www.riaukontras.com
| Jajaran FORGAN Halal Bihalal Dirumah Ketua DPD KNPI Dumai | | TNI Polri Alat Negara Terdepan Menjaga Pertahanan dan Keamanan NKRI | | Wali Kota Tutup Turnamen Sepakbola HUT Kota, Sekretariat FC Juara | | Kicau Mania Semarakan Contest Bird Dandenpom IM/2 CUP II | | Mayat Laki - laki Ditemukan Mengapung di Sungai Batang Tuaka Inhil | | Pelaku Mutilasi Vera Oktaria Kasir Indomaret, Diduga Dilakukan Oknum TNI
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 18 Juni 2019
 
Jakarta
KIB Minta Bawaslu Periksa Andi Arief, Sandi Uno
Editor: Muhammad Abubakar | Selasa, 14-08-2018 - 16:19:03 WIB
TERKAIT:
 
  • KIB Minta Bawaslu Periksa Andi Arief, Sandi Uno
  •  

    JAKARTA, RIAUKontraS.com - Ketua umum Kebangkitan Indonesia Baru (KIB) Reinhard Parapat meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menelisik dugaan mahar politik aliran 500 M yang diungkap Andi Arief.

    Sebelumnya, Wasekjend Partai Demokrat itu mengungkap jika Cawapres Prabowo Subianto, Sandiaga Uno telah mengguyur dana 500 M untuk PAN dan PKS.

    "Bawaslu harus cepat bergerak dengan adanya informasi ini. Jangan menunggu laporan dari masyarakat untuk bekerja. Bahwa Bawaslu memiliki kewenangan untuk menemukan Dugaan Pelanggaran yang berawal dari Informasi Masyarakat atau Laporan Masyarakat ataupun Pemantau Pemlu dan /atau Peserta Pemilu sebagaimana di Maksud dalam Perbawaslu 7 Tahun 2018 Tentang Penerimaan Temuan Dan Laporan jelasnya kepada wartawan Selasa (14/8/2018).

    Menurutnya, jika merujuk pada UU 7 Tahun 2017 tentang Pemilu maka sumbangan dana kampanye yang melebih batas bisa dikenakan sanksi pidana. 

    Dimana kata Taki sapaan akrabnya, untuk dana kampanye pilpres dan pileg, diperoleh dari: a. Pasangan Calon yang bersangkutan; b. Partai poilitik dan/atau Gabungan partai politik yang mengusulkan pasangan Calon; dan ; c. sumbangan yang sah menurut hukum dari pihak lain
    Bahwa merujuk Pasal 327 ayat 1 UU No. 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu, besaran sumbangan dari perseorangan tidak boleh melebihi dari Rp. 2.500.000.000.000 (Dua miliar Lima Ratus Juta Rupiah).

    Sementara masih menurutnya, merujuk Pasal 327 ayat (2) sumbangan dari kelompok, perusahaan dan badan usaha non pemerintah tidak boleh lebih dari Rp25.OOO.000.000(dua puluh lima miliar rupiah). 

    "Jika melebihi batasan itu, maka akan dikenakan sanksi pidana Pasal 525 ayat (1) UU No 7 Tentang Pemilu menyatakan bahwa; setiap orang, kelompok, perusahan, dan/atau badan usaha nonpemerintah yang memberikan dana Kampanye Pemilu melebihi batas yang ditentukan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 327 ayat (1) dan Pasal 331 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan denda paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).
    Bahwa Sandiaga Uno yang berpasangan dengan Prabowo juga belum di tetapakan sebagai Pasangan Calon yang sah sesuai dengan Peraturan KPU Nomor : 22 Tahun 2018 Tentang Pencalonan Presiden dan Wakil Presiden," ungkapnya.

    Sebagai pengawas Pemilu, lanjut Taki, Bawaslu tidak boleh berdiam diri. Apalagi, adanya informasi awal beredarnya uang 500 M itu sudah tersebar di berbagai media.

    "Bawaslu harus memanggil Andi Arief untuk segera dimintai keterangannya. Lantas, Bawaslu juga memanggil PAN, PKS dan Sandiaga Uno," jelasnya.

    Taki menambahkan, Bawaslu mempunyai kewenangan memeriksa, mengkaji, dan memutus pelanggaran, administrasi Pemilu.

    "Bawaslu juga mempunyai wewenang memeriksa, mengkaji, dan memutus pelanggaran Pidana Pemilu beruapa Politik Uang, bersama Senttra Gakkumdu (Sentraa Penegakan Hukum Terpadu) Kepolisian maupun Kejakasaan," ujarnya.

    Disamping itu, masih menurut Taki, Bawaslu juga punya kewenangan untuk meminta bahan keterangan /Klarifiaksi yang dibutuhkan kepada pihak-pihak terkait dalam rangka pencegahan dan penindakan pelanggaran administrasi, pelanggaran kode etik, dugaan tindak pidana Pemilu, dan sengketa proses Pemilu.

    "Jadi kewenangan Bawaslu sudah diperkuat dalam UU No 7 tahun 2017 tentang Pemilu," pungkasnya.(Dwi/Kar)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • KIB Minta Bawaslu Periksa Andi Arief, Sandi Uno
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved