www.riaukontras.com
| DPD IWO INHIL: Selamat Ulang Tahun Ke 73 Bhayangkara | | Gubernur Tinjau Progres Pembangunan Kawasan Gurindam 12, Pembangunan Harus Mencapai Target | | Bangkitkan Semangat Olahraga, Nurdin Minta Percepat Bangun Tribun | | Gubernur H Nurdin Basirun Ajak Semua Jaga Kondusivitas Kepri | | Wakil Gubernur Kepri Berharap Agar Pelayanan Keluarga Sejahtera Dimaksimalkan | | Untuk Kepulauan Natuna, Nurdin Sebut Terus Dibangun
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Kamis, 20 Juni 2019
 
Indonesia Berpeluang Jalin Kerja Sama Pembangunan LRT Dengan Korea Selatan
Editor: Muhammad Abubakar | Kamis, 21-12-2017 - 22:13:11 WIB

TERKAIT:
 
  • Indonesia Berpeluang Jalin Kerja Sama Pembangunan LRT Dengan Korea Selatan
  •  

    KOREA SELATAN, RIAUKontraS.com - Menko Maritim, Luhut B. Pandjaitan mengatakan pihaknya melihat ada peluang kerja sama dengan Korea Selatan, dalam hal ini Hyundai Railroading Technology System (Rotem), saat memenuhi undangan perusahaan tersebut berkunjung ke unit pabrik pembuatan kereta di Busan, Korea Selatan pada Rabu (20/12).

    "Mereka mengatakan siap untuk melakukan transfer teknologi dalam proses pembangunan proyek ini. Karena ini sudah mereka lakukan di banyak negara, seperti di Turki. Menurut Hyundai, mereka sudah mendirikan pabrik di Turki untuk mengakomodasi kebutuhan kereta di sana," ujar Menko Luhut.

    Dalam kunjungan ini Menko Luhut mendapat penjelasan dan paparan dari perusahaan tersebut, yang sudah menyuplai dan membangun sarana perkeretaapian di 36 negara -di luar Korea Selatan- termasuk di Vancouver, Kanada dan Boston, Amerika Serikat. 

    Menko Luhut mengatakan yang terpenting dari pembangunan infrastruktur selain transfer teknologi, juga penggunaan produk lokal.

    "Di pabrik yang kami dirikan di Turki, penggunaan lokal kontennya telah mencapai 51%. Tentu hal yang sama bisa kami terapkan untuk Indonesia," ujar Kim Seung-tack, CEO perusahaan tersebut. 

    PT INKA yang diwakili _Executive Vice President untuk Overseas Marketing_, Bambang Kushendarto menyambut baik karena ia melihat ada teknologi perusahaan tersebut yang belum pernah dibuat PT INKA. Menurut Bambang dari apa yang dilihatnya, produk Hyundai cukup kompatibel untuk Indonesia. 

    Kepada Kim, Menko Luhut menanyakan apakah perusahaannya sanggup jika harus menyelesaikan pembangunan LRT dalam waktu 15-16 bulan, Kim mengatakan yang paling mungkin dilakukan adalah 30% proses pembangunan pertama dilakukan di Busan, dan 70% sisanya dilakukan di Indonesia. Kim menambahkan perusahaannya tidak hanya membuat produk untuk LRT, tetapi juga kereta cepat.

    Menko Luhut berharap harga yang ditawarkan juga bisa sesuai dengan anggaran yang ada. "Dari segi harga, kami sangat kompetitif," jawab Kim, (Gumilar/Muhammad Abubakar).

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Indonesia Berpeluang Jalin Kerja Sama Pembangunan LRT Dengan Korea Selatan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved