www.riaukontras.com
| DR Feryyandi ST MT MM di tunjuk Sebagai Pimpinan Sementara DPRD Inhil | | Kisruh Buket Padang Terancam Ke Ranah Hukum, Ini Kata Keuchik Zainuddin | | Kapten Inf Tarmizi Mewakili Dandim 0314/Inhil Pimpin Pemadaman Karhutla di Kec.Tempuling | | Dinas Kesehatan Kab. Inhil Dirikan Posko Kesehatan Dampak Kabut Asap | | Serius Tangani Karhutla, Kadus Lemang Ucapkan Terimakasih Kepada TNI | | Lewat Telepon, Jokowi Minta Menteri, Panglima TNI,hingga Kapolri Selesaikan Masalah Karhutla di Riau
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Senin, 16 09 2019
 
Tersangka Kasus Korupsi, Agam minta Bupati Bengkalis Mundur Dari Jabatannya
Editor: | Senin, 15-07-2019 - 14:00:46 WIB

TERKAIT:
 
  • Tersangka Kasus Korupsi, Agam minta Bupati Bengkalis Mundur Dari Jabatannya
  •  

    BENGKALIS, RIAUKontraS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), belum lama ini tepatnya pada hari kamis tanggal (16/5/2019), telahpun melakukan suatu tahapan proses hukum secara tegas dengan keputusan menaikkan status dari saksi menjadi sebagai tersangka terhadap Bupati Kabupaten Bengkalis, Amril Mukminin dalam kasus dugaan suap mega proyek Multiyears (MY) APBD Kabupaten Bengkalis, salah satunya, Peningkatan jalan Sei Pakning-Duri dengan besaran dugaan suapnya berkisar Rp5,6 miliar.

    Amril Mukminin ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka, terbukti telah melawan hukum dalam dugaan menerima uang suap, "singkatnya dari rekanan proyek MY" (PT.CGA), baik sebelun maupun menjadi Bupati, setidak-tidaknya Rp5,6 miliar untuk tujuan memuluskan urusan atas dugaan itu Amril disangkakan telah melanggar pasal 12 huruf a atau b atau pasal 11 atau pasal 12B UU Tipikor juncto pasal 55 ayat 1 ke -1 KUHP oleh KPK. Yang di sampaikan langsung oleh wakil ketua KPK Laode M syarif di gedung KPK, (16/5/2019) Jakarta.

    "Keterlibatan Amril Mukminin dalam lingkaran uang panas tersebut berarti menambah lagi catatan hitam Kabupaten Bengkalis di mata hukum untuk yang kesekian kalinya, sudah empat tahun belakangan para pemimpin di Negeri tua ini secara bergantian terlilit dengan persoalan hukum, dan berakhir sebagai tahanan mulai dari Bupati pendahulunya, lalu para ketua DPRD, Setda dan legislator lainnya. Kini  catatan buruk itu kembali lagi di sandang oleh Bupati yang masih aktif Amril Mukminin, ungkap M.fachrorozi.

    Pria yang akrab dengan panggilan Agam ini, juga salah satu eks pentolan KNPI Kabupaten Bengkalis, memberikan "apresiasi kepada KPK sekaligus menilai yang menurutnya Bengkalis masuk dalam situasi yang memprihatinkan tergolong rapuh dengan komitmen para pemimpinnya untuk tujuan memajukan daerah, yang ada justru sebaliknya tidak lebih dari sekedar hanya memanfaatkan kemampuan daerah untuk di jadikan hajat pribadi saja, kedepannya paradigma seperti inilah yang harus segera di rubah.

    Ironisnya kata Agam, membangun negeri ini tidak cukup dengan hanya sekedar melakukan pencitraan belaka (not enough just by imaging), praktek nyata sebagai tujuan daerah dari berbagai sisi juga harus ditampakkan, tidak seperti selama ini yang dilakukan lebih kepada aksi bersifat serimonial saja, tanpa lagi bisa memandang secara objektif apa yang seharusnya menjadi hajat daerah secara publik, mestinya juga menjadi pemikiran penting bagi kematangan personality pemimpin yang memang betul-betul miliki keinginan menoreh prestasi disegala bidang untuk negerinya.

    "Lebih lanjut Agam, "singkatnya, dengan cukup kompleksnya persoalan yang telah terjadi di negeri ini, maka pertimbangan yang ada demi kelangsungan daerah, kata Agama

    Agam ecara tegas meminta sikap dari Bupati Bengkalis Amril Mukminin untuk segera mengambil langkah mundur dari jabatannya sebagai Bupati, agar lebih fokus menghadapi proses hukum dan juga demi kelancaran kepentingan daerah secara umum, yang mana nantinya tidak terhambat dari sisi kebijakan, negeri ini wajib di selamatkan.

    "Dan jika langkah mundur itu bisa di sikapi arif dan bijaksana oleh Amril Mukminin dengan berjiwa besar dan profesional, maka hal itu jauh lebih terhormat dari pada terus memaksakan kehendak namun habis juga" itu sama saja upnormal, karena kita yakin betul, sebagai salah satu pilar dalam menumpas kejahatan moral (korupsi), KPK tidak boleh kalah dalam memegang perkara yang di tanganinya, artinya sebelum KPK lebih tegas lagi dengan kasus dugaan suap Bupati Bengkalis ini, maka untuk  seorang Amril lakukanlah yang terbaik." pinta Agam

    Untuk menyikapi hal ini, Bupati Bengkalis, Amril Mukminin belum berhasil dimintai keterangan (konfirmasi), saat via hendphon miliknya dihubungi Harian Berantas, awalnya sempat bordering (aktif) namun tak diangkat, saat dihubungi kembali tak aktif hingga berita ini naik, (15/07/2019).

    Menurut catatan, selain dugaan penerimaan suap atau gratifikasi terkait proyek "multi years" yang disangkakan oleh anti rasuah atau KPK terhadap Bupati Bengkalis, AM, ada juga kasus temuan uang sebesar Rp1,9 miliar yang disita oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam rumah dinas Bupati Bengkalis, AM pada hari Jum,at (01 Juni 2018) atau setahun lebih lalu. Namun proses penanganan hukumnya hingga saat ini belum ada.

    AM (Bupati-red), juga dikabarkan tersandung dalam kasus dugaan korupsi dana bansos/hibah untuk Kabupaten Bengkalis tahun 2012 di Polda Riau, maupun kasus dugaan korupsi pada PT. BLJ Bengkalis tahun 2012 yang perkaranya telah diambil alih oleh Kejaksaan Agung RI di Jakarta beberapa tahun lalu.

    Bahkan pada kasus dugaan korupsi dana Bansos/Hibah yang menelan biaya APBD sebesar Rp272 miliar lebih pada tahun anggaran 2012 silam itu, telah menyeret sebanyak 8 orang pejabat eksekutif dan anggota legislatif ke penjara. Bahkan ada dua orang tersangka lain yang ditetapkan oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Riau setahun lebih lalu.

    Demikian halnya kasus dugaan pemalsuan Izajah maupun indikasi penjualan lahan/kawasan hutan lindung. Meski bertahun-tahun kedua kasus tersebut sudah ditangani lembaga hukum setempat diwilayah daerah Provinsi Riau, proses perkembangan penyelidikan dan/atau penyidikan masih ditunggu. ***

    Sumber: Harianberantas.co.id

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Tersangka Kasus Korupsi, Agam minta Bupati Bengkalis Mundur Dari Jabatannya
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved