www.riaukontras.com
| Hari Ketiga, Aceh Timur Sudah Kumpul 41 Medali | | Bupati Karimun Resmikan Hotel Ecotel  | | Pemerintah Salurkan Bantuan Masa Panik Untuk Korban Banjir Aceh Utara | | Hasil Sementara Perolehan Medali Aceh Timur Teratas Raih 6 Emas 5 Perak 6 Perunggu | | Aminullah Luncurkan Program Diniyah Madrasah Ibtidaiyah Banda Aceh | | Bupati Meranti Resmikan Mushola Ashifa MTSN I Selatpanjang
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 21 November 2018
 
Jakarta
ReJo: Polri & KPK Harus Sigap Jaga Marwah Institusinya
Editor: Muhammad Abubakar | Jumat, 26-10-2018 - 21:28:16 WIB

TERKAIT:
 
  • ReJo: Polri & KPK Harus Sigap Jaga Marwah Institusinya
  •  

    JAKARTA, RIAUKontraS.com - Beredar, surat panggilan untuk Kapolri Tito Karnavian dari KPK. Namun, surat itu dipastikan hoax alias bohong.

    Ketua Bidang Hukum, HAM dan Migrant Care Relawan Jokowi (ReJo) Kastorius Sinaga menilai, surat hoax itu, jelas bertujuan untuk “membunuh karakter”(character assasination) figur Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Disamping itu, surat tersebut juga bertujuan mendorong sikap saling curiga serta ingin menyulut lebih  episode konflik antar institusi penegak hukum di Indonesia, dalam hal ini KPK versus Kepolisian.  

    Kasto pun mengapresiasi klarifikasi  langsung Ketua KPK Agus Rahardjo atas surat tersebut.

    "Patut diapresiasi sebagai langkah tepat untuk mencegah memburuknya hubungan ke dua institusi ini," jelasnya Jum'at (26/10/2018).

    Lebih lanjut dikatakannya Sosiolog Universitas Indonesia (UI) ini, patut diyakini bahwa motif pembuatan dan penyebaran surat palsu KPK tersebut sarat dengan tujuan politik  jangka pendek yang ingin merusak iklim politik kondusif. 

    Pasalnya, kata dia, surat palsu pemangilan Tito untuk diperiksa KPK sangat bermakna untuk  mendelegitimasi figur kepemimpinannya serta sekaligus upaya demoralisasi institusi Polri di mata masyarakat luas di saat-saat kritis akibat memanasnya suhu politik jelang Pilpres 2019. 

    "Kepemimpinan Tito Karnavian berikut institusi Polri saat ini bukan hanya merupakan  simpul penjaga kamtibnas. Namun juga merupakan indikator penting  atas tingkat soliditas elit puncak Pemerintahan Jokowi-JK," tuturnya.

    Karenanya, lanjut Kasto, menyerang dan merobohkan kepemimpinan Tito adalah merupakan langkah taktis dari skenario jahat untuk memperburuk kondisi politik dan ekonomi jelang Pipres 2019 yang sudah di depan pintu.  

    "Berbagai kasus sensitif yang menghebohkan jagad politik nasional kita saat ini secara marathon sedang ditangani oleh Polri seperti penyidikan kasus hoax Ratna Sarumpaet dan insiden pembakaran Bendera Hitzbul Tahir Indonesia yang nyata ingin merusak kerukunan antar umat Islam di Indonesia," ujarnya.

    Karena itu menurut Kasto, Polri dan KPK harus memahami narasi politik di atas serta membaca surat ‘hoax’ tersebut dalam konteks ketegangan politik di puncak elit. KPK dan Polri harus sigap tanpa ragu menjaga marwah institusinya sekaligus hubungan harmonis di antara mereka dengan cara bekerja-sama mengejar dan menangkap pelaku berikut aktor intelektual (intelektual dader) di belakang pembuat dan penyebar surat hoax tersebut.  

    "Mengungkap ke publik motif dan jejaring pelaku pembuat surat palsu KPK akan dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada kedua institusi, khususnya Polri," demikian ia menjelaskan.(Dwi/Kar)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • ReJo: Polri & KPK Harus Sigap Jaga Marwah Institusinya
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    5 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    6 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    7 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    8 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
    9 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    10 Wakil Bupati Minta Bupati Nias Barat Copot Kadis BPKPAD dan Kuasa BUD
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved