www.riaukontras.com
| Sekda Bengkalis Serahkan Kusuka | | 170 Pejabat Administrator dan Pengawas Dilantik ole Bupati Rohil | | Wabup Pelalawan Bujuk Andini untuk Kembali Sekolah | | Sanggar Tuah Pusaka Kembali Juara I di Festival Tari 2019 Tingkat Kabupaten Bintan | | Akibat Tunggakan Uang Sekolah tak Bisa Bayar, Siswa dengan Kepsek SMA 2 Rakit Kulim "Adu Jotos" | | Pegawai ASN Pemkab Karimun Diringkus Sat Narkoba Polres Karimun
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 19 Maret 2019
 
Dilaporkan di Kejati Riau Karena Pungli, Kepala Inspektorat Riau Akui Potong 100 Ribu/Orang
Editor: | Senin, 18-02-2019 - 08:21:28 WIB
Ket. Foto Kepala Inspektorat Provinsi Riau, Evandes Fajri
TERKAIT:
 
  • Dilaporkan di Kejati Riau Karena Pungli, Kepala Inspektorat Riau Akui Potong 100 Ribu/Orang
  •  

    PEKANBARU, RIAUKontraS.com - Kepala Inspektorat Provinsi Riau, Evandes Fajri menampik adanya dugaan pungutan liar (pungli) pemotongan tunjangan pegawai yang dilakukannya terhadap bawahan.

    Dimana seperti diketahui, Evandes Fajri dilaporkan bawahannya ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Riau pada, Kamis (7/2/2019) lalu atas dugaan pemotongan tunjangan dengan kewenangan pimpinan.

    Evandes Fajri kepada wartawan, Rabu (13/2/2019) saat dikonfirmasi perihal tersebut mengaku kalau dirinya sudah dipanggil Kejati untuk memberi penjelasan terkait aduan tersebut.

    "Saya sudah dipanggil Kejaksaan, dan sudah saya jelaskan ke Kejaksaan. Saat itu saya bawa bukti-bukti lengkap," katanya.

    Lebih lanjut Evandes menceritakan asal mulanya adanya pengaduan tersebut. Dimana pada saat lebaran dia mengakui membuat kebijakan pemotongan single salary suka rela untuk THR (Tunjangan Hari Raya) para tenaga honorer yang gajinya hanya Rp1.750.000.

    "Gaji itulah yang dibawa untuk anak istrinya. Dari situ kita berkeinginan membantu karena pada saat itu single salary ASN cair tiga bulan yang laporannya dibantu anak honorer. Karena itu pegawai saya menyampaikan biar mereka yang memberikan tunjangan tunai kepada honorer. Kalau seperti itu tak terkoordinir, maka saya inisiatif buat edaran, ada yang memberi tunai dan yang minta potong di rekening," terangnya.

    Saat itu, Evandes mengaku terkumpul anggaran suka rela dari ASN Inspektorat sebesar Rp56 juta untuk 30 honorer di Inspektorat. Dimana masing-masing honorer mendapat tunjangan Rp1.750.000.

    "Tapi honorer yang lembur sampai malam tidak sama. Saat itu tidak ada masalah, dan honorer bisa terbantu untuk tunjangan lebarannya," ujarnya.

    Kemudian, lanjut Evandes, pihaknya kembali mengakomodir sumbangan sukarela untuk tunjangan akhir tahun tenaga honorer. Saat itu Evandes mengaku telah menyampaikan perihal itu di group WhatsApp Inspektorat namun tidak ada respon dari pegawai.

    "Saat itu saya buat nota dinas agar seluruh pegawai Inspektorat untuk berkenan dipotong 1 persen dari jumlah single salarynya untuk honorer. Kalau tunjangan pegawai Rp10 juta dipotong lah Rp100 ribu. Waktu itu terkumpul Rp25 juta dan dibagi untuk honorer, ada yang dapat Rp500 ribu dan Rp1 juta, tergantung prestasi kenerjanya," paparnya.

    Memang pemotongan itu diakui Evandes ada sebagian pegawai yang keberatan. Namun dia sudah menegaskan kepada bendahara Inspektorat mana pegawai yang keberatan agar uangnya diganti.

    "Tapi setelah saya tanya ke bendahara tidak ada yang minta uangnya. Berarti saya anggap sudah selesai," cakapnya.

    Namun belakangan pengaduan itu mencul, tambah Evandes, karena ada pejabat senior yang dipindahkan tugas. Namun yang bersangkutan tak terima dan marah-marah.

    "Nah, dari dasar itulah dia (orang dalam Inspektorat) membuat surat pengaduan ke Kejaksaan. Itulah awalnya, dan saya lihat pengaduan pakai cap jempol, bukan tanda tangan. Masak surat pengaduan pakai cap jempol," tukasnya.


    Sumber: cakaplah.com

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Dilaporkan di Kejati Riau Karena Pungli, Kepala Inspektorat Riau Akui Potong 100 Ribu/Orang
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    6 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    7 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved