www.riaukontras.com
| DPC Pemuda Batak Bersatu Kabupaten Pelalawan Lebarkan Sayap sampai ke Tingkat Desa | | Gelar Malam Seni Memangku Tradisi, Kreasi Kaum Milenial | | Salurkan BLT, Didapingin Camat Semambawa Beserta Bahbinkatibmas Dan Bhabinsa | | Hindari Mobil Avanza Mahasiswa Di  Kuansing Meninggal Dunia | | Terkait Dana Publikasi Media DPW MOI Riau Segera Surati DPRD Kota Pekabaru | | Sekda Siak Gelar Rapat Koordinasi bersama Forkompimda dan Instansi Vertikal
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 11 Juli 2020
 
Kunjungi Desa Budaya Gamcheon di Busan, Presiden Jokowi: Bisa Jadi Inspirasi
Editor: | Senin, 25-11-2019 - 08:53:23 WIB

TERKAIT:
 
  • Kunjungi Desa Budaya Gamcheon di Busan, Presiden Jokowi: Bisa Jadi Inspirasi
  •  

    KOREA SELATAN, RIAUKontraS.com - Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo pada hari ini, Minggu, 24 November 2019, meninjau Gamcheon Culture Village di Busan, Korea Selatan. Keduanya tiba di desa budaya Gamcheon sekitar pukul 14.40 Waktu Setempat (WS) atau pukul 12.40 WIB.

    Desa budaya Gamcheon adalah kampung yang sebelumnya kumuh, namun kemudian ditata menjadi salah satu atraksi wisata yang menarik di Kota Busan. Desa ini terletak di lereng gunung yang cukup curam sehingga dikenal dengan sebutan "Machu Picchu-nya Busan".

    "Ya ini sore-sore kita jalan diajak Pak Dubes dan Ibu Menteri Luar Negeri untuk melihat Kampung Gamcheon. Ini adalah penataan kampung yang sebelumnya kumuh, kemudian dilakukan pengecatan, tetapi juga kegiatan pemberdayaannya diisi," kata Presiden Jokowi.

    Desa yang terletak di Distrik Saha ini memiliki rumah-rumah yang berwarna-warni, dinding dengan beragam karya seni seperti mural, dan atap yang tampak bertumpuk jika dilihat dari atas. Pemandangan itu yang dilihat Presiden dan Ibu Iriana saat keduanya menikmati makanan khas Korea Selatan dari sebuah kafe.

    "Jadi, misalnya di sini ada kafe, kita bisa minum kopi tapi murah. Kemudian juga ini makanan-makanan seperti ini, tetapi memang kemasannya dikemas dengan sangat bagus, diberikan _brand_. Ya penyajiannya sangat baik, tapi murah, sangat murah," imbuhnya.

    Desa Gamcheon yang juga dikenal dengan jalan-jalan dan lorong yang sempit, kini dipenuhi dengan toko suvenir, galeri seni, dan tempat makan di sepanjang jalannya. Penataan kampung seperti Gamcheon, menurut Presiden, bisa dijadikan inspirasi untuk menata kampung padat penduduk di Indonesia sehingga bisa meningkatkan ekonomi desa dan masyarakat setempat.

    "Ini saya kira bisa ditiru dengan modifikasi-modifikasi yang kita buat, tetapi yang paling penting ada perbaikan kampung, diisi kegiatan, kemudian pemberdayaan ekonomi kreatif untuk masyarakatnya diangkat. Saya kira kampung-kampung kita di desa kita mampu membangun seperti ini. Bukan sesuatu yang sulit," ujarnya.

    "Paling tidak ya ide-ide seperti ini bisa memberikan inspirasi bagi kepala daerah kita, bagi kampung-kampung kita, bagi desa-desa kita, bahwa dari yang sebelumnya kumuh tidak tertata, kemudian bisa ditata dan bisa mendatangkan peningkatan ekonomi bagi masyarakat," tambahnya.

    Di Indonesia sendiri, menurut Presiden, penataan kampung atau desa telah dilakukan di beberapa kota. Misalnya di Klaten, Yogyakarta, dan di Nglanggeran, Gunung Kidul.

    "Ada beberapa mungkin di desa di kita yang sudah dengan versi berbeda misalnya kampung, di pondok, ya itu di Klaten dan juga di Yogya, di Gunung Kidul, di Nglanggeran, sudah dengan versi yang berbeda-beda ya," tandasnya.

    Layaknya saat blusukan di Indonesia, saat meninjau desa budaya Gamcheon pun tak sedikit warga yang meminta untuk berfoto bersama dengan Presiden Jokowi dan Ibu Iriana. Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana saat meninjau desa Gamcheon antara lain, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Duta Besar RI untuk Korea Selatan Umar Hadi.


    Busan, 24 November 2019
    Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Kunjungi Desa Budaya Gamcheon di Busan, Presiden Jokowi: Bisa Jadi Inspirasi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    7 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    8 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    9 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
    10 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved