www.riaukontras.com
| Mahasiswa UIR Aksi Tolak Omnibus Law RUU Cilaka | | Kapolda Sumbar Perintahkan Penyidik Ungkap Cepat Dugaan Pembunuhan Alm KVC | | Gelar Kegiatan Pisah Sambut Kapolres Inhil, IWO Berikan Plakat dan Piagam Penghargaan | | Baru Bertugas, AKBP Dian Setyawan Melaksanakan Sholat Jum'at di Masjid Al-Huda | | Tinggalkan Kasmarni, Parpol Mulai Bersikap Realitis | | Kapolres Kuansing taja FGD Terkait PETI
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 15 08 2020
 
GMKI : Angket DPRD Tak Kunjung Tuntas, yang Penting dapat Mobil Dinas
Editor: | Kamis, 20-02-2020 - 21:41:19 WIB

TERKAIT:
 
  • GMKI : Angket DPRD Tak Kunjung Tuntas, yang Penting dapat Mobil Dinas
  •  

    SUMUT, RIAUKontraS.com -  Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pematangsiantar-Simalungun menyesalkan tindakan Pimpinan DPRD kota Pematangsiantar yang lebih mementingkan pembelian 3 unit Mobil Dinas (Mobnas) dibanding mendorong penuntasan kinerja Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD terhadap Walikota Pematangsiantar, Hefriansyah.

    Seperti diketahui, pada hari Rabu, 19/02/20 telah dilakukan serah terima mobil dinas Pimpinan DPRD Pematangsiantar yang dianggarkan di APBD 2020.

    Pengadaan 3 unit Mobil tersebut lebih kurang berkisar 1,5 Miliar rupiah yang ditampung pada APBD Kota Pematangsiantar untuk tahun 2020 pada pos sekretariat dewan.

    Menyikapi hal tersebut, Ketua GMKI Pematangsiantar-Simalungun, May Luther Dewanto Sinaga melalui keterangan tertulisnya menyebutkan bahwa tindakan itu sebagai bentuk pengkhianatan terhadap semangat reformasi birokrasi rakyat.

    "Sebelumnya kita sudah pernah mengecam tindakan pimpinan DPRD yang meminta mobil dinas baru, karena itu hanya menggunakan anggaran kepada hal yang belum urgent dan prioritas di kota ini, tapi ternyata pimpinan Dewan tetap bersikukuh meminta mobil itu." Ujar Luther.

    Luther menilai hal itu merupakan bentuk pengkhianatan terhadap semangat reformasi birokrasi rakyat sebab pembelian mobnas baru tidak urgensi, dan terkesan menghamburkan uang rakyat semata.

    "Cobalah kalau angka 1,5 Miliar itu bisa dibuat untuk menalangi ratusan pekerja PD Paus yang sudah 3 tahun tak digaji, itupun Dewan dan Pemko mesra tutup mata." Kecam Luther.

    Luther juga menilai pada moment saat ini, di mana DPRD telah menjadi sentra perhatian publik yang tengah menanti-nanti hasil kerja Angket DPRD Pematangsiantar harusnya seluruh elemen DPRD memfokuskan diri untuk mendorong agar panitia angket dapat bekerja semaksimal mungkin.

    "Disaat rakyat menanti kerja konkrit Dewan melalui usulan angket mereka, saat itu pula pimpinan Dewan malah lebih mementingkan mobil barunya." Ujar Luther.

    "Contoh nyata, pimpinan DPRD harusnya berani bersikap saat Walikota mangkir dari pemanggilan Pansus angket  Dewan tapi mereka lebih memilih diam." Ujar Luther.

    Untuk itu GMKI Pematangsiantar-Simalungun meminta agar pimpinan DPRD terus mendorong kinerja panitia angket secara maksimal serta segera mengambil sikap perihal tindakan Walikota Pematangsiantar yang mengabaikan panggilan Pansus angket yang dinilai telah mencemari marwah dan  martabat Dewan sebagai lembaga Tinggi Legislatif.

    "Ketika walikota sudah 3 kali dipanggil tapi tidak hadir, tindakan tersebut bisa menghalangi dan tidak menghormati proses hukum yang sedang diselenggarakan Dewan. Untuk itu, pimpinan DPRD harus berani bersikap untuk menjaga kehormatan lembaganya." Tutup Luther, Ketua GMKI Pematangsiantar-Simalungun, yang saat ini juga sebagai mahasiswa Pascasarjana di salah satu kampus di kota Pematangsiantar.

    Rls

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • GMKI : Angket DPRD Tak Kunjung Tuntas, yang Penting dapat Mobil Dinas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    6 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    7 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved