www.riaukontras.com
| Lomba Video Inovasi New Normal Tingkat Nasional, Bupati Inhil Seleksi 7 Video Terbaik | | Masyarakat Nias Menyerukan Keadilan Serta Tegaknya Supermasi Hukum | | Kabupaten Siak Bersiap Ikuti Lomba Implementasi Tatanan Normal Baru Tingkat Nasional | | Rapat Paripurna Ranperda RDTR Kawasan Perkotaan Siak, Bupati Alfedri Apresiasi Dukungan Pansus DPRD | | Proyek Multiyears Jalan Duri-Sei Pakning di Kab Bengkalis Masuk Tahap II Oleh Penyidik KPK | | Oknum Honorer Damkar di Koto Gasib, Gagahi Anak Dibawah Umur
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 06 Juni 2020
 
Afrika Tengah
Team EOD Batalyon Zeni Tepur 16 DA Idrapuri Kontingen Garuda XXXVII-F Lakukan Deteksi UXO
Editor: Muhammad Abubakar | Selasa, 01-10-2019 - 17:05:51 WIB

TERKAIT:
 
  • Team EOD Batalyon Zeni Tepur 16 DA Idrapuri Kontingen Garuda XXXVII-F Lakukan Deteksi UXO
  •  

    BANGUI, RIAUKontraS.com  - Satuan Tugas (Satgas) Kompi Zeni Kontingen Garuda XXXVII-F / Minusca CAR (Multidimensional Stabilizational Mission in Central Africa Republic) main body (kerangka utama) Batalyon Zeni Tepur 16 / DA Idrapuri, Aceh Besar, Provinsi Aceh melakukan deteksi dan disposal sisa bahan peledak di lokasi jatuhnya Heli jenis MI 24 milik Negara Senegal, yang jatuh di Bouar Aerodrome, Republik Afrika Tengah, Jum'at (27/9/2019) siang.

    Dikutip dari laporan email Flash Report SWHQ Minusca, Heli jenis MI 24 berangkat dari daerah Bouar untuk misi SOF/CAR dalam rangka mendukung kegiatan BANSF LOW OP ANVIL, pada saat ingin kembali ke Camp Heli tidak bisa mendarat di bandara Bouar karena kabut asap sangat tebal, ditambah lagi hilang kontak antara pilot dengan tower Navigasi Udara, akhirnya Pilot memutuskan mendarat darurat di dekat Bandara Bouar Aerodrome sehingga terjadi kecelakaan.

    Setelah menerima Emergency Call dari Head Quarters bagian UN Engineer, Komandan Satgas Kompi Zeni TNI XXXVII-F Minusca Letkol Czi Irsad Wilyarto segera mengirimkan satu team EOD Zeni yang beranggotakan 5 orang yang di pimpin oleh Kapten Czi Yonart Pragolo untuk diterbangkan ke tempat kejadian dengan menggunakan pesawat United Nations jenis RA 74044 melalui bandara M'poko Bangui guna memastikan keamanan bagi team evakuasi medis di tempat kejadian.

    Setelah sampai Tempat Kejadiankan Perkara (TKP) pada pukul 12:40 LT team EOD melakukan deteksi UXO (Bahan peledak aktif) dengan hasil telah ditemukannya, 3 hulu ledak, 5 roket, 1 peluncur roket dan 138 butir peluru kaliber 12 mm.

    Selanjutnya team terkendala tidak adanya detonator maka proses disposal (penghancuran) tidak bisa dilakukan, sesuai prosedur penanganan EOD maka UXO harus di timbun agar tidak membahayan.

    Selama proses penangan yang dilakukan oleh team tidak ada kendala dan hambatan dilapangan.

    (Muhammad Abubakar/Penerangan Minusca CAR XXXVII-F Afrika Tengah)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Team EOD Batalyon Zeni Tepur 16 DA Idrapuri Kontingen Garuda XXXVII-F Lakukan Deteksi UXO
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    7 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    8 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
    9 Hanya Karna Rupiah, Kepala Sekolah SMK 3 Lahewa Larang Siswi Ikut Ujian
    10 Polemik Pembangunan Jalan TOL di Riau Menggurita, Dana APBN Diduga Menjadi Dana Talangan
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved