www.riaukontras.com
| Polsek Bukit Bestari Gelar Apel Pasukan dalam Rangka Pengamanan Pemilu 2019 | | Ketua DPD Onur Bersama Tokoh Masyarakat Nias Kuansing Bersilahturahmi dengan Wakil Bupati Kuansing | | Apel Gelar Pasukan, Pemkab-TNI-Polri Bintan Bersinergi | | Pemkab Kuansing dapat Peringkat 1 Tingkat Provinsi Riau dari Ombudsman RI | | Program 100 Hari Kerja, Bupati Inhil Hadiri Pembukaan Operasi Katarak Gratis Di RSUD Puri Husada | | Bupati Inhil Serahkan LKPD Tahun Anggaran 2018 Kepada BPK
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 23 Maret 2019
 
Pasangan Rano - Embay Ajukan Gugatan Pilgub Banten ke MK
Editor: | Senin, 27-02-2017 - 07:46:46 WIB

TERKAIT:
 
  • Pasangan Rano - Embay Ajukan Gugatan Pilgub Banten ke MK
  •  

    CILEGON, RIAUKontraS.com - Tim Paslon nomor urut dua Rano-Embay memastikan pihaknya akan melaporkan dugaan pelanggaran Pilgub Banten 2017 ke Mahkamah Konstitusi (MK) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

    "Ke MK kami pasti, ke DKPP jika ada pelanggaran administratif juga mungkin akan kita lakukan," kata Donny Tri Istiqomah, saksi paslon nomor urut dua, usai menghadiri rapat pleno perhitungan suara KPU Banten di Kota Cilegon, Minggu (26/02/2017).

    Rencana gugatan Rano-Embay ke MK itu diyakini oleh paslon nomor urut satu, Wahidin-Andika tak akan diterima oleh majelis penegak konstitusi tersebut.

    "Perselisihan yang bisa dimajukan ke MK, maksimal (selisih) 1 persen. Pasangan RK-Embay tidak bisa mengajukan kepada MK. Ketika diterima mungkin diterima. Di tahun 2015, pada saat penerapan (awal) UU ini, diterima kemudian ditolak," kata Ramdhan Alamsyah, kuasa hukum paslon nomor urut satu di tempat yang sama.

    KPU Banten sebagai lembaga penyelenggara pemilu enggan mengomentari hal tersebut. Karena menurut pandangan KPU Banten, diterima tidaknya gugatan sengketa pemilu sepenuhnya berada di kewenangan MK.

    "Yang memenuhi syarat (aduan) atau tidak itu bukan kami (KPU), tapi MK. MK yang menilai, proses di MK seperti apa, KPU tidak bisa berkomentar," kata Agus Supriyatna, Ketua KPU Banten, di tempat yang sama.

    Sebelumnya, saksi pasangan Rano-Embay menolak menandatangani hasil penghitungan suara Pilkada Banten untuk Kabupaten Serang dengan alasan telah terjadinya money politics. Tindakan ini menggiring seseorang untuk memilih pesaingnya, Wahidin-Andika.

    "Kami (saksi) di tingkat rekapitulasi provinsi menolakā€Ž rekapitulasi Kabupaten Serang. Kecuali di dalam rapat pleno ini dilakukan pemungutan ulang," kata Donny Tri Istiqomah, saksi nomor urut dua, Minggu (26/2/2017).

    Saksi paslon nomor urut dua lainnya, yakni Badrul Munir menambahkan bahwa jika politik uang itu benar terjadi, maka akan berakibat dibatalkannya pencalonan nomor urut satu.***





    (l6/rk)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Pasangan Rano - Embay Ajukan Gugatan Pilgub Banten ke MK
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    6 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    7 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved