www.riaukontras.com
| Bupati Ancam Coret RKA Dinas | | Wabub dan Kapolres Inhil Resmikan Kantor Polsek Batang Tuaka | | Bupati Inhil Pimpin Delegasi Lobi Pusat Dalam Upaya Penyelamatan Perkebunan Kelapa | | Pencemaran Nama Baik, Bupati Wardan Minta Penegak Hukum Usut Tuntas | | Bupati Inhil Lakukan Koordinasi Rencana Pembangunan Gedung Pos SAR Tembilahan | | Bupati Inhil Ungkap, Peluncuran Program DMIJ Plus Terintegrasi Telah Mempersiapkan Terobosan
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 16 Februari 2019
 
Fahri Hamzah: Usung Wacana Bubarkan KPK
Editor: | Minggu, 29-01-2017 - 20:35:50 WIB

TERKAIT:
 
  • Fahri Hamzah: Usung Wacana Bubarkan KPK
  •  

    JAKARTA, RIAUKontraS.com - Wakil Ketua Komisi III, Fahri Hamzah mengusung wacana pembubaran lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pasalnya, menurut Fahri, dalam sebuah negara yang menganut sistem demokrasi tidak boleh ada lembaga yang sangat kuat alias superbody. Karena, menurutnya, lembaga itu berpotensi tak bisa diawasi.

    Hal itu terungkap dalam rapat konsultasi antara pimpinan DPR dan fraksi dengan lembaga penegak hukum seperti Kepolisian RI, Kejaksaan Agung dan KPK di gedung Nusantara III, Jakarta, Senin (3/10). Selain itu, Fahri juga meminta penjelasan kepada KPK terkait dengan pemanggilan kepada empat pimpinan Badan Anggaran sekitar dua pekan lalu oleh KPK.

    "Saya cuma ingin menggarisbawahi, pemanggilan pimpinan  Banggar itu sebagai pimpinan atau apa? Artinya KPK harus menjelaskan tujuan dan maksud pemanggilan itu," katanya lagi.

    Fahri menanyakan hal tersebut antara lain adalah karena KPK memanggil keempat pimpinan itu secara kolektif ke KPK. Selain itu, mengapa pula KPK tidak mengijinkan pimpinan Banggar hadir dalam pertemuan tersebut.  "Ini berarti, bahwa mereka merupakan tersangka. KPK kadang suka membuat aturan sendiri, entah itu berdasar KUHAP atau apalah," katanya.

    Sementara itu di tempat yang sama, Ketua KPK Busyro Muqoddas menegaskan, pemanggilan terhadap keempat pimpinan itu adalah sebagai saksi terkait kasus dugaan suap di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. "Ada beberapa pernyataan sejumlah orang yang terkait kasus itu yang perlu diklarifikasi," jawabnya.

    Selain itu, menanggapi wacana pembubaran KPK oleh Fahri, Busyro mengaku tidak terganggu sama sekali. KPK, sambung Busyro, akan dengan santai saja menjalankan tugasnya.

    "Tapi kalau memang serius mau membubarkan KPK, ya ditempuh saja lewat fraksi PKS dan seterusnya. Apa boleh buat kalau mau dibubarkan, karena kami juga hanya menjalankan amanah saja, tidak ada masalah bagi kami," kata Busyro.

    Satu hal yang dipastikan oleh Busyro yaitu selama KPK masih ada, lembaga tersebut akan bekerja secara sungguh-sungguh. Dan yan ia pastikan lagi adalah KPK tidak akan bisa diintervensi oleh siapapun. "Kami tidak mungkin diintervensi oleh siapapun partai besar, sedang, kecil atau kumpulan partai kecil," tegas Busyro.(YUS)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Fahri Hamzah: Usung Wacana Bubarkan KPK
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    6 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    7 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    8 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved