www.riaukontras.com
| Luhut Binsar Pandjaitan Kunjungi di Techno Park Kab. Pelalawan Provinsi Riau | | DPRD Syafrizal.SE: Kalau Tidak Paham Aturan yang Mendidik, Bisa Koordinasi ke Dinas Pendidikan | | Ungkap Kasus Pencurian di PT China, Kapolsek dan 8 Personil Polsek Meral Dapat Piagam Penghargaan | | Panglima TNI Tegaskan Netralitas TNI Pada Pelaksanaan Pemilu 2019 | | Kodim 0703/Cilacap dan Jajaran Menandatangani Pakta Integritas Menuju WBK dan WBBM | | Kisah Pilu Kembali Melanda Andini, Muhammadiyah Riau Siap Membantu Sepenuh Hati
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 19 Januari 2019
 
GM PT Pechtech Tak Bayar Utang, Ketika di Konfirmasi, Arlin Blokir WhatsApp
Editor: | Sabtu, 01-09-2018 - 15:29:17 WIB

TERKAIT:
 
  • GM PT Pechtech Tak Bayar Utang, Ketika di Konfirmasi, Arlin Blokir WhatsApp
  •  

    PEKANBARU, RIAUKontraS.com - GM PT Pechtech, Arlin Besutan Perusahan Raksaksa RAPP tergabung APRIl Group,  Saat Di konfirmasi terkait tidak membayar rekanan kerja Rp 270 Juta kepada "PT Prima Energi Sejahtera"

    Dalam Kontrak Kerja PT Prima Energi Riau Perkasa. menyiapkan alat berupa trafo las MIG 3 Phase 500 AMP.  Brand Morris unit baru sebanyak 10 unit, serta 1 cadangan.

    Alat ini disewa sejak November 2017 sampai dengan Februari 2018 oleh anak perusahaan PT RAPP tersebut. Hanya saja saat dilakukan penagihan sesuai kontrak kerjasama yang sudah ada, PT Pechtech tidak membayarnya.

    Sebelumnya, Arlin pernah menyebutkan Saat di konfirmasi salah satu media online,  belum dibayarnya sewa alat itu, sebenarnya invoice PT Prima Energi Riau Perkasa harus disertakan time sheet availability mesin las tersebut agar bisa dibayar.

    "Mereka (PT Prima Energi Riau Perkasa,red) sudah diminta persiapkan time sheet tersebut agar invoice bisa dibayar,"Sebut nya melaui WA pribadinya.

    Sementara itu ditempat terpisah Saat Di konfirmasi Direktur PT Prima Energi Riau Perkasa, menyebutkan sudah berulangkali melakukan penagihan. Hasilnya, tegas dia, tetap nihil. "Kita jelas merugilah ratusan juta rupiah apalagi saya Punya karyawan,"jelasnya.

    Kondisi tersebut membuat PT Prima Energi Riau Perkasa merasa  dipermainkan oleh anak perusahaan PT RAPP ini. PT Pechtech sampai dengan bulan Agustus 2018 ini belum juga membayarkan.

    Alexander Pranoto mengatakan, pihak nya sudah bekerja sesuai dengan kerjasama sistem sewa. Hanya saja, anak perusahaan PT RAPP tersebut tidak punya keinginan untuk membayarnya.

    "PT Pechtech seenaknya saja sendiri saja. Memang ganti manajer saat ini. Hanya saja itukan bukan urusan kita, karena sebagai penyedia barang kerja sudah sesuai dilakukan. Hanya saja tidak dibayarkan. Jumlahnya Rp270 juta," ujarnya.

    Nilainya memang kecil bagi perusahaan sebesar PT RAPP, namun lanjut nya, bagi pihak nya nilai tersebut cukup besar.

    "Kalau perusahaaan supplier diperlakukan seperti ini tentulah bakal bangkrut semua Dan bagai mana juga nasip karyawan saya, Kita hanya minta hak sesuai kerjasama," kesalnya.

    Lebih lanjut Alexander Pranoto menjelaskan time Sheet yang di dengungkan GM PT Pechtech Arlin"Kita systemnya rental per bulan. Kalau time sheet bukan tanggung jawab kita. Itu perusahaan PT Pectech yang seharusnya menyiapkan, bukan kami,"pungkasnya.*

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • GM PT Pechtech Tak Bayar Utang, Ketika di Konfirmasi, Arlin Blokir WhatsApp
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    6 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    7 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    8 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved