www.riaukontras.com
| Peringati HUT Hubad ke-74, Satuan Hubdam IM Laksanakan Ziarah | | Dushub Kampar Alihkan Arus Lalu lintas dan tutup Jembatan Water Fron City Bagi Mobil Barang/Truk | | Didampingi Asisiten III, Gubernur DPW Riau LIRA Penuhi Undangan MOI di Jakarta | | Perkemahan Terpadu di Sungai Guntung Disambut Antusias Peserta | | FAKSI Minta Sipir Yang Lepas Big Bos Narkoba Dihukum Mati | | Terlalu Bebas, Big Bos Narkotika Dibiarkan Kabur Dari Lapas Narkoba Langsa
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 23 November 2019
 
Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Sandera Megawati soal Kabinet
Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Sandera Megawati soal Kabinet
Editor: Md.waruwu | Senin, 14-10-2019 - 10:57:44 WIB

TERKAIT:
 
  • Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Sandera Megawati soal Kabinet
  •  

    JAKARTA,RIAUKontraS.com - Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2019-2024 Joko Widodo-Ma'ruf Amin akan dilantik 20 Oktober mendatang. Jokowi selaku presiden juga disebut akan mengumumkan nama-nama yang akan bergabung dalam kabinet.

    Sejumlah nama, dari mulai tokoh politik, tokoh masyarakat dan pengusaha pun bergulir bergantian disebut-sebut akan menjadi pembantu Jokowi. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian siapa-siapa saja yang telah pasti ditunjuk oleh Mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

    Pengamat Politik dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedillah Badrun menyebut pemilihan kabinet kementerian yang sebenarnya menjadi ranah perogratif Jokowi justru tersandera oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

    "(Jokowi tersandera Mega) Iya. Pak Jokowi gak bisa mengabaikan Bu Megawati (dalam pemilihan kabinet menteri)," kata Ubedilah di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (12/10).

    Ketersanderaan ini, kata Ubedilah ditengarai karena banyaknya jasa yang telah dilakukan Mega untuk Jokowi hingga Mantan wali kota Solo itu bisa menjadi orang nomor satu di Indonesia. Atas dasar itu, kata dia, keputusan utama pemilihan kabinet menteri diduga sebagian besar ada di tangan Megawati.

    "Karena betapapun dia menjadi presiden atas jasa besar Megawati dan partainya karena mencalonkan Jokowi sebagai calon presiden," kata dia.

    Situasi tersebut, kata dia yang juga membuat Jokowi nampaknya setengah hati menerima Partai Demokrat untuk bergabung dalam koalisi pemerintahannya.

    "Kalau saya melihat pak Jokowi masih setengah hati menerima Demokrat. Karena betapa pun pak Jokowi adalah petugas partai dalam kacamata PDIP. Jadi pak Jokowi mesti komunikasi dengan bu Megawati," kata dia.

    "(Demokrat merapat) Itu pintu izin ada di Bu Megawati. Megawati (nampaknya) belum membuka pintu untuk SBY, Demokrat. Itu sebetulnya tanda bahwa PDIP tidak menyetujui jika Demokrat menjadi bagian dari kabinet sekarang," lanjutnya.

    Dalam kesempatan itu, Ubedilah juga menyinggung soal keinginan Megawati agar PDIP menguasai 45 persen kursi kabinet kementerian di periode kedua Jokowi menjabat. Meski hal itu wajar dari kacamata perpolitikan, namun kata dia, PDIP tidak harus arogan dengan posisi ini.

    PDIP mestinya bisa mendengar partai-partai lain dalam barisan koalisi yang mendukung Jokowi di Pilpres 2019 kemarin.

    "Saya kira penting untuk kemudian sehingga kabinet yang terbentuk kabinet bersinergi dengan baik. Saya kira Jokowi harus hati-hati. Mestinya, Jokowi memediasi problem itu, misal jika ada tegangan politik antara bu Mega dengan Surya Paloh, Jokowi harusnya jadi jalan tengah untuk bisa mendamaikan dua kepentingan yang berbeda itu," katanya.

    Sumber: cnnindonesia.com

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Sandera Megawati soal Kabinet
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved