www.riaukontras.com
| Disdikbud Rohil Gelar Penyusunan Soal Ujian Sekolah | | Suwandi: Kelola Sampah jadi Pupuk Organik | | PJC akan Gelar Pelatihan Jurnalistik Gratis bagi Generasi Muda Karimun | | Ketua PPS Desa Sifahandro Diduga gelapkan Dana Operasional PPS 2019 | | Pemko Banda Aceh Gelar Pelatihan Konvensi Hak Anak | | Bupati Kampar Angkat Bicara Terkait Kades Tersangkut Korupsi
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 26 Februari 2020
 
Afrika Tengah
Team EOD Batalyon Zeni Tepur 16 DA Idrapuri Kontingen Garuda XXXVII-F Lakukan Deteksi UXO
Editor: Muhammad Abubakar | Selasa, 01-10-2019 - 17:05:51 WIB

TERKAIT:
 
  • Team EOD Batalyon Zeni Tepur 16 DA Idrapuri Kontingen Garuda XXXVII-F Lakukan Deteksi UXO
  •  

    BANGUI, RIAUKontraS.com  - Satuan Tugas (Satgas) Kompi Zeni Kontingen Garuda XXXVII-F / Minusca CAR (Multidimensional Stabilizational Mission in Central Africa Republic) main body (kerangka utama) Batalyon Zeni Tepur 16 / DA Idrapuri, Aceh Besar, Provinsi Aceh melakukan deteksi dan disposal sisa bahan peledak di lokasi jatuhnya Heli jenis MI 24 milik Negara Senegal, yang jatuh di Bouar Aerodrome, Republik Afrika Tengah, Jum'at (27/9/2019) siang.

    Dikutip dari laporan email Flash Report SWHQ Minusca, Heli jenis MI 24 berangkat dari daerah Bouar untuk misi SOF/CAR dalam rangka mendukung kegiatan BANSF LOW OP ANVIL, pada saat ingin kembali ke Camp Heli tidak bisa mendarat di bandara Bouar karena kabut asap sangat tebal, ditambah lagi hilang kontak antara pilot dengan tower Navigasi Udara, akhirnya Pilot memutuskan mendarat darurat di dekat Bandara Bouar Aerodrome sehingga terjadi kecelakaan.

    Setelah menerima Emergency Call dari Head Quarters bagian UN Engineer, Komandan Satgas Kompi Zeni TNI XXXVII-F Minusca Letkol Czi Irsad Wilyarto segera mengirimkan satu team EOD Zeni yang beranggotakan 5 orang yang di pimpin oleh Kapten Czi Yonart Pragolo untuk diterbangkan ke tempat kejadian dengan menggunakan pesawat United Nations jenis RA 74044 melalui bandara M'poko Bangui guna memastikan keamanan bagi team evakuasi medis di tempat kejadian.

    Setelah sampai Tempat Kejadiankan Perkara (TKP) pada pukul 12:40 LT team EOD melakukan deteksi UXO (Bahan peledak aktif) dengan hasil telah ditemukannya, 3 hulu ledak, 5 roket, 1 peluncur roket dan 138 butir peluru kaliber 12 mm.

    Selanjutnya team terkendala tidak adanya detonator maka proses disposal (penghancuran) tidak bisa dilakukan, sesuai prosedur penanganan EOD maka UXO harus di timbun agar tidak membahayan.

    Selama proses penangan yang dilakukan oleh team tidak ada kendala dan hambatan dilapangan.

    (Muhammad Abubakar/Penerangan Minusca CAR XXXVII-F Afrika Tengah)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Team EOD Batalyon Zeni Tepur 16 DA Idrapuri Kontingen Garuda XXXVII-F Lakukan Deteksi UXO
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    2 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    3 Temuan BPK RI Sebesar Rp.42 Milyar di UIN Suska Riau, Dikonfirmasi Rektor UIN 'Bungkam'
    4 Tiang Baleho Miring Sangat Mengkhawatirkan Masyarakat
    5 Ahok Akhirnya "Mundur"
    6 SADAM Lakukan Demo Ke Kantor DPRD Bengkalis
    7 Jangan Hanya Pencitraan, Jokowi Harus Tahu KLHK Telantarkan Usulan Masyarakat Penjaga Hutan di Siak
    8 Plt Bupati Pelatihan Buka Resmi Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa se-Kab.Bengkalis
    9 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    10 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved