mempersiapkan masyarakat desa wisata supaya lebih siap ketika menerima wisatawan di daerahnya.

    "Upaya ini juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola dan masyarakat desa wisata, agar mampu meningkatkan dan mengembangkan desa wisata. Sebagai implementasi dari sinergi program pengembangan desa wisata," kata Yul Achyar.