www.riaukontras.com
| Sukseskan TMMD 107, Wartawan Jalin Kemitraan Dengan Kodim 0104 Aceh Timur | | Pemprov Riau Gelar RKPD Provinsi Riau tahun 2021 | | Prajurit Satgas Yonif MR 411/PDW Kostrad Rayakan Hari Raya Galungan di Papua | | Bahas Pengelolaan Dana Desa Kepala Desa Se-Riau Berkumpul di Siak Hulu | | Peralatan Kodam IM Adakan Rapat Anggota Tahunan | | Realisasi MoU Pemko Dengan Sampoerna Wali Kota Buka Acara Seleksi Beasiswa ke Luar Negeri
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Kamis, 20 Februari 2020
 
Gubri Beri Penghargaan Kepada Desa Wisata Terbaik di Riau
Editor: | Sabtu, 17-08-2019 - 20:30:18 WIB

TERKAIT:
 
  • Gubri Beri Penghargaan Kepada Desa Wisata Terbaik di Riau
  •  

    PEKANBARU, RIAUKontraS.com - Dinas Pariwisata (Dispar) Riau merilis 3 desa wisata terbaik Bumi Lancang Kuning, yaitu Desa Aliantan Rohul, Desa Koto Mesjid Kampar, dan Kampung Buatan Lestari Kabupaten Siak. Penilaiannya melibatkan 3 orang dewan juri yakni, akademisi, praktisi pariwisata dan unsur pemerintah.

    Adapun metode yang digunakan dewan juri ketika melakukan penilaian, diantaranya, administrasi, tata kelola, jejaring serta pola promosinya. Setelah melakukan serangkaian penilaian, juara pertama diraih Desa Aliantan. Juara terbaik 2 Desa Koto Mesjid, dan juara terbaik 3 Kampung Buatan Lestari Kabupaten Siak. "Iya betul, kami telah melaksanakan lomba desa wisata. Diikuti 12 desa dari 12 kabupaten/kota di Riau," kata Kepala Dinas Pariwisata Riau, Fahmi Usman.

    Ia mengatakan pada pekan lalu, Gubernur Riau Syamsuar telah memberikan penghargaan berupa uang pembinaan kepada kepala desa yang desanya meraih juara. "Juara 1 mendapatkan uang pembinaan 10 juta rupiah, juara 2 mendapat 7 juta rupiah, dan juara 3 mendapat 5 juta rupiah," Fahmi mengungkapkan.

    Sementara, Kepala Bidang Sumber Daya Pariwisata, Dispar Riau Yul Achyar menambahkan, kegiatan lomba wisata dilaksanakan bertujuan untuk mempersiapkan masyarakat desa wisata supaya lebih siap ketika menerima wisatawan di daerahnya.

    "Upaya ini juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola dan masyarakat desa wisata, agar mampu meningkatkan dan mengembangkan desa wisata. Sebagai implementasi dari sinergi program pengembangan desa wisata," kata Yul Achyar.