www.riaukontras.com
| Aceh Darurat Kekerasan Seksual, Elemen Sipil Minta RUU PKS Masuk Prolegnas 2020 | | Satbrimob Pelopor Aramiyah Gotong Royong Bersama Warga Alur Meuku | | Reses Terakhir Desa Mudik Ulo, Komperensi Dapat Apresiasi dari Masyarakat  | | PT. PKLE Didepak Dari Hutan Magrove, LSM LASKAR Minta PT. Perkola Jangan Galau dan Lebay | | Raih WTP BPK-RI 9 kali berturut-turut Bupati Mursini di Apresiasi oleh ketua DPRD Kuansing  | | Praktisi Hukum, Apul Sihombing SH MH, Penegakan Hukum dalam Kasus Karhutla Jangan Ada Tebang Pilih
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 08 Juli 2020
 
KPK Segera Menyidangkan Tersangka Alih Fungsi Hutan Eks Legal Manager Duta Palma Group
Editor: | Kamis, 04-06-2020 - 12:13:34 WIB

TERKAIT:
 
  • KPK Segera Menyidangkan Tersangka Alih Fungsi Hutan Eks Legal Manager Duta Palma Group
  •  

    JAKARTA, RIAUKontraS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi segera menyidangkan Suheri Terta Eks Manager PT Duta Palma Group tahun 2014,dugaan kasus suap izin alih fungsi hutan di Provinsi Riau.

    Melalui Pesan WhatsApp nya Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri menjelaskan kepada media ini Rabu (3/6/2020) Penyidik KPK melaksanakan tahap II (penyerahan Tersangka dan barang bukti) Tersangka Suheri Terta Eks (Legal Manager PT Duta Palma Group Tahun 2014) kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU).

    Jaksa Penuntut Umum (JPU) kembali melanjutkan penahanan selama 20 hari kedepan, terhitung mulai tanggal 3 Juni 2020 sampai dengan 22 Juni 2020 di Rutan KPK kavling C1 Ungkap Ali.

    Selanjutnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam waktu 14 hari kerja, akan segera melimpahkan berkas perkara ke Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Pekanbaru,selama proses penyidikan, telah dilakukan pemeriksaan sebanyak 30 saksi.

    Perkara ini adalah hasil pengembangan dari pokok perkara tindak pidana korupsi suap terkait pengajuan revisi alih fungsi hutan Riau Tahun 2014 kepada Kementerian Kehutanan.

    Juru Bicara Ali Fikri juga menjelaskan Dugaan suap alih fungsi hutan ini berawal dengan OTT pada kamis,25 September 2014.Dalam kegiatan tangkap tangan ini,KPK mengamankan uang dengan total Rp 2 miliar dalam bentuk Rp 500 juta dan 156 ribu Dolar Singapura.

    Dalam pengembangan perkara,KPK menemukan sejumlah bukti melakukan penyelidikan baru dalam perkara ini.

    Kemudian KPK menetapkan menetapkan tiga pihak sebagai tersangka,yaitu PT PS (Korporasi),STR,(Legal Manager PT Duta Palma Grup Tahun 2014),dan SUD (Pemilik PT Darmex Group/PT Duta Palma).

    SUD sebagai Beneficial Owner PT PS bersama – sama STR dan PT PS selaku korporasi dan kawan kawan di duga memberi uang senilai Rp 3 miliar dam bentuk Dolar Singapura kepada Annas Maamun selaku Gubernur Riau pada masa itu terkait dengan pengajuan revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau.

    Atas  dugaan tersebut, Tersangka PT PS di sangkakan melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau huruf b atau pasal 13 Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagai mana telah di ubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

    Untuk tersangka STR dan SUD, mereka disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke – 1 KUHP atau pasal 56 KUHP.


    ( Indra )

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • KPK Segera Menyidangkan Tersangka Alih Fungsi Hutan Eks Legal Manager Duta Palma Group
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    7 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    8 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    9 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
    10 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved