www.riaukontras.com
| Tersangka Korupsi, LSM GERAK Minta KPK segera Tahan Bupati Bengkalis | | TNI Bantu Padamkan Kebakaran Lahan Gambut | | Pekerjaan Proyek Pelabuhan di Rohil Dikerjakan Tidak Sesuai Bestek | | Walikota Minta Dibuatkan Menu Baru Dalam Daftar Kuliner Banda Aceh | | DPD IWO INHIL: Selamat Ulang Tahun Ke 73 Bhayangkara | | Gubernur Tinjau Progres Pembangunan Kawasan Gurindam 12, Pembangunan Harus Mencapai Target
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Jum'at, 21 Juni 2019
 
Surat Protes Dewan Pers, Ini Tanggapan Dewan Pengawas IMO-Indonesia
Editor: | Minggu, 29-07-2018 - 12:17:07 WIB

TERKAIT:
 
  • Surat Protes Dewan Pers, Ini Tanggapan Dewan Pengawas IMO-Indonesia
  •  

    JAKARTA, RIAUKontraS.com - Surat protes yang dikirimkan oleh Dewan Pers kepada sejumlah organisasi berlabel jurnalistik dianggap belum bisa menyelesaikan masalah justru malah menambah keruh dan dinilai merugikan beberapa pihak yang disurati. Salah satu Dewan Pengawas organisasi pers yang disebut oleh Dewan Pers menilai, dunia jurnalistik itu identik dengan kebebasan berpendapat dan berekspresi.

    Tjandra Setiadji salah satu yang menyayangkan sikap Dewan Pers tersebut. Andy sapaan akrabnya, itu merupakan Dewan Pengawas IMO-Indonesia. Ia pun meminta Dewan Pers untuk lebih dewasa menyikapinya.

    “Boleh secara administrasi Dewan Pers menyebarkan himbauan atau peringatan tetapi jangan memberangus substansi keberadaan media itu sendiri yaitu kebebasan publikasi,” terang Andy dalam keterangan persnya.

    Sebelumnya, Dewan Pers menyebarkan surat peringatan kaitan dengan tindakan beberapa organisasi yang melakukan aktivitas jurnalistik. Dewan Pers menegaskan dalam surat tersebut bahwa beberapa organisasi dikatakan sebagai organisasi yang tidak sah secara prosedur hukum yang berlaku khususnya kaitan dengan ketentuan media.

    Menurut Andy, kalaupun ada beberapa point yang dianggapnya belum memenuhi ketentuan perundang-undangan dalam dunia pers, Ia meminta untuk lebih dewasa menyikapinya.

    “Syarat atau prosedur penting dipenuhi semua media dan organisasi, tetapi ketika ada fenomena seperti ini, Dewan Pers seharusnya melakukan pembinaan bukan malah diberangus dengan surat begitu,” tambah Andy yang juga Pengacara itu.

    “Ini teman-teman punya semangat untuk membangun dunia media di kalangan sendiri, jadi harus didukung,” tambahnya.

    Andy tokoh kelahiran Bagan Siapi-api ini juga meminta Dewan Pers untuk segera mengundang IMO-Indonesia dan memulihkan nama baiknya akibat surat tersebut.

    “Solusinya adalah duduk bersama dan diskusi, kita kan sama-sama punya cita-cita untuk membuka ruang publik sebebas-bebasnya. Jangan antar kita malah saling memojokkan,” tegas Andy.

    “Semua administrasi yang wajib dipenuhi, masuk bagian yang perlu didiskusikan bersama,” pungkas Andy yang juga Presiden Suara Independen Rakyat Indonesia.(*)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Surat Protes Dewan Pers, Ini Tanggapan Dewan Pengawas IMO-Indonesia
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved