www.riaukontras.com
| Mobil Pencuri Lembu Warga di Aceh Utara Dibakar Massa | | TNI Bangun Jalan Menuju Pesantren MUNA | | TNI Bangun Jalan Menuju Pesantren MUNA | | Gelar Roadshow Millenial Road safety Festival, Kapolres Berpesan Hargai Orang Tua Dan Guru | | Melalui Latorsar Korem 011 Lilawangsa Tingkatkan Kualitas dan Kemampuan Prajuritnya | | Wali Kota Minta Komite Memajukan Sekolah
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 22 Januari 2019
 
Jakarta
Kasad: Forum Silaturahmi Dengan KBT Sebagai Penegasan Komitmen Netralitas TNI AD
Editor: Muhammad Abubakar | Sabtu, 14-07-2018 - 17:09:13 WIB

TERKAIT:
 
  • Kasad: Forum Silaturahmi Dengan KBT Sebagai Penegasan Komitmen Netralitas TNI AD
  •  

    JAKARTA, RIAUKontraS.com - Silaturahmi dengan Keluarga Besar TNI, selain sebagai sarana bernostalgia kembali di Markas Besar Angkatan Darat, pada hakikatnya merupakan forum yang bertujuan meningkatkan solidaritas dan soliditas yang nantinya dapat mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI AD.

    Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono pada acara silaturahmi Kasad dengan Keluarga Besar TNI, di Mabesad, Jakarta, Jumat (13/7/2018).

    Kasad mengatakan, apapun yang dilakukan para prajurit, dampaknya tidak akan lepas dari para Purnawirawan. “Hubungan emosional dan kesamaan latar belakang yang terbangun selama inilah yang telah mampu merekatkan para prajurit dan para Purnawirawan,”ujarnya.

    Lebih lanjut dijelaskan, para Purnawirawan serta generasi muda KBT mampu menunjukkan eksistensi positifnya di masyarakat melalui beragam bidang pengabdian, baik ekonomi, politik, sosial maupun budaya, secara formal maupun informal, melalui kelompok organisasi, swasta maupun di lembaga pemerintah. “Kami tentu saja mengapresiasi hal yang amat membanggakan TNI AD ini karena sumbangsih dari para Purnawirawan dan Generasi Muda KBT,”ucapnya.

    Jenderal TNI Mulyono menyampaikan, dalam Ketetapan MPR Nomor VII/MPR/2000 tentang peran TNI dan Polisi, dimana pasal 5 ayat 2 menyatakan bahwa TNI bersikap netral dalam kehidupan politik, dan tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis. “Ketentuan ini telah teraktualisasi sebagai komitmen dasar prajurit bahwa netralitas TNI adalah harga mati, yang senantiasa implementasikan dalam tiap kegiatan berdemokrasi seperti Pilkada, Pilleg maupun Pilpres/Wapres di Indonesia,”ungkapnya.

    “Institusi TNI AD maupun prajurit bertekad tidak akan pernah berkecimpung dan terlibat di dalam dunia politik praktis,”tegas Jenderal Bintang empat ini.

    Selanjutnya alumni Akmil 84 ini menambahkan, terkait dengan kehidupan politik negara saat ini khususnya pada segmen generasi muda, Keluarga Besar TNI telah membentuk beberapa organisasi kepemudaan yang memiliki keberagaman dalam platform dan segmentasi politiknya. “Organisasi-organisasi kepemudaan tersebut harus saling bersinergi dalam rangka mewujudkan komitmen Keluarga Besar TNI untuk mencapai tujuan nasional meskipun mungkin memiliki perbedaan dalam platform dan afiliasinya,”sambungnya.

    Kasad juga mengungkapkan, dalam 2 tahun belakangan ini, beberapa lembaga survey seperti Litbang Kompas, Poltracking ataupun Saiful Muzani Research and Consulting (SMRC) menempatkan TNI, termasuk TNI AD di dalamnya, sebagai institusi dengan tingkat kepercayaan publik paling tinggi. “Hal ini tentu saja memberikan kebanggaan tersendiri, dan tentunya merupakan akumulasi pencapaian dari apa yang telah dikerjakan oleh prajurit selama ini,”ucapnya. 

    “Kepercayaan kepada institusi TNI AD, berkat persepsi positif publik, juga berimbas kepada meningkatnya kepercayaan kementerian dan lembaga pemerintah lain untuk berkolaborasi. Saat ini, TNI AD telah terikat kerjasama dengan 25 kementerian menjalankan program-program yang memberi kontribusi positif terhadap proses pembangunan nasional,”tegas Kasad.

    Kasad berpesan, para prajurit senantiasa berupaya menanamkan nilai-nilai dan karakter prajurit yang sesuai dengan kepribadian dan latar belakang sejarah bangsa Indonesia. Sungguh merupakan tantangan tersendiri, bagaimana menanamkan nilai-nilai luhur kejuangan yang menjadi ciri khas prajurit TNI ke dalam diri generasi muda saat ini.

    “Prajurit TNI AD telah bertekad meskipun pengabdian dalam masa dinas berbatas waktu, dan prajurit akan senantiasa berganti sejalan dengan berjalannya waktu, tetapi waktu dan jaman itu tidak akan boleh mengubah karakter dan ciri khas prajurit,”pungkasnya.

    (Muhammad Abubakar)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Kasad: Forum Silaturahmi Dengan KBT Sebagai Penegasan Komitmen Netralitas TNI AD
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    6 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    7 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    8 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved