www.riaukontras.com
| Korem 012/TU Gelar Acara Tradisi Lepas Sambut | | Hut Ke-62, Kodam IM Adakan Lomba Golf Fun Game | | Mulai 2019, Pemko Banda Aceh Gelar Tausiah dan Zikir Gemilang di Setiap Kecamatan | | Buka SALEUM MAN Model, Aminullah: Perlu Ditiru oleh Sekolah Lain | | Babinsa Koramil Cilacap Temukan Sesosok Mayat di Kalidonan | | Inilah Peran Babinsa Koramil 05/Nusawungu Untuk Linmas Desa Karangtawang
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 20 Januari 2019
 
LEMKASPA Minta DPRA Jangan Egois Terkait APBA
Editor: Muhammad Abubakar | Rabu, 17-01-2018 - 21:50:47 WIB

TERKAIT:
 
  • LEMKASPA Minta DPRA Jangan Egois Terkait APBA
  •  

    BANDA ACEH, RiaukontraS.com - Lembaga kajian strategis dan kebijakan publik (LEMKASPA) akhirnya ikut bersuara terkait polemik keterlambatan pengesahan APBA 2018 yang tak kunjung jelas sampai pertengahan Januari.

    Ketua Lemkaspa Samsul Bahri M.Si menyatakan bahwa kisrus antar dua lembaga yang berperan dalam alokasi anggaran APBA 2018 telah merugikan masyarakat Aceh secara menyeluruh.

    Hal tersebut disampaikan Samsul Rabu 17 Januari 2018, menurutnya, akibat belum disahkan APBA 2018 seluruh kobupaten Kota di Aceh belum bisa menentukan arah pembangunan.

    Dia juga menambahkan, polemik keterlambatan pengesahan APBA 2018 merupakan permainan para oknum mafia anggaran yang mencoba meloloskan proyek-proyek siluman, "Saya menilai ini adanya permainan mata anggara oleh pihak-pihak tertentu yang digiring dalam program anggaran 2018 atas kepentingan pribadi, "ujar Samsul.

    Lebih lanjut menambahkan, yang kita harapkan disini adalah arah pembangunan secara menyeluruh atas kepetingan masyarakat Aceh, bukan kepentingan pribadi.

    Sampai saat ini, kata Samsul lagi, Provinsi yang belum mengesahkan Anggaran Belanja Daerah adalah Provinsi Aceh. "Seharusnya pihak Legislatif dan Eksekutif lebih arif dalam menyikapi dua pandangan yang berbenda.

    Jangan gara-gara kepentingan pribadi merugikan masyarakat Aceh secara menyeluruh, Ini sangat konyol saya nilai, "sebut Samsul.

    Ditambahkan berdasarkan UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, apabila pembahasan APBD 2018 hingga akhir tahun 2017 belum juga rampung, maka para penyelenggara pemerintahan terancam tidak akan menerima gaji. "Jika kondisi ini benar-benar terjadi maka akan sangat berpengaruh pada pembangunan daerah.

    Seharusnya DPRA dapat belajar dari pengalaman tahun sebelumnya, dalam membahas pengesahan APBA 2018, "kalau saya menilai DPRA pada dasarnya tau konsekuensi akibat keterlambatan pengesahan APBA 2018" yang jadi pertanyanya kenapa hal ini terus terulang hampir setiap tahun, Ini kan aneh, "terang Samsul.

    Padahal, menurut Samsul lagi, yang menjadi wakil-wakil di DPRA merupakan orang-orang pilihan. Pengesahan anggaran selama ini sering mengalami keterlambat dan selalu dipaksakan, "kebodohan ini selalu dipertontonkan setiap tahun oleh DPRA" 

    Untuk membahas anggaran yang mencapai puluhan triliyun bukan hal gampang, "jadi perlu saya tegaskan bahwa membahas anggaran sebesar 14 triliyun lebih membutuhkan waktu lama dan ektra hati-hati, tidak bisa dibahas dalam hitungan hari.

    Saya mengharapkan DPRA untuk segera mensahkan APBA 2018 supaya proses kegiatan pembangunan Aceh dapat berjalan dengan target yang telah ditentukan, "pungkas Samsul.(Muhammad Abubakar)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • LEMKASPA Minta DPRA Jangan Egois Terkait APBA
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    6 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    7 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    8 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved