www.riaukontras.com
| DPD IWO INHIL: Selamat Ulang Tahun Ke 73 Bhayangkara | | Gubernur Tinjau Progres Pembangunan Kawasan Gurindam 12, Pembangunan Harus Mencapai Target | | Bangkitkan Semangat Olahraga, Nurdin Minta Percepat Bangun Tribun | | Gubernur H Nurdin Basirun Ajak Semua Jaga Kondusivitas Kepri | | Wakil Gubernur Kepri Berharap Agar Pelayanan Keluarga Sejahtera Dimaksimalkan | | Untuk Kepulauan Natuna, Nurdin Sebut Terus Dibangun
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Kamis, 20 Juni 2019
 
Mau Gabung ISIS, Mantan Pejabat Kemenkeu di Deportasi Dari Turki
Editor: | Jumat, 27-01-2017 - 16:05:11 WIB
ILUSTRASI
TERKAIT:
 
  • Mau Gabung ISIS, Mantan Pejabat Kemenkeu di Deportasi Dari Turki
  •  

    JAKARTA, RIAUKontraS.com  - Salah satu mantan pejabat Kementerian Keuangan Republik Indonesia dikabarkan dideportasi dari Turki, Istanbul. Ia beserta istri dan tiga anaknya diduga hendak bertolak ke Suriah untuk gabung dengan kelompok ekstrimis ISIS.

    "Pria itu memiliki posisi yang strategis di Kementerian Keuangan. Ia menempuh pendidikan di beberapa sekolah ternama di Indonesia dan mendapatkan gelar Master Kebijakan Publik dari Flinders University di Adelaide, Australia," ujar seorang pejabat senior dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) kepada Channel News Asia.

    Pejabat yang enggan disebutkan namanya itu mengungkapkan, kelimanya merupakan satu keluarga yang mempunyai kehidupan cukup layak di Indonesia.

    "Ia memiliki kehidupan yang baik di Indonesia, pekerjaan yang bagus, dan perekonomian yang mapan. Kabarnya, ia menjual rumah sebagai biaya perjalanan ia dan keluarganya menuju Suriah demi keinginan mereka hidup di bawah kekhalifahan," ungkapnya,

    "Mereka ditangkap militer Turki dalam sebuah penggerebekan pada 16 Januari lalu dan dibawa ke kantor polisi dimana mereka ditahan selama sepekan sebelum kemudian dideportasi ke Indonesia," tambah pejabat senior BNPT tersebut.

    Informasi dihimpun, kelimanya bertolak dari Indonesia pada 15 Agustus 2016 menuju Thailand. Hal itu dilakukan untuk menghindari kecurigaan petugas. Untuk kemudian mereka melanjutkan penerbangan ke Turki tiga hari kemudian.

    Di Turki, mereka bertemu dengan seorang WNI lainnya berinisial I yang menyediakan tempat tinggal. Selama bermukim di Turki, mereka kerap berpindah tempat tinggal.

    Sebelumnya, Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Rikwanto mengatakan kelimanya sudah tiba di Bali pada Rabu (25/1) malam.

    Mereka adalah TUAB (39), NK (44), NA (12), MSU (7), dan MAU (3) yang diketahui tinggal di Cilincing, Jakarta Utara.

    "Mereka dipulangkan ke Indonesia dengan rute penerbangan dari Istanbul menuju Denpasar, Bali," ujar Rikwanto. (mc/rk)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Mau Gabung ISIS, Mantan Pejabat Kemenkeu di Deportasi Dari Turki
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved