www.riaukontras.com
| Pungut Biaya Perpisahan, LSM Minta Aparat Hukum Usut Kasus Pungli di SMA Negeri 3 Siak Hulu | | Masyarakat Teriak, Pak Presiden Jokowi Periksa Pemkab Bengkalis Terkait BST | | Bupati Inhil Sambut Baik Kujungan Kunker dari DPD RI Komite II Riau, Edwin Pratama Putra | | Memutuskan Penyebaran Covid-19, Upika Minas Lakukan Ini | | | | Plt Bupati Bengkalis Nonaktif Muhammad Buron 5 Bulan, Akhirnya Ditangkap
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 11 08 2020
 
Anggota DPRD Provsu Dapil Sumut VII Reses ke Daerah Tapanuli Selatan
Editor: | Sabtu, 11-07-2020 - 16:18:06 WIB
Ket. Gbr : Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu menerima kunjungan Reses anggota DPRD Provsu Dapil Sumut VII, Rabu (8/7-2020). Foto : BP/Ist
TERKAIT:
 
  • Anggota DPRD Provsu Dapil Sumut VII Reses ke Daerah Tapanuli Selatan
  •  

    Tapsel, riaukontras.com - Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H Syahrul M Pasaribu SH menerima kunjungan anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Dapil Sumut VII dalam rangka Reses di Ruang Rapat Bupati Tapsel, Jalan Prof Lafran Pane Sipirok, Rabu (8/7-2020).

    Kunjungan Anggota DPRD Sumut dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Sumut Harun Mustafa Nasution (Gerindra) dan 8 Anggota DPRD Dapil Sumut VII, Abdul Rahim Siregar (PKS), Tondi Roni Tua (Demokrat), Ahmad Fauzan (PAN), Fahrizal Effendi Nasution (Hanura), Rahmat Rayyan Nasution (Gerindra), Parsaulian Tambunan (Nasdem), Syahrul Effendi Siregar (PDIP), Syamsul Qamar (Golkar) dalam rangka LPJ APBD Sumut TA 2019.

    Bupati Tapsel mengatakan, bahwa Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) antara satu Daerah dengan Daerah lainnya tidak dapat dipisahkan yang meliputi Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padangsidimpuan, Padang Lawas Utara dan Padang Lawas yang dulunya merupakan satu kesatuan yang disebut Kabupaten Tapanuli Selatan.

    "Pada tahun 2007 melalui UU Nomor 37 dan Nomor 38 mekarlah Padang Lawas Utara dan Padang Lawas dan salah satu keputusannya mengharuskan ibukota Tapanuli Selatan harus di Sipirok. Sebelumnya terbentuk Kabupaten Mandailing Natal pada tahun 1998 dan Kota Padangsidimpuan pada tahun 2001. Sementara itu, Tapsel masih tetap beribukota di Kota Padangsidimpuan", ungkapnya.

    Networking merupakan modal kami dalam membangun Ibukota Tapsel seperti halnya membangun Infrastruktur Jalan maupun Perkantoran.

    "Oleh karena itu, saya minta kepada yang hadir, agar kedepan kita selalu serius terhadap sinergitas pembangunan dalam menunjang Skala Prioritas yang ditetapkan oleh Pemerintah Atasan dan kedepan kami tawarkan agar Tabagsel ditetapkan sebagai kawasan strategis Energy Baru Terbarukan (EBT) yang dapat menunjang keberhasilan program pembangunan lainnya di Daerah," tambahnya.

    Lanjut Syahrul, yang terpenting Daerah-daerah di Tabagsel selalu bersinergi dalam menjalankan pembangunan secara berkesinambungan, kiranya kedepan para Kepala Daerah di Tabagsel diundang untuk saling diskusi terkait sinergitas pembangunan meski hal ini sedikit sulit tapi sangat butuh kesabaran", ujar Syahrul.

    Lebih jauh Syahrul mengatakan, di sisi lain, berbicara hasil Pertanian seperti Kopi tentu dulunya di Sumatera Utara bahkan di Sumatera terkenal istilah Kopi Mandailing. Setelah itu, barulah hadir istilah Kopi yang lain yaitu Kopi Sipirok.

    Tantangan kedepan, bahwa Kopi Simalungun sudah bekerjasama dengan Starbucks. Jadi, kita harus ekstra kerja keras agar dapat mengangkat Varietas Kopi Lokal bisa bersaing dan di lirik oleh dunia luar, sebutnya.

    Sedikit informasi bahwa Kopi Sipirok sudah mendapat sertifikat Indikasi Geografis (IG) dari Kementerian Hukum dan HAM, tentu hal ini akan terus kita dorong sehingga kedepan produk lokal dapat terus berkembang.

    Selanjutnya, dalam hal mendistribusikan program pembangunan tidak dibenarkan adanya penganak tirian terhadap Kecamatan-kecamatan yang ada di Tapsel. Semua diupayakan harus merata dan melalui Networking tadi bahwa anggaran pembangunan diluar APBD tentu kita harus mampu menggiring anggaran dari atas (Pemerintah Pusat), beber Bupati Tapsel Dua periode pilihan rakyat tersebut.

    Dalam hal sinergitas terkait pencapaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) diantara Kepala Daerah di Tabagsel, kita selalu mendorong agar Daerah lain juga bisa meraih hal tersebut tetapi sampai saat ini baru Kabupaten Paluta yang sudah pernah WTP.

    "Kemudian, dalam sektor UMKM perkembangan yang lebih baik lagi juga menjadi tugas kami kedepan. Dalam hal menghadapi Covid-19 kita sudah berdayakan UMKM seperti untuk pembuatan Masker yang dipusatkan pengerjaannya di Daerah Kecamatan Batang Angkola dan Kecamatan Sipirok, dan kemudian dalam hal peningkatan ekonomi di Kecamatan Batangtoru sudah ada Tenun Batik Lokal yang sudah berproduksi. Kedepan akan kita tingkatkan dan selalu kita dukung penuh dalam pengembangannya," tutup Syahrul.

    Sementara itu, pihak DPRD Sumut mengungkapkan kesiapan dalam sinergitas pembangunan jalan untuk menghubungkan daerah Padang Lawas dan Mandailing Natal dalam program, Tapanuli Selatan (Batangtoru) dengan Mandailing Natal dianggap selesai dan Tapanuli Selatan (Biru) dengan Padang Lawas Utara juga dalam program yang akan menjadi akses Jalan Provinsi kedepannya, ungkap mereka.

    Turut hadir mendampingi Bupati,  Sekdakab Tapsel Parulian Nasution, para Asisten, pimpinan OPD, 13 perwakilan OPD Provsu dan Kabag Humas dan Protokol SetdakabTapsel Isnut Siregar. (RAS)


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Anggota DPRD Provsu Dapil Sumut VII Reses ke Daerah Tapanuli Selatan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    6 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    7 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved