www.riaukontras.com
| Polsek Bukit Bestari Gelar Apel Pasukan dalam Rangka Pengamanan Pemilu 2019 | | Ketua DPD Onur Bersama Tokoh Masyarakat Nias Kuansing Bersilahturahmi dengan Wakil Bupati Kuansing | | Apel Gelar Pasukan, Pemkab-TNI-Polri Bintan Bersinergi | | Pemkab Kuansing dapat Peringkat 1 Tingkat Provinsi Riau dari Ombudsman RI | | Program 100 Hari Kerja, Bupati Inhil Hadiri Pembukaan Operasi Katarak Gratis Di RSUD Puri Husada | | Bupati Inhil Serahkan LKPD Tahun Anggaran 2018 Kepada BPK
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 23 Maret 2019
 
Semarang
PETANI Jateng Jangan Diseret ke Politik Praktis
Editor: Muhammad Abubakar | Senin, 16-04-2018 - 14:24:28 WIB
Dumadi Tri Restiyanto
TERKAIT:
 
  • PETANI Jateng Jangan Diseret ke Politik Praktis
  •  

    SEMARANG, RiaukontraS.com - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persaudaraan Mitra Tani Nelayan Indonesia (PETANI) provinsi Jawa Tengah (Jateng) Dumadi Tri Restiyanto menyayangkan pihak-pihak yang memiliki agenda terselubung dalam pencapaian kepentingannya dengan memanfaatkan PETANI Jateng dalam tahun politik ini.

    Dirinya memberi contoh, dalam acara seremoni pada Minggu 15 April 2018 di Desa Jetak, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, nama PETANI Jateng dibawa-bawa ke ranah politik.

    Dijelaskan Dumadi, waktu itu kami (DPW PETANI Jateng-red) mendapatkan undangan untuk mengumpulkan Kelompok PETANI pembudidaya sapi perah pada acara sosialisasi gerakan ninum susu dan dialog bersama dengan seorang tokoh Wakil Gubernur Daerah Khusus Ibukota (DKI) yang sengaja hadir dalam acara tersebut.

    Akan tetapi lanjut Dumadi, kenyataannya dalam acara tersebut justru beberapa perwakilan kelompok PETANI pembudidaya sapi perah kami diarahkan untuk mendukung salah satu calon yang sedang maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng.

    "PETANI tidak boleh terlibat dalam politik praktis untuk mendukung salah satu nama yang maju dalam pemilihan, baik Pemilihan Bupati/Walikota ataupun Pemilihan Gubernur," kata Dumadi Tri Restiyanto dalam siaran pers Senin (16/4/2018).

    Lulusan Pascasarjana  Universitas Diponegoro ini menambahkan, PETANI berkewajiban untuk mewujudkan kedaulatan pangan nasional sesuai dengan arahan dan instruksi dari Ketua Umum PETANI Satrio Damardjati.

    "Karena PETANI adalah profesi yang mulia serta merupakan penyangga tatanan Republik Indonesia seperti yang pernah dikatakan oleh Presiden Soekarno. Selain itu PETANI memiliki visi dan misi perjuangan politik yakni politik pangan," lanjut Dumadi.

    Dirinya mengajak agar PETANI Jateng bersama-sama membumikan Pancasila dalam negara gotong royong sesuai dengan visi dan misi perjuangan.

    "Bukannya malah terjerumus dalam politik praktis musiman semata," tambah mantan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Semarang ini.(Dwi/Muhammad Abubakar)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • PETANI Jateng Jangan Diseret ke Politik Praktis
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    6 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    7 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved